Si Buruk Rupa Pengubah Takdir

Si Buruk Rupa Pengubah Takdir
Akhirnya berakhir


__ADS_3

"Heh, Kau pun sudah keluar dari rencana Miranda!" Ucap Adrian lalu melepaskan cengkraman tangan Miranda dan pergi keluar rumah.


Saat Adrian hendak keluar rumah 2 orang polisi sudah ada di depan rumahnya.


"Halo selamat malam! Apa benar ini dengan saudara Adrian Zen?"Tanya seorang polisi pada Adrian membuat Adrian terkejut dan menjawab dengan terbata bata.


"be..benar! saya Adrian Zen, ada apa ya?" Tanya Adrian pada polisi tersebut. Namun tanpa basa basi polisi itu mengeluarkan borgol dan menangkap Adrian, Miranda yang mendengar keributan di luar rumah pun keluar melihat keadaannya. polisi yang melihat Miranda pun langsung menangkap Miranda juga karena ia ingat dengan foto orang orang yang sedang mereka cari.


Miranda terkejut karena tiba tiba tangannya di borgol dan di tarik keluar dan dimasukan kedalam mobil. Miranda yang teriak teriak meminta bantuan pada orang dan juga meminta polisi untuk menjelaskan terlebih dahulu apa yang terjadi.


"Lepaskan aku! apa yang kau lakukan! Adrian apa yang terjadi!" Tanya Miranda dengan keras setengah berteriak.


"Aku tak tahu apa yang terjadi!" ucap Adrian pun tak kalah keras membuat kedua polisi itu geram.


"Berhentilah berteriak dan tenanglah! kami akan memberitahu kalian saat sudah sampai di kantor polisi!" Ucap salah satu polisi yang berada di samping Adrian dengan suara tinggi namun masih terlihat bijaksana membuat Miranda dan Adrian diam.

__ADS_1


Setibanya di kantor polisi disana sudah ada Rayhan dan Allena, ya mereka yang melaporkan kejahatan Miranda dan juga Adrian. Miranda memandangi Allena dengan rasa kesal karena sudah melaporkan ya dan juga merasa takut karena tiba tiba menghilang tanpa jejak lalu ia melirik Rayhan dengan penuh penyesalan. Adrian menatap Allena dengan lembut dan penuh penyesalan lalu duduk di kursi untuk interogasi yang di sediakan.


Polisi menanyakan semua pertanyaan yang di butuhkan dari hasil penyelidikan sebelum menangkap Miranda dan Adrian, Polisi juga memperbolehkan Miranda dan Adrian membela diri jika mereka merasa tak bersalah, Semua pertanyaan telah diutarakan dan semuanya mengarah sesuai tuntutan dan bukti dari Allena dan Rayhan.


Allena awalnya tidak akan membawa masalah masa lalu yang sudah terjadi namun karena dia kecewa dengan Miranda yang telah melukai ayahnya padahal Allena sudah membebaskan Miranda dan memberikan kesempatan hidup saat di usir dari rumah namun ia tidak berubah sedikit pun jadi ia pun melaporkan semua tindak kejahatan yang telah Miranda lakukan. Begitu juga dengan Adrian yang awalnya Allena tidak berniat melaporkannya namun karena ia terlibat dalam hal ini Allena pun tidak tahan dan melaporkannya. Allena melaporkan bukan tanpa alasan yang jelas, bukti bahkan Sanksi sudah di kumpulkan bersama Rayhan. karena memiliki jaringan dimana mana sehingga mengumpulkan bukti dan Sanksi bukan lah hal sulit untuk Indra dan Rayhan.


Berkat bantuan dari Indra, pihak kepolisian bisa menemukan Miranda dan Adrian dengan cepat. Setelah semuanya jelas Miranda dan Adrian akhirnya di jatuhi hukuman penjara karena beberapa kali berniat membunuh orang. Karena belum ada korban jiwa sehingga mereka hanya di hukum selama 10 tahun penjara.


Setelah proses hukum berjalan lancar bahkan sangat lancar Allena dan Rayhan pun pergi ke rumah sakit untuk menemui keluarga mereka dan baru sampai ke rumah sakit tiba tiba terdengar suara dentuman besar. Allena dan Rayhan terkejut mendengar suara besar itu dan langsung melihat ke arah rumah sakit tempat orang tua mereka tinggal. Rumah sakit tersebut sudah hancur dan itu merupakan akibat dari suara yang mereka dengar. Allena langsung berlari keluar dan berteriak histeris melihat rumah sakit yang hancur, Allena ingin mencari kedua orang tuanya, ia tidak tahu apa lagi yang terjadi kenapa semuanya bisa terjadi dalam satu hari begitu. Rayhan juga merasa hancur saat melihat rumah sakit yang sudah ambruk tangannya gemetar dan tak kuasa menahan air mati. Rayhan menghampiri Allena lalu memeluk Allena.


