Sonya The Mystical Queen

Sonya The Mystical Queen
Toilet


__ADS_3

"Ahh.. Sonya akhirnya kamu siuman juga dari tidur panjangmu ini.. hiks"ucap Jos.


"Ya!kamu tidur terlalu panjang selama dua tahun layaknya cerita sleeping beauty dan sampai membuat ayah terutama Jos menangis cengeng"tambah regan.


"Hust!!.."


"Hehe becanda my.. "


"What?kalian udah resmi pacaran?Astaga aku tertidur selama dua tahun dan Kalian udah pada pacaran gimana aja kalo aku tinggal selama lima tahun berturut-turut keknya kalian udah pada punya momongan aja!"


"Pssstt!! lu sih gan haih!tadinya mau surprise gitu"


"Yaelah yang maaf!"


"Serah lu dah"


"Lu manyun bikin gemes serius yang"


"Ck.. "


"Krukk... Krukk... Krukk.. "

__ADS_1


Ditengah adu mulutnya Jos dan Regan suara perut Sonya yang berbunyi agak keras membuat seketika dua mulut itu terhenti. Keempat bola mata itu saling bertatapan lalu melayangkan arah pandangnya pada Sonya yang terlihat malu sudah jelas terlihat pipinya sudah semerah apel.Regan tertawa namun segera Jos tutupi dengan tangan kanannya lalu tersenyum hangat pada Sonya.


"Lu laper ya son?"


"Hehe iya Jos..."


"Yaudah gua beli makanan dikantin dulu oke,dan lu gan jagain Sonya!"


"Eh ikut yang.. "


"Lu diem gk disini!lu harus jagain Sonya dulu gua cuma bentaran lu mau pesen apa!?"


"Iye iye..gua pengen nasi goreng ikan paus aja sama sambel pete.."


"Eh son lu kalo dah sehat cepet nyari doi ya buat jadi forlove Wkwk.. "sindir regan.


Jos melebarkan kedua bola matanya dan melirik sinis kearah Regan,Regan yang sadar akan hal itu segera memalingkan wajah lalu menunduk dia tak mau urusan berkepanjangan kayak surat STNK BPKB motor.Regan tau jikalau cewek udah ngambek serem nya melebihi kuntilanak kerasukan si jamal.


Fov Jose


Aku segera menutup pintu dan segera berjalan melewati kamar pasien lain untuk menuju kantin dengan cepat aku pikir paling deket jalannya lewat koridor panjang aja.Langkah ku hampir setengah berlari entah kenapa rasanya gak betah banget lama lama dikoridor gelap ini.Disatu sisi kana koridor ada satu pintu yang agak kusam nan kotor air merembes membuat lantai sisi kanan agak licin untuk dilewati.Tiba-tiba bayangan putih berkelebat melewatiku rasanya itu aneh bukannya disini hanya ada aku aja.

__ADS_1


Saat aku memutar badan untuk kembali menuju kantin tiba-tiba seorang suster dengan pakaian seragam khas rumahsakit ini muncul didepanku dan tak sengaja aku tabrak.Dia seperti dikejar oleh seseorang wajahnya begitu pucat panik dan ketakutan entah apa yang terjadi.Dilihat dari namannya dia bernama suster saraswati baru saja berniat untuk bertanya kenapa pada suster itu tiba-tiba suster itu berlari dan masuk kedalam pintu toilet itu.


Aku yang akan berlari menghampiri pintu itu malah kuurungkan biar nanti aja.Aku meneruskan kekantin dan segera memesan beberapa makanan.


"Bi tadi aku ketemu suster yang lari lari kayak dikejar seseorang gitu dan dia masuk pintu toilet dikoridor ituloh"


"M-maksud non pintu yang dipaku dan dihalangi itu?"


"Huum iya pintu itu..."


"Siapa nama suster itu non?"


"Saraswati bi bajunya juga kotor kek abis nyemplung kelumpur gitu..."


Tiba-tiba bibi kantin segera menuju kedalam dan segera bebenah tak lupa memberikan pesananku.Aku terheran kenapa bibi itu tiba-tiba terlihat begitu aneh seolah ketakutan saat membahas nama saraswati.


"Bibi ini baru jam tiga sore kok udah mau pulang?"


"Maaf non saya buru-buru.. "


Aku segera kembali menuju jalan koridor itu untuk segera menuju kamar Sonya,aku tak mau Sonya kelaparan karena terlalu lama menunggu..

__ADS_1


Tapi... entah kenapa rasanya aku ada yang menunggu selain sonya dan regan.


__ADS_2