Si Buruk Rupa Pengubah Takdir

Si Buruk Rupa Pengubah Takdir
Yao


__ADS_3

Allena mulai membuka suara lagi dan meminta tolong pada Rayhan agar membawa ayahnya terlebih dahulu ke rumah sakit. mereka pun setuju dan segera turun dari mobil tersebut dan memanggil dokter. Dokter dan beberapa petugas rumah sakit datang dan mengangkat tubuh David dan memindahkannya keatas brankar dorong.


Allena yang sudah tak lagi mengeluarkan air mata dan lebih tepatnya ia seperti orang yang sudah kehilangan segalanya tatapannya kosong dan wajah yang terlihat sangat khawatir lalu berlari mengejar para petugas yang mendorong brankar yang diatasnya sudah ada David sang ayah. Setelah Allena menjelaskan kronologi ayahnya sang dokter langsung melakukan operasi untuk mengeluarkan peluru Yanga da ditubuh David. Keluarga Wijaya terkejut karena baru tahu ada peluru di dalam tubuh David. Sambil menunggu Allena yang sedang menggendong Yao mulai membuka suaranya.


"Ma , Om, Tante , Ray! Maaf membuat kalian bingung! aku akan menceritakan semuanya!" Ucap Allena sambil menunduk. Melva dan Mitha sudah ada di samping Allena dan menenangkan Allena yang sudah mulai meneteskan air mata.


"Mama ingat dulu saat Allena tidak sadarkan diri dirumah?"Tanya Allena pada Melva membuat Melva mengangguk.


"Mama juga tahu Alle sudah meninggal saat itu namun Alle tiba tiba terbangun saat kalian sedang berkumpul. Sebenarnya Alle memang sudah meninggal Ma! Alle meninggal karena di racuni oleh Miranda dan juga Adrian! Saat Allena berada di suatu tempat yang gelap Allena mendengar sebuah suara dan berkata bisa membantu Allena kembali ke dunia! Allena ingin kembali hidup sehingga Allena meminta pada suara itu untuk membawa Allena kembali. Suara itu adalah Yao kucing kesayangan Allena! Ia yang membuat Allena hidup kembali dan mulai mengubah hidup Allena!" Ucap Allena terhenti karena Melva menggenggam erat tangan Allena karena terkejut akan hal itu lalu bertanya.


"Maksudmu? kamu hidup kembali dari kematian karena Yao Alle?" Tanya Melva, Allena mengangguk.


"Benar ma, Allena hidup kembali karena Yao. Allena ingin membuat Miranda dan Adrian membalas perbuatannya! Namun Allena tidak mau jika Allena harus membunuh Miranda seperti apa yang dia lakukan pada Allena sehingga Allena hanya membuat Miranda keluar dari kediaman Malvin! Lalu kejadian hari ini, Saat sedang berada dalam masalah tadi Yao sempat menghentikan waktu beberapa saat sehingga Alle bisa membawa mama dan papa keluar dari tempat itu! Yao juga yang memberitahukan bahwa mobil yang di kendarai keluarga Wijaya dalam masalah! Sebenarnya Adrian sudah melakukan sesuatu pada mobil milik kalian sehingga rem nya tak terkendali!" Ucap Allena membuat semua orang terkejut.


"Pantas saja tadi kita tidak bisa menghentikan kelajuan mobil yang tak stabil!" ucap Indra membuka suara. Indra pun menanyakan apa yang sebenarnya sudah terjadi di tempat resepsi.

__ADS_1


Melva pun mulai menceritakan kronologinya.


"Sebenarnya tadi pagi Miranda menghampiri kamarku dan mengatakan selamat akan pernikahan Allena dan Rayhan. Lalu Miranda meminta untuk mengobrol berdua dengan David sehingga aku meninggalkan mereka berdua dan pergi menuju tempat rias Allena. Dan saat kami sedang asyik mengobrol tiba tiba keributan besar terjadi di tempat resepsi dan David memasuki ruangan kami dan menyuruh kami untuk segera pergi namun belum lama dari situ suara tembakan terdengar dan membuat David terjatuh" Ucap Melva tersentak lalu menangis tak henti begitupun dengan Allena.


