
βοΈ SI KEMBAR PSYCHOPATH βοΈ
Maaf atas keterlambatan update
Banyak kerjaan yang harus di kerjakan dalam beberapa bulan ini π
π« Warning typo bertebaran βοΈ
πΈοΈ Happy reading all πΈοΈ
"Sesuai dengan perjanjian yang telah aku dengan tuan muda pertama keluarga Martin lakukan, jika aku berhasil menolong adiknya maka aku boleh menikahinya. Jadi apakah kalian keluarga Martin merestui aku dan Vina menikah?" Tanya Ansel menagih janji yang telah di buat oleh David dan dirinya sendiri.
"Tentu saja tidak! Keluarga mana yang ingin menikahi anaknya untuk menikah dengan orang licik dan busuk sepertimu? Kalau mau menikah, menikah saja sana dengan anjing milikku!! Ah tidak tidak bahkan anjing peliharaan ku saja tidak akan mau di kawinkan dengan makhluk aneh seperti dia" Batin Vina kesal karena melihat tingkah Ansel yang licik.
__ADS_1
"Sebenarnya kami bingung, apa kami harus merestui kalian berdua atau tidak. Karena rencananya juga Vina sudah akan menikah dengan tunangannya bulan depan. Tapi karena kami juga sudah berjanji pada tuan Ansel, kami juga tidak dapat membatalkan perjanjian tersebut bukan? Janji adalah hutang dan kami tahu itu, kami juga tidak bisa melanggar janji begitu saja karena Tuhan melarangnya" Ucap Jhon Martin yang juga bingung.
"Aku tidak akan memaksa kalian untuk merestui aku dan Vina menikah. Cukup katakan saja apakah seluruh keluarga Martin merestuinya atau tidak? Itu saja. Jika kalian tidak merestuinya juga tidak apa-apa kalian bisa memberikan aku imbalan yang lain" Ujar Ansel pura-pura berbaik hati padalah ini hanyalah trik untuk membuat keluarga Martin merasa kebingungan dan rasa bersalah kalau tidak merestui pernikahannya dengan Vina.
"Ck ck pria ini banyak drama sekali!" Batin Vina menggeleng-geleng kuat karena jijik dengan tingkah laku Ansel.
"Ayah restui saja mereka berdua lagi pula kelihatannya tuan Ansel adalah orang yang baik? Buktinya saja dia mau menolong Vina" Ucap David berusaha meyakinkan ayahnya dan juga seluruh anggota keluarganya untuk merestui pernikahan adiknya Vina dengan Ansel.
"Kak kenapa kau malah bilang begitu? Apa kau tega melihat adikmu menikah dengan seorang penjahat sepertinya?" Gumam Vina lagi
"Lalu bagaimana dengan Aeglle? Apa kita tega melihat Aeglle sedih karena batal menikah dengan Vina wanita yang di cintai nya?" Tanya Cyrill membela Aeglle agar Vina dan Ansel tidak jadi menikah.
"Ini yang aku maksud dan ini juga yang membuat kami bingung. Di satu sisi kami tidak bisa mengingkari janji yang telah kami buat sendiri dan di sisi lainnya ada orang yang telah menjaga Vina sedari kecil dan orang itu juga akan menikahinya bulan depan" Ucap Jhon Martin masih kebingungan.
"Apa kami bisa meminta waktu pada tuan Ansel untuk mempertimbangkan keputusannya? Karena di sini kami juga harus berbicara dahulu pada Aeglle apakah dia ingin mengikhlaskan Vina atau menikahinya?" Ujar Lena Martin berharap kalau pemuda yang ada di hadapannya ini memberikan waktu pada keluarganya untuk memikirkan keputusan apa yang akan di buat.
__ADS_1
"Tidak Bisa. Maaf bukannya aku memaksa kalian atau bagaimana tapi ibuku pernah berpesan padaku untuk segera menikahi seorang wanita tapi ibuku sudah tidak ada di dunia ini sebelum aku mengabulkan keinginannya dan sekarang bibiku memintaku cepat-cepat untuk menikah, jadi aku tidak ingin kejadian yang lalu terulang lagi" Jawab Ansel penuh dengan tipu daya.
"Apa?! Dia bilang dia tidak memaksa? Hei dia itu bodoh atau idiot? Di situ jelas sekali kalau dia sedang memaksa!" Geram Vina dalam hatinya.
"Baiklah kalau begitu kami hanya bisa merestui kalian berdua saja tapi semua keputusan ada di tangan Vina. Apakah dia bersedia menikah dengan tuan Ansel atau tidak" Ucap John Martin memasang raut wajah yakin tapi hatinya masih juga ragu.
"Apa?!!! Ayah kenapa kau merestuinya?!! Vino aku mohon kau datanglah, hanya kau satu-satunya harapanku. Apa kau tega melihat wanita yang kau cintai menikah dengan seorang lelaki penjahat?!!!" Vina hanya bisa berdoa berharap pernikahan itu tidak akan pernah terjadi.
"Aku setuju akan menikah dengan dia tapi asalkan aku bisa tinggal di rumah keluarga ku sendiri bukan di rumah dia" Ucap Vina hanya pasrah dan juga meminta agar dirinya tidak tinggal bersama dengan Ansel.
"Tidak bisa kau harus tinggal bersamaku, lagi pula aku tidak akan melarangmu untuk sering-sering berkunjung ke rumah keluarga mu sendiri" Ansel menolak permintaan Vina yang di pikirnya tidak masuk akal karena mana mungkin sepasang suami istri tidak tinggal bersama?.
"Kau?!!" Ucap Vina tidak terima karena Ansel terus saja memaksanya untuk melakukan semua yang di ucapkan dari mulut Ansel sendiri.
TBC
__ADS_1
Terima kasih buat kalian yang udah baca cerita "si kembar psychopath". Jangan lupa kasih like, favorit, rate5 dan voment sebanyak mungkin π
Jaga kesehatan kalian dan selalu pakai masker kalau keluar rumah agar semua orang terhindar dari covid-19 π·π