
⚔️ SI KEMBAR PSYCHOPATH ⚔️
🙌 Happy reading all 🙌
Vina berlari karena takut dia telat menghadiri pesta ulang tahun sahabatnya itu. Dia berlari tanpa melihat ke arah depan , tiba - tiba....
BRUKKKK
"Ah..." Pekik Vina
Vina terjatuh karena menabrak si kembar Ansel dan Anson. Akibatnya kalung yang dia bawa untuk hadiah Aurel sahabatnya jatuh dan hilang entah kemana.
"Sialan kau ****** menabrak kami" Pekik Ansel
"Hei gadis apa kau tidak punya mata sehingga menabrak kami?" Sindir Anson sambil tersenyum merendahkan
"Ah ma ma maaf tu tuan ak aku tidak sengaja, aku sedang terburu-buru" Vina menunduk, takut melihat wajah marah mereka sambil menahan rasa sakit di lututnya
"Apa hanya kau saja yang sedang terburu-buru? Kami juga sedang terburu-buru" Ansel marah karena baginya waktu berharganya hilang
"Sudahlah kak" Ujar Anson menenangkan kakaknya itu
"Kemari kau ******, aku akan membunuhmu sekarang karena kau telah membuang buang waktu ku" Perintah Ansel dengan menahan amarahnya
"Kita bawa saja dia ke mansion dan jadikan dia sebagai pelampiasan kita, bagaimana kak?" Ujar Anson kepada kakak kembar psychopath nya itu
"Baiklah aku juga sudah lama tidak bermain - main dengan wanita ******" Ansel mengiyakan ujaran adik psychopath nya itu
Ansel masuk mobil meninggalkan Anson dan Vina. Kemudian Anson menarik lengan Vina dengan kasar
"Bangun! Kau harus ikut kami untuk membayar kecerobohanmu itu" Tegas Anson menarik lengan Vina yang masih duduk terjatuh itu
"Tidak, aku tidak mau" Vina memberontak karena lengannya di tarik paksa oleh Anson
"Pilihanmu ada dua gadis. Yg pertama kamu ikut kami dan yang kedua kau kami bunuh " Anson memberi pilihan yang sama sekali tidak menguntungkan bagi Vina
__ADS_1
"Apa tidak ada pilihan yang ketiga" Vina memberanikan diri bertanya pada Anson
"Ada, kau akan kami jual kepada kakek tua yang sudah beristri untuk menjadi ****** - ****** bagi mereka. Apa kau mau?" Tegas Anson
"Apa tidak ada pilihan yang keempat" Tanya Vina yang berhasil membuat marah Anson
"Tidak ada!" Tegas Anson sambil menarik lengan Vina, hingga Vina terbangun
Kemudian Anson menarik Vina masuk kemobil yang dari tadi Ansel sudah menunggu mereka dan mendorong Vina masuk kemobil. Vina duduk di tengah.
"Lama sekali" Ansel benar benar kesal karena Vina
"To tolongggggg ada yang mau menculikku" Vina menangis karena tidak ada yang mendengar teriakannya itu
"Diam! Atau kau mau kami perkosa sekarang hah?" Tegas Ansel dan Anson kemudian mengikat tangan,kaki dan menutup mulut Vina menggunakan dasi Ansel
"Emm emm" suara Vina tidak terdengar karena mulutnya diikat oleh dasi Ansel
"Hei kak apa kita benar benar akan menjadikannya sebagai teman tidur kita?" Tanya Anson
"Tadi aku memang menyarankan dia untuk menjadi teman tidur kita , tapi coba kakak lihat tubuhnya, rata! ini bukan tipe ku"
"Sudahlah kita hanya menjadikannya sebagai penghangat tidur saja bukan kekasih"
"Tapi sebagai teman tidur juga harus memiliki tubuh yang bagus , tidak rata seperti dia" Sindir Anson
Ansel tak menjawab dan mobil pun melaju menuju mansion si kembar psychopath
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Pendek ceritanya? Iya author minta maaf ya :)
Maaf juga kalau ada typo dan ceritanya ga jelas soalnya ini karya pertama author
Ini cerita dari pemikiran author sendiri
Makasih buat temen temen yang udah baca cerita author 👌
__ADS_1