
Dua bulan sudah usia kanduganku.aku merasa orang asing dirumah ini,suamiku tidak lagi baik dan perhatian pada ku entah mengapa?akupun tidak tahu mengapa??
seperti hari ini,aku meminta tolong bantu angkat pakaian yang sudah dicuci ia tidak mau,; justru diam dan pergi entah kemana?
Akupun berusaha sendiri dengan menarik baskom besar Dengan tangan ku,.rasa sakit saat menarik nya.. membuat aku berhenti dan mengambil sedikit sedikit dan menjemur nya; letak tempat jemuran sebelah kiri disamping rumahku; mungkin karena dekat suamiku tidak berminat membantu ku.
Aku melakukan apapun pekerjaan rumah tanpa banyak bicara..malam aku selalu merasa sakit kaki dan pinggang.. tetapi aku bersyukur Tuhan menyediakan seorang teman bidan Lidya; iya..Bekerja di puskesmas tempat suamiku bekerja..bila aku tidak datang ke Puskesmas Lidya dengan senang hati datang kerumah ku.
Bidan Lidya mengatakan aku harus melakukan senam hamil untuk mengurangi sakit dan tidak duduk terlalu lama maupun berdiri,dan lainnya.. ada memang beberapa pilihan: yang mana aku rasa cocok saja ucapnya sambil tersenyum,.
__ADS_1
Lidya juga membelikan aku buku buku yang berhubungan dengan kehamilan, perawatan bayi baru lahir, dan Sebagainya. sungguh senang punya bidan seperti Lidya bidan yang peduli sama pasien seperti aku ini.
Saat aku duduk selonjoran diatas sofa ia datang entah darimana;langsung memarahi ku; aku tidak mengerti apa kesalahan yang aku perbuat;.. aku memberanikan diriku untuk bertanya " apa salahku hingga kamu memarahi ku??.
Kamu mau tahu kesalahan kesalahanmu??
lihat ini .;ia menaruh kertas putih diatas meja dan berlinang air mata aku membacanya,. bagiku ini sebuah kesalahan yang dibuat oleh suamiku sendiri,. untuk mengembalikan kondisi rumah tangga yang mulai tak akur,.akupun meminta maaf padanya walaupun bukan aku yang salah..
untuk memasak makan siang.. setiap hari aku selalu memasak menu yang berbeda
__ADS_1
tentu aku belajar memasak dari TV.
Seperti hari ini; aku masak terong balado pedas dan tumis pare udang manis,..aku pergi memanggil suamiku untuk makan siang tetapi ia berkata " siapa suruh kamu masuk ruang kerja ku tanpa mengetuk pintu, aku...aku...hanya mw memanggil MU untuk makan, "ucapku dengan mata yang berkaca-kaca.
Mulai hari ini kamu harus memanggil ku " tuan Jorge " paham kamu,."ujarnya ketus kepadaku; ba..ba..ik.."tuan Jorge; akupun pergi kedapur untuk makan, daripada aku mati kelaparan, gumamku dalam hati.sambil tersenyum.
Menjelang malam pintu diketuk, aku membuka pintu kamarku..malam ini kamu pindah kekamar bekas pembantu ku: "ujarnya padaku..baik,"ucap ku..aku mengemasi pakaian pakaian yang ada dalam lemari dan memasukan dalam tas dan plastik.
Aku jadi berpikir; apakah ini jalan hidup yang harus aku jalani,. kalau memang begini; tidak apa?aku ikhlas, semuanya ini pasti ada akhirnya..didalam kamar ini aku merasa senang setidaknya aku bisa jauh darinya, betapa sakitnya tidak diinginkan oleh orang yang kita cintai; terlebih lagi yang namanya suami.
__ADS_1
Aku keluar dari kamar dan pergi kearah dapur ingin memasak makan malam,. .aku masak mie goreng dan telur dadar gulung isi sayuran,,. aku lihat dia duduk didepan TV aku mw memanggil makan tapi takut dibentak,akh..panggil sajalah; ujarku" tuan Jorge makan malam sudah siap: "ucapku sambil menundukkan kepalaku.
Ia bangun dan berjalan menuju meja makan,dan duduk makan aku diam menunggu ia selesai makan,. iapun pergi dan aku makan dimeja itu; tetapi ia berbalik.. besok jangan makan dimeja makan lagi "ucapnya dengan marah.