
Selamat pagi juga Alle, aku akan bekerja namun nanti saja siang setelah berbincang denganmu! aku kan sudah bilang ada yang ingin kukatakan!" Ucap Rayhan membuat Allena mengangguk.
Rayhan pun menyelesaikan pekerjaannya ditemani Allena sambil berbincang mengenai apa yang ingin Rayhan sampaikan.
"hmm Allena sebenarnya aku ingin mengatakan jika Minggu depan aku ada perjalanan bisnis di kota Y dan aku berniat ingin mengajakmu jika kamu memiliki waktu luang, aku tidak akan memaksa sungguh! namun aku ingin pergi bersamamu!" Ucap Rayhan yang tak sengaja di dengar oleh Indra yang baru saja keluar untuk mengambil barang di mobil dan ikut nimbrung.
"Wah itu hal yang bagus Ray Alle! kalian bisa menghabiskan waktu bersama! Pergilah Allena bersama Rayhan ke kota Y saya yakin kalian bisa saling membantu!" Ucap Indra membuat Allena terkejut dan melihat ke arah Indra lalu menyapa.
"Selamat pagi om!" Ucap Allena membuat Indra membalas sapaannya, Allena pun melanjutkan ucapannya membalas perkataan Indra dan juga Rayhan.
"itu memang kesempatan bagus untuk kami menghabiskan waktu bersama, namun aku ada hal lain yang harus ku selesaikan di perusahaan! Maaf bukan niatku untuk menolak namun sungguh perusahaan kami baru saja bekerja sama dengan perusahaan periklanan, dan kami akan mengadakan variety show untuk semua busana terbaik milik perusahaan kami yang akan di laksanakan tepat Minggu depan!" Ucap Allena membuat Indra menatap kagum.
"Wah benarkah itu Allena! selamat semoga itu menjadi awal yang baik untuk mu dan perusahaan kamu! dan jangan lupa undang Om dan Tante saat Variety show itu diadakan ya!" ucap Indra antusias mendengar kabar gembira dari Allena membuat Rayhan menghembuskan napas pasrah dan tersenyum.
"Baiklah kamu lanjutkan saja Alle, semoga kamu berhasil, mungkin kita bisa berlibur setelah kamu memiliki waktu luang!"Ucap Rayhan yang membuat Indra dan Allena tersenyum. Indra pun meninggalkan mereka berdua dan memasuki rumah kembali setelah ia selesai dengan urusannya yang sempat terganggu dengan obrolan kecil bersama putra nya.
Rayhan pun menatap Allena lalu tersenyum membuat Allena mengangkat alis nya yang menandakan bertanya ada masalah apa, Rayhan pun menggelengkan kepala dan menyimpan semprotan air karena sudah selesai menyiram tanaman.
Rayhan menghampiri Allena dan berkata,
__ADS_1
"Aku yakin kamu akan berhasil dalam segala hal! teruslah bersemangat Allena! oh iya apa sekarang kamu akan pergi bekerja? jika iya ayo kita segera sarapan karena mama pasti sudah selesai memasak!" Ucap Rayhan langsung menggenggam tangan Allena dan menariknya masuk kerumah tanpa menunggu jawaban Allena.
Allena pun hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya melihat sang pacar yang sangat antusias membawanya ke ruang makan. Disana sudah ada Indra yang duduk manis di ruang makan dan Mitha yang sibuk merapihkan meja makan yang berisi dengan banyak sekali makanan.
"Kalian sudah selesai? cepatlah duduk dan kita sarapan!" Ucap Mitha meminta Rayhan dan Allena segera duduk, mereka pun mengangguk dan duduk berhadapan.
Mitha mengambil satu piring makanan dari dapur dan meletakkannya diatas meja makan, Ia pun segera duduk di samping Allena dan menyapa Allena.