Mitha langsung pindah tempat duduk dan menenangkan Melva begitupun Rayhan yang dengan sigap duduk di samping Allena dan menenangkannya. Saat mereka sibuk menenangkan sang dokter keluar dari ruang operasi dan mengatakan operasi berjalan lancar namun David masih dalam keadaan kritis.


Indra meminta David di pindahkan keruangan VIP untuk dirawat dan dokter hanya menyetujuinya lalu pamit pergi. Allena merasa tenang karena masih ada banyak kemungkinan sang ayah akan kembali sehat.


......................


"Sialan! kemana mereka pergi! jika aku melihatnya aku benar benar akan membunuh Allena!" Ucap miranda lalu meninggalkan tempat resepsi pernikahan Allena dan Rayhan yang sudah ia hancurkan.


Di sisi lain Adrian sedang tertawa lebar karena melihat mobil yang di tumpangi oleh Rayhan menabrak pohon dengan sempurna sehingga mobil tersebut hancur. Adrian mendekati mobil itu dan melihat kebagian dalam mobil. Adrian tiba tiba memasang wajah terkejut karena di dalam mobil tersebut tidak ada satu orang pun.


Kemana mereka perginya? kata hati Adrian, Adrian mengepalkan tangannya karena merasa tertipu, Rencana nya untuk membunuh Rayhan pun gagal karena salah sasaran. Banyak orang yang sudah berkumpul di tempat terjadinya kecelakaan mobil namun semuanya terkejut melihat kedalam mobil yang tidak ada siapapun sama seperti Adrian.

__ADS_1


Adrian pergi menemui Miranda. Setelah sampai di kediaman Zen lebih tepatnya tempat yang sudah di janjikan oleh mereka untuk bertemu sebelum menjalankan rencana masing masing. Adrian melihat Miranda yang sudah melempar semua barang Yang ada dirumah. Adrian menghampirinya dan menghentikannya.


"Berhenti Miranda! apakah gagal dan mereka tetap menikah?" Tanya Adrian.


"Apa yang kau tanyakan! aku marah karena tiba tiba Allena menghilang dari hadapanku tiba tiba dan membuat aku Frustasi kemana mereka sekarang perginya padahal aku sudah membunuh David Malvin aku baru saja akan membunuh Melva dan juga Allena!" Ucap Miranda membuat Adrian terkejut dan menggenggam kedua bahu Miranda dengan erat.


"Apa yang kau lakukan pada Allena? apa kau melukainya? Bukankah rencana kita hanya menggagalkan pernikahan mereka? kenapa kau harus melukai orang lain!" Ucap Adrian karena rencana awal mereka hanyalah menghancurkan pernikahan Allena dan Rayhan dengan menculik Rayhan dan menjauhkan Rayhan dari tempat resepsi namun karena keegoisan masing masing Miranda malah ingin menghancurkan keluarga Malvin untuk mendapatkan Rayhan begitupun Adrian yang melakukan hal sama dengan berniat menghancurkan keluarga Wijaya agar bisa mendekati Allena.


"Aku tidak jadi membunuh mereka karena mereka menghilang!"Ucap Miranda dengan penuh kekesalan dan mendudukkan dirinya.


"Lalu bagaimana denganmu? apa kau berhasil menculik Rayhan? dimana mereka sekarang? aku ingin menemui Rayhan!" Ucap Miranda menanyakan keberadaan Rayhan pada Adrian. Adrian pun menjawab apa adanya.


"Rayhan dan keluarganya hilang tidak ada di mobilnya! Aku melihat mobilnya menabrak pohong dengan keras sehingga hancur dan saat melihat kedalam mobil disana tak ada siapapun!" ucap Adrian membuat Miranda kaget.


"Apa yang sudah kau lakukan dengan mobil Rayhan ? apa kau merencanakan untuk membunuh Rayhan dan keluar dari rencana?" tanya Miranda dengan keras sambil berdiri dan menarik baju Adrian.

__ADS_1


"Heh, Kau pun sudah keluar dari rencana Miranda!" Ucap Adrian lalu melepaskan cengkraman tangan Miranda dan pergi keluar rumah.


__ADS_2