"Alle bersabar lah dan berdoa semoga orang tua kita baik baik saja!"Ucap Rayhan menenangkan Allena yang sedang menangis histeris Rayhan yang mendengar pun merasa hatinya tak bisa menahan rasa sedih ia pun ikut menangis dalam pelukan Allena.


Rayhan menidurkan Allena di pangkuannya dan Rayhan tak ada kekuatan lagi untuk berdiri, ia memandangi rumah sakit yang hancur dengan tangan yang setia memegang tangan Allena. Setelah beberapa saat datanglah para tim bantuan ke lokasi tersebut dan mulai meng evakuasi korban yang selamat dan juga semua mayat yang di temukan.


Rayhan melihat dengan tatapan kosong, melihat banyak mayat yang di angkat oleh tim SAR dan juga polisi dan dokter. Seorang dokter menghampiri Rayhan yang terduduk dengan Allena yang berada di pangkuan Rayhan.

__ADS_1


"Tuan apa anda baik baik saja? jika ada terluka mohon ikut kami ke tempat evakuasi untuk menjalani perawatan!" Ucap dokter wanita itu. Rayhan tetap menatap kosong ke arah gedung yang hancur tanpa menjawab dokter tersebut. Dokter itu paham betul melihat Rayhan yang seperti itu pasti karena terkejut sehingga ia meminta bantuan pada tim untuk membawa Allena dan Rayhan ke dalam tenda evakuasi.


Sesampainya ke tempat evakuasi Rayhan masih belum bergeming dan Allena belum sadarkan diri. Sampai mata Rayhan yang lelah mulai memejamkan matanya dan tertidur di samping Allena. Dokter yang melihat hal itu hanya merasa kasihan.


Setelah beberapa hari kemudian Rayhan sudah mulai mengontrol dirinya dengan baik dan sudah bisa melakukan hal seperti biasanya. Begitu pula Allena yang sudah mulai membantu para tim yang sedang mengevakuasi para korban. Allena dan Rayhan membantu karena ingin menemukan orang tua mereka sebab sudah 3 hari evakuasi namun belum ada tanda tanda orang tua Allena dan Miranda. Rumah sakit yang besar membuat para tim kewalahan saat mengevakuasi karena bukan puluhan orang saja yang meninggal dan menjadi korban bahkan sampai ribuan orang yang menjadi korban.


Setelah 5 hari akhirnya mayat dari David, Melva, Mitha dan juga Indra di temukan. Melva yang sedang menggenggam tangan David dan juga Mitha yang memeluk Yao. Allena pun merasa hancur bahkan Yao pun pergi meninggalkannya. semua orang sudah meninggalkannya. Alex dan Cindy yang mendengar kabar itu pun segera menemui Allena dan menenangkan Allena. Rayhan yang tak kuasa melihat mayat kedua orang tuanya ia pun tidak mengeluarkan air mata karena sudah di ambang batas ia menghabiskan satu hari menangis dan ia sudah tidak bisa menangis lagi. ia hanya menatap kosong pada mayat orang tuanya.


Mereka pun akhirnya mengurus mayat orang tua mereka dibantu oleh Alex, Cindy dan juga teman Rayhan. Setelah acara pemakaman selesai Rayhan dan Allena kembali ke apartemen milik Allena dan istirahat disana di temani Alex dan juga Cindy.


Setelah 1 tahun berlalu dari kejadian itu akhirnya Allena dan Rayhan sudah bisa hidup dengan normal dan berniat melaksanakan pernikahannya. Mereka melaksanakan pernikahan secara biasa saja dengan mendatangi sebuah kantor urusan agama (KUA) terdekat dari kediaman Allena. mereka di temani oleh teman Rayhan dan juga teman Allena. setelah selesai melaksanakan pernikahan mereka pun membuka halaman baru dan menjalani hidup bahagia.


...----------------...


...Tamat...

__ADS_1


...----------------...


Hallo teman teman pembaca.. terimakasih sudah datang ke cerita pertama saya yang sudah masuk kontrak dan mengikuti dari awal.. maaf mungkin banyak yang kecewa karena cerita ini tamat begitu saja dan tidak sesuai ekspektasi pembaca sekalian. Bukan karena tak memiliki alasan apapun. Saya sebagai penulis sebelum nya berterimakasih karena banyak orang yang mau meluangkan waktu dan mampir ke cerita "Si Buruk rupa pengubah takdir" Mungkin yang membaca lengkap dari awal episode sudah tahu saya pernah Hiatus sekitar 2 Minggu dan hampir tidak melanjutkan cerita nya. Jujur awalnya saya tidak ada niat untuk melanjutkan nya namun karena ada beberapa pembaca yang menunggu lanjutan ceritanya jadi saya memutuskan untuk melanjutkannya hingga tamat. Terimakasih untuk dukungannya maaf jika tidak sesuai ekpektasi kalian. Salam bahagia untuk kita semua semoga kalian dalam keadaan baik dan selalu sehat.. Sampai jumpa di lain kesempatan😉


__ADS_2