"Selamat pagi Allena sayang, bagaimana malam mu? apakah bermimpi indah?"Tanya Mitha membuat Allena tersenyum karena baru pertamakalinya ia di sapa di pagi hari oleh Mitha,
"Selamat pagi Tante, malam dan mimpi yang sangat indah tentu dengan kamar yang sangat indah juga terimakasih untuk kamarnya!" Ucap Allena tersenyum sambil menjawab santai pertanyaan Mitha membuat Mitha dan seisi ruang makan terkekeh karena merasa gemas dengan tingkah laku Allena.
"Benar apa yang di katakan om Indra Alle, kamu harus sering sering kesini! kamar itu akan menjadi milikmu kedepannya!" Ucap Mitha tak kalah semangat.
"Sepertinya itu berlebihan Tante om! aku akan tetap kesini meskipun kamar itu tidak menjadi hak milikku!" Ucap Allena tersipu malu karena berpikir ada ada aja keluarga Wijaya ini. sedangkan Rayhan malah fokus tersenyum memandang Allena dan fokus memakan makanannya membuat Indra melemparkan kacang yang sedang ia makan pada kepala Rayhan membuat Rayhan langsung menengok ke arah papahnya itu.
"Kau seperti ingin memakan Allena Ray! Allena tidak akan pergi kemanapun kenapa kau harus memandanginya terus!" Ucap Indra meledek Rayhan membuat Rayhan menggaruk kepalanya yang terkena kacang bukan karena gatal melainkan malu, Allena yang mendengar itu terkekeh dan melihat kearah Rayhan lalu menunduk membuat Mitha dan Indra tertawa.
"Sungguh lucu mereka ini!" Ucap Mitha membuat Indra menyetujuinya.
__ADS_1
"Sudah sudah ayo habiskan makanannya jangan membuat Allena tambah memerah wajahnya!"ucap Mitha membuat Indra menyetujuinya lagi dan merekapun makan dengan hening. Setelah selesai makan Allena pun membantu untuk membersihkan meja makan dan mencuci piring.
Setelah selesai semua Allena berpamitan untuk segera pergi ke perusahaan karena jarak dari kediaman Wijaya menuju perusahaan YALL lumayan jauh yang bisa memakan waktu 1 jam jika tidak macet sedangkan jika macet bisa lebih dari itu.
Mitha pun sudah siap dengan 3 kotak makan lalu memberikannya pada Indra, Rayhan dan juga Allena untuk bekal makan siang agar tidak terlalu boros dan juga agar tetap sehat menurut Mitha.
Rayhan mengantar Allena menuju mobil milik Allena dan membukakan pintu untuk Allena, membuat Allena senyum dengan senang.
"terimakasih Ray!"Ucap Allena sebelum memasuki mobil dan Rayhan segera memeluk Allena.
"Hati hati di jalan Alle! semoga hari mu indah, jika ada waktu luang mari kita bertemu lagi!" ucap Rayhan membuat Allena membalas pelukannya dan menjawab pernyataan dari Rayhan.
"Tentu saja! kamu juga hati hati ya Ray!" ucap Allena lalu melepas pelukannya dan memasuki mobil lalu melambaikan tangan pada Rayhan Dan segera pergi menuju perusahaan.
Perjalanan menuju perusahaan YALL sangat lancar sehingga Allena hanya membutuhkan waktu 45 menit untuk sampai di perusahaan ya lumayan hemat 15 menit bukan!.
Allena memasuki perusahaan dan disana sudah si sambut oleh Alex dan juga Cindy. Allena pun menyapa mereka dan memasuki ruangannya lalu mulai pekerjaannya. sama halnya dengan Rayhan yang sudah sampai di tempat pekerjaannya dan juga sedang sibuk dengan dokumen dokumen nya untuk persiapan ke kota Y. Meskipun tidak berangkat ke kota Y bersama dengan Allena namun Rayhan merasa senang karena hubungan mereka mulai membaik dan seperti pasangan pada umumnya.
Setelah kejadian Adrian dan Miranda, Rayhan sudah memantapkan hatinya untuk tetap bersama dan mencintai Allena seorang.
__ADS_1