
⚔️ SI KEMBAR PSYCHOPATH ⚔️
🐻 Happy reading all 🐻
"Oh ya Vina apa sekarang kau sedang hamil? Apa sekarang kau sedang mengandung baby kecil diperutmu? Apa sekarang kita akan menjadi paman?" Axelle yang sedari tadi diam tiba-tiba menanyakan sesuatu yang membuat semua orang terdiam
"Apa benar kau sekarang sedang hamil?" Tanya Cyrill
"Wah sepertinya aku akan menjadi paman yang paling tampan" Ucap David
"Apa benar yang dibilang oleh Axelle?" Tanya Leonel
***
"Tidak aku tidak hamil karena aku tidak merasakan gejala kehamilan sedikit pun" Jawab Vina sekenanya
"Yah aku gagal jadi seorang paman" Desah Axelle
"Apa benar kau tidak hamil?" Tanya Cyrill
"Kenapa kita tidak periksa ke dokter dulu?" Tanya David
"Iya ayo kita periksa ke dokter dulu" Ajak Leonel
"Akhhhhhh kenapa mereka semua menanyakan tentang hamil?" Vina benar benar prustasi akibat pertanyaan kakak-kakaknya yang bertubi-tubi
"Tidak perlu , aku yakin aku tidak hamil" Ucap Vina dengan penuh keyakinan
"Yahhhhh" Semua orang kecewa karena Vina yang tidak mau periksa kehamilan ke dokter
°°°
Sedangkan di sisi lain ada dua orang pria yang sibuk bekerja, yang satu sibuk dengan komputer dan yang satunya lagi hanya fokus pada buku novel yang ia baca
"Kak aku entah kenapa rindu pada gadis yang waktu itu kita tiduri" Ucap Anson sambil membaca
Ansel tidak menghiraukan ucapan Anson ia masih fokus pada komputernya . Ansel masih sibuk membaca data-data yang diberikan sekretarisnya padanya
"Kak entah kenapa aku sangat rindu dengan gadis yang waktu itu kita tiduri , kalau bertemu lagi aku pasti akan menjadikannya sebagai kekasihku" Ucap Anson sambil membayangkan Vina dan tersenyum-senyum seperti orang gila
"Aku menyuruhmu untuk mencari informasi gadis itu , sekarang mana informasinya?" Ansel tidak mendengarkan ucapan Anson ia malah bertanya pada Anson
"Oh itu , aku sudah mengirimnya di file komputer kakak tapi aku belum melihat informasinya coba sekarang kakak lihat sekalian aku juga mau tau informasi gadis cantik itu" Jawab Anson sekenanya
Kemudian Ansel dan Anson melihat file yang diberikan Anson dan membaca semua informasi tentang gadis yang kemarin mereka tiduri
Nama : Senclovazca Martin
Jenis kelamin : Perempuan
TTL : Inggris , 1 Juni 2001
Makanan kesukaan : Apapun kecuali makanan yang tidak bisa dimakan
Hobi : Membaca Novel karya Tana (Nn author)
Senclovazca Martin atau biasa dipanggil Vina adalah anak ke-5 John Martin dan Lena Martin , Senclovazca Martin mempunyai 4 orang kakak laki-laki yang bernama David Martin , Cyrill Martin , Leonel Martin dan Axelle Martin . Senclovazca Martin sekarang berusia 19 tahun . Senclovazca Martin mempunyai kekasih bernama Aeglle Dawson atau dipanggil Vino , mereka sudah 2 tahun berpacaran . Awal mula Senclovazca Martin dipanggil Vina itu karena kekasihnya Aeglle , mereka sepakat kalau nama panggilan mereka jadi Vina dan Vino , awalnya panggilan itu hanya berlaku untuk mereka berdua saja tapi lama kelamaan keluarga dan teman mereka pun memanggil mereka Vina dan Vino .
