
Setelah beberapa menit berlalu, Guru bimbingan itu datang kembali ke tempat Alfi. Namun, guru itu terkejut ketika melihat Alfie yang justru sedang tertidur di meja.
“Alfie! Kenapa kamu tidur?! Mana lembar kertasnya? Sudah kamu isi kan?” Guru bimbingan itu lalu mengambil kertas dari meja Alfie.
“Hah! Bel-” Alfie belum menyelesaikan ucapannya.
“Ternyata kamu memilih Sepak bola, Alfie. Pilihan yang bagus, kamu sepertinya memang perlu olahraga. Baiklah kamu boleh ke kelasmu lagi.” ucap Guru sembari melihat kertas yang diambilnya dari meja Alfie.
Alfie terkejut, ia merasa belum mengisi apa-apa di kertas itu. Namun, kenapa gurunya justru mengira dirinya memilih Ekstrakulikuler Sepak Bola.
***
“Jadi apa motivasimu Alfie? Kenapa kamu lama sekali menjawabnya?!” Coach David yang sudah tidak sabar akhirnya menegur Alfie dengan nada sedikit tegas.
“Hmm, Aku suka menendang,” jawab Alfie polos.
“Alfie. Kamu sudah tidak ada harapan untuk jadi pemain sepak bola.”
***
Pada malam hari, Alfie tampak sedang merebahkan diri di kamarnya. Ia dengan tenang menyendiri sambil menikmati heningnya malam.
Ding!
[Dalam 1 hari hadiah bonus awal, koin emas dan poin kontribusi akan hangus]
Terdengar suara sistem yang memberitahu Alfie bahwa waktu untuk memanfaatkan hadiah bonus, koin emas, dan poin kontribusinya tinggal satu hari lagi sebelum semuanya akan hangus.
“Suara sistem itu muncul lagi. Aku tidak peduli, lebih baik aku tidur saja.”
Tak berapa lama kemudian.
Ding!
__ADS_1
[Dalam 1 hari hadiah bonus awal, koin emas dan poin kontribusi akan hangus]
“Aku tidak peduli!” Alfie lalu menutupi kepalanya dengan bantalnya karena ia ingin menghindari gangguan dan kekhawatiran yang disebabkan oleh pengingat berulang tentang hadiah bonus, koin emas, dan poin kontribusinya yang akan hangus agar dia dapat menciptakan ketenangan dan kesendirian yang lebih dalam untuk tidur tanpa terganggu oleh pikiran tentang potensi kerugian dari hadiah bonus, koin emas, dan poin kontribusinya yang akan hilang.
Beberapa menit kemudian.
Ding!
[Dalam 1 hari hadiah bonus awal, koin emas dan poin kontribusi akan hangus]
“Baiklah! Aku menyerah!!!”
“Sistem. Aktifkan!”
Seketika di hadapan mata Alfie muncul sekumpulan angka dan simbol yang membentuk hologram yang berkilauan dengan pesan yang menyatakan kesempatan terakhir untuk memanfaatkan hadiah bonus, koin emas, dan poin kontribusinya sebelum waktu habis memenuhi ruangan dengan cahaya yang mempesona dan mengingatkan Alfie akan peluang yang tak terduga yang mungkin hilang jika ia tidak segera bertindak.
“Baiklah. Sistem ambil hadiah bonus awal itu.”
Tampilan hologram lalu berubah dengan visual berupa berupa gambar-gambar penuh warna dengan kilauan bintang dan efek cahaya yang memukau, menggambarkan pemberian selamat kepada Alfie bahwa ia telah berhasil memanfaatkan hadiah bonus awal, dengan hadiah tambahan yang menggiurkan sebagai penghargaan.
“Aku dapat 10 koin emas dan 100 poin kontribusi?”
“Sistem! Untuk apa koin emas dan poin kontribusi itu?”
[Koin emas dapat dipakai untuk membeli perlengkapan sepak bola yang dapat meningkatkan atribut sepak bola mu, sementara poin kontribusi dipakai untuk menambah atribut sepak bola mu]
“Perlengkapan sepak bola dan atribut sepak bola?” Wajah Alfie terlihat bingung dengan kata-kata yang baru dia dengar. Namun, ia juga tampak sangat antusias dengan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas permainan sepak bola yang dimilikinya.
