
βοΈSI KEMBAR PSYCHOPATHβοΈ
Aku kambek π
Monmaap lama up nya ππ
Gimana kangen ga sama bang Ansel dan bang Anson ? atau kalian kangen sama author? π
Paansih Thor ge'er banget? :v
Ya udah maap ππ
Langsung aja π
πΌ Happy reading all πΌ
"Aku ingin pulang!!!" Teriak Vina yang tengah dikurung di dalam kamar
"Aku ingin pulang!!! Lepaskan aku!!!" Teriaknya lagi
Ansel , Anson , Gleen dan Regaf yang tengah berada di ruang tamu merasa terganggu karena teriakan Vina yang begitu kencang
"Kenapa perempuan itu berisik sekali , bisa-bisa budek telingaku yang berharga ini" Ucap Anson kesal
"Astaga seharusnya tadi aku bawa headset dulu sebelum kemari" Ucap Gleen sambil menutup telinganya
"Ya ampun perempuan itu teriak nya pake toa atau gimana?" Tanya Regaf sambil menutup telinganya
"Kau pergi ke kamarnya , bilang padanya untuk diam atau kita akan menghabisi satu persatu kakaknya atau bahkan keluarganya" Ucap Ansel
"Kenapa tidak kau saja kak?" Tanya Anson yang kesal karena perintah Ansel kakaknya
"Kaki ku malas bergerak , apa kalian tidak kasihan pada kaki ku?" Tanya Ansel sok polos
"Hei kak aku juga berjalan menggunakan kaki , kaki ku juga sama lelahnya" Jawab Anson sambil menatap tajam kakaknya
"Kalian berdua ini melawak terus , kenapa kalian tidak jadi komedian saja?" Ujar Gleen sambil tertawa terbahak-bahak bersama dengan Regaf
"Kau ini bocah kecil! , sudah sana pergi ke kamar perempuan itu" Ucap Ansel kesal dengan ulah adik dan teman-temannya
__ADS_1
"Help! kaki ku tidak bisa jalan...oh astaga apa kau lelah kaki ku tersayang?" Tanya Anson sambil mengelus kakinya sendiri
"Mau pergi ke kamar perempuan itu atau pergi ke Afrika?" Ancam Ansel pada adiknya yang kini tengah memainkan sebuah drama
"Eh? Tidak tidak , baik aku akan pergi ke kamar perempuan itu huh" Ucap Anson kesal sekaligus takut dengan ancaman kakaknya
"Gue saranin sih nih ya , mending kalian jadi pelawak aja kan lumayan dapet duit tanpa ngebunuh orang" Ujar Gleen dengan nada bicara seperti sedang menceramahi Ansel
"Otak lu kesurupan setan apa sampe bikin lo pinter gitu?" Tanya Regaf keheranan
"Bangsul lo gaf" Ucap Gleen sambil menjitak kepala Regaf temen ga ada akhlak nya itu
"Hehehe baru tau lo kalo gue bangsul?" Ucap Regaf cengengesan
"Mulai sekarang gue pecat lo jadi temen gue" Ucap Gleen sambil menatap tajam ke arah Regaf
"Aelah baperan lo Gleen kan jadinya ga asik" Ucap Regaf sinis pada Gleen temannya
"Kalian berdua mending pulang dari pada ribut terus dan lagi gue kasih tau biasanya orang yang ribut terus tuh ntar lama-lama jadi saling suka" Ucap Ansel sambil memandang ke-2 temannya yang kini tengah ribut
"Maksud lo apa Sel?" Tanya Gleen tidak terima dengan ucapan Ansel
"Moga aja" Jawab Ansel dengan santainya
"S**t dasar sel gue sumpahin nanti lo bakal kesusahan buat dapetin cewek yang lo cintain" Ucap Regaf sungg-sungguh
"Dan nanti lo juga bakal nangis-nangis karena di tolak sama cewek yang lo cintain" Sambung Gleen
"Ga akan terjadi , gue tunggu kapan sumpah kalian berdua itu bakal jadi nyata" Jawab Ansel tidak percaya dengan yang namanya sumpah atau karma atau apalah itu
"Huh lo tunggu aja" Ucap Gleen pada Ansel
"Ga mungkin terjadi , lo liat aja cewek-cewek ga pernah berhenti buat deketin gue bahkan tiap detik juga banyak cewek yang rela ngelakuin apapun buat dapetin hati gue" Ucap Ansel memijit kepalanya yang pegal
"Serah lo aja mau percaya atau ngga tapi yang penting gue udah lega karena tadi udah nyumpahin lo" Ucap Regaf sambil tersenyum bangga karena merasa lega
Readers : Kok dikit doang sih Thor? padahal kan udah lama kgk up_-
Author : monmaap otak ku lagi banyak pikiran jadi bingung kalo bikin panjang ceritanya hehehe
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Maaf kalo ada typo βοΈ
Makasih buat kalian yang udah baca cerita si kembar psychopath jangan lupa kasih like , favorit , rate5 , dan voment sebanyak mungkin π€
Walaupun sekarang udah new normal tapi tetap kalian harus jaga kesehatan kalian π¬
__ADS_1