"Apa hanya itu saja informasi yang kau dapatkan Anson?" Tanya Ansel
__ADS_1
Author : Iya iyalah kalo semua informasinya di kasih tau nanti novel ini ga banyak misterinya dan ketebak alur ceritanya 😏
"Author bener tuh" Ucap Anson sambil mengangguk-ngangguk
"Monmaap Kanjeng Tana (Nn author) saya salah ngomong 🙏" Ucap Ansel sambil berlutut
Author : Ok kali ini tak maapin tapi lain kali saya pecat dari novel si kembar psychopath 😒
"Jangan kanjeng jangan, saya salah kanjeng maksud saya mulut yang salah karena mulut saya lupa dikasih lakban" Ansel memohon dengan terisak-isak
Author : Huh dasar katanya psychopath tapi takut sama saya 😏
"Kan kanjeng yang bikin kita ada , jadi kita takut sama kanjeng" Ucap Ansel dan Anson bersamaan
Author : Huh 😒
"Lagian kalo kita dipecat ntar novel ini ga ada yang baca dong kan pemeran utamanya kita" Ucap Anson membantu kakaknya berbicara
Author : Kata siapa? Kan gampang saya tinggal cari pemeran utama yang baru aja hahaha🤘 (Ketawa kesetanan)
"Lagian kan author yang psychopath dan kita cuma peranin yang author tulis doang" Ucap Ansel dan Anson dengan nada yang pelan dan hati-hati
Author : KALIAAAANNNNNNNNNNNNNNNN👹!!!!!!!!!!!!!!!
"AMPON KANJENG" 🏃🏃🏃
°°°
"Oh ya Vina kau akan tinggal dimana?" Tanya David
"Vina untuk sementara waktu akan ditinggal disini bersama aku dan Axelle" Jawab Leonel
"Aku tanya Vina bukan kau" Sindir David
"Terserah kau saja" Desah David
"Vina kau tinggal di Villa kakak saja?" Ucap Cyrill
"Tidak , Vina akan tinggal disini bersama aku dan kak leo" Jawab Axelle
"Aku menanyakan ini pada Vina bukan pada kau" Ucap Cyrill
"Aku hanya mewakili Vina sebagai kakaknya yang paling tampan" Jawab Axelle
"Mereka berdua itu adik siapa?" David tiba-tiba bertanya sambil menatap kearah Leonel dan Axelle
"Tidak tau , aku hanya mempunyai satu adik saja yaitu Vina" Jawab Cyrill
"Iya aku juga tidak mempunyai dua orang adik laki-laki seperti mereka" Ucap David sambil menunjuk kearah Leonel dan Axelle
"Vina apa kau juga punya dua orang kakak yang narsis seperti mereka?" Tanya Cyrill
"Tidak kakakku hanya kak David dan kak Cyrill saja" Jawab Vina dengan memasang wajah tak berdosa
"Ini baru adikku Vina" Sombong David sambil melirik kearah Leonel dan Axelle
"Hei lihat itu kak , Vina tidak mengakui kita sebagai kakaknya padahal kan kita ini kakak yang paling cerdas dan tampan" Ucap Axelle dengan memasang wajah sedih dibuat-buat sambil berpelukan dengan Leonel
"Iya , apa Vina tidak sadar kalau kita ini pria tertampan dan terpintar di dunia?" Tanya Leonel yang memasang wajah seperti Axelle sambil berpelukan dengan Axelle
"Bahkan banyak wanita yang menanti untuk menjadi kakak iparnya" Axelle menyambung ucapan Leonel dengan tepat
"Kita sepertinya harus memecat mereka berdua dari kartu keluarga Martin" Ucap David yang ikut memasang wajah sedih
__ADS_1
"Iya" Jawab singkat dari Cyrill
"Aku akan melaporkan kasus ini pada mom dan dad karena memecat orang sembarangan" Ucap Axelle sedih
"Benar kasus ini harus segara dilaporkan pada Ayah dan Ibu" Jawab Leonel
"Ayo kak kita laporkan kasus ini pada mom dan dad" Ajak Axelle
"Lihat itu mereka berdua benar-benar anak rumahan yang setiap hari melapor pada ayah dan ibu saja" Ucap David
"Iya aku benar-benar malu punya adik seperti mereka yang setiap hari tidur selalu dikelonin sama ibu" Jawab Cyrill
"Kaliannnn!!!" Teriak Leonel dan Axelle bersamaan
"Sudah sudah kalian jangan ribut terus , telingaku rasanya mau pecah mendengar pertengkaran ini dan kalian semua itu mulutnya seperti emak emak yang lagi nawar barang dipasar" Teriak Vina karena dia sudah tidak kuat lagi mendengar pertengkaran kakak-kakaknya
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Warning ! Typo bertebaran jadi maafin ya kalo ada typo ✍
BTW buat visualnya nanti ganti-ganti ya 😉
Makasih buat kalian yang selalu baca cerita si kembar psychopath hayo dong jangan lupa kasih like , favorit , rate5 , komen dan vote sebanyak mungkin 🙁
__ADS_1
Tetap Stay at home dan jaga kesehatan kalian 👌