"Kalau saja aku suka maen game, pasti sudah kukuasai Sistem ini," gumamnya dalam hati.
"Sistem. Perlengkapan sepak bola dan atribut sepak bola itu apa?"
[Perlengkapan sepak bola bisa Tuan lihat di kios. Disana ada baju, celana, sepatu dan perlengkapan lainnya.]
__ADS_1
"Sistem, pilih kios"
Tampilan hologram berubah menjadi seperti kios dengan berbagai jenis perlengkapan sepak bola yang terpajang menarik, menampilkan baju, celana, sepatu, dan perlengkapan lainnya yang siap untuk dipilih oleh Alfie.
"Waah! Banyak sekali. Sepatu kilat, sepatu baja, sepatu magis, harga masing-masing 5 koin emas. Baju kilat, baju baja, baju magis sama harganya masing-masing 5 koin emas. Celana juga sama."
"Hmm, sepatu kilat menambah atribut kecepatan, akselerasi, agresivitas sebanyak 15. Sepatu baja menambah atribut kekuatan, keseimbangan dan keberanian sebanyak 15, sepatu magis menambah atribut Tehnique, kontrol dan visi sebanyak 15."
"Sistem, jelaskan bagaimana aku memakai perlengkapan sepak bola ini?"
[Tuan bisa memakai perlengkapan itu dengan memasukkannya ke dalam slot. Karena Tuan masih level 1, slot yang tersedia hanya ada 1]
"Hmm, jadi kalau aku beli 2 perlengkapan percuma yah, yang bisa dipakai hanya satu."
"Sistem, bagaimana cara aku menambah slot, agar bisa menambah banyak perlengkapan masuk?"
[Seiring bertambahnya level, slot juga akan bertambah Tuan]
"Baiklah, aku mengerti"
Alfie membeli sepatu magis untuk menambah teknik sepak bolanya, ia juga membagi rata poin kontribusinya ke setiap atribut yang menurutnya penting bagi seorang penyerang seperti shooting, speed, Technique, dribbling, passing, visi, agility, dan finishing.
Keesokan pagi hari, Alfie sudah bangun jam 5. Ia bersiap-siap untuk lari pagi, karena dengan lari pagi sistem akan memberinya poin kontribusi kepada Alfie.
Alfie dengan sistem sepak bola yang ada di dalam tubuhnya, ia seperti merasakan adanya suatu tantangan yang menambah antusiasme dalam mengenal sepak bola bertambah, sehingga semangatnya dalam mengembangkan keterampilan dan pengetahuan sepak bola semakin berkobar-kobar.
***
Regina High School akan berkompetisi dengan sekolah-sekolah lain untuk meraih prestasi dalam turnamen antar sekolah yang diadakan oleh Provinsi Jakarta, mewakili wilayah barat dalam beberapa minggu kedepan, dengan harapan untuk memperlihatkan keunggulan dan bakat siswa-siswa mereka di bidang olahraga Sepak Bola dan merebut gelar juara sebagai bukti keunggulan tim Sepak Bola Regina High School serta membanggakan sekolah mereka dan wilayah barat Jakarta.
Di wilayah barat sendiri, terdapat 5 sekolah yang ikut berkompetisi yaitu Regina High School, N-High School, O-High School, P-High School, dan Q-High School, yang siap bertarung untuk meraih prestasi terbaik dalam turnamen antar sekolah tersebut dan memperlihatkan semangat persaingan yang tinggi serta keterampilan yang luar biasa dalam dunia sepak bola, menciptakan atmosfer kompetitif yang memacu tim-tim tersebut untuk memberikan performa terbaik mereka guna memperebutkan gelar juara turnamen antar sekolah di Provinsi Jakarta.
Pemenang pada Turnamen antar Sekolah di Provinsi Jakarta ini akan mendapatkan kesempatan untuk mewakili Jakarta pada Turnamen antar Provinsi yang lebih besar, di mana mereka akan bersaing dengan perwakilan dari provinsi lain dalam upaya untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi dan memperlihatkan potensi mereka di tingkat nasional.
__ADS_1
Terlihat Coach David yang sedang memberikan instruksi kepada para pemain.
"Besok kita akan melawan Q-High School, dan akan memakai strategi 4-3-3. Tommy, Tonny dan Leo yang akan menjadi 3 penyerang yang main pada pertandingan itu."