Sonya The Mystical Queen

Sonya The Mystical Queen
Tumbal lagi?


__ADS_3

Gemericik hujan membuat malam itu semakin mencekam tawa kikik mahluk halus yang hanya bisa didengar Sonya begitu tertawa dengan keras.Samar samar Sonya melihat bayangan putih dengan kibasan kibasan selendang,bunga angkar terjatuh dikaki Sonya.Sonya memungut bunga itu lalu melihat sekitar sepertinya Ningsih ingin memberikan satu kisah yang terkubur lagi namun sepertinya dihalangi oleh seseorang yang begitu hebat ilmu hitam.


Sonya tersenyum senyumnya mirip sang singa yang sedang senang mendapatkan target.Sonya berpikir ini akan lebih sedikit seru karena ada sebuah pertarungan yang mungkin sedikit mendebarkan.Sonya berpikir mungkin dukun ahli gaib ini akan sedikit kuat lumayan untuk percobaanya.


Sonya menggunakan aji halimunan dan pergi ke acara hiburan,sesampainya disana terlihat dengan jelas bahwa arwah Ningsih terikat oleh rantai dan hanya menari dengan kepala yang melenggak lenggok.Sudah Sonya duga bahwa Ningsih mati ditumbalkan dan sekarang dijadikan alat mainan untuk bersenang senang oleh si dukun murahan.


Saat Ningsih ditatap oleh Sonya tiba tiba dia berubah sekejap dan memberikan muka dan wajah yang begitu menyedihkan.Sonya hanya menatap dengan tatapan datar dia bingung harud berekpresi seperti apa.

__ADS_1


Beberapa saat setelah selesai acara hiburan Sonya mengikuti kepala desa.Saat diikuti ternyata dia membawa dan memanggul seorang penari muda.Sonya segera pergi dan mengikutinya dengan terburu buru,kepala desa itu berjalan kearah hutan dan melewati semak belukar dan pohon pohon tinggi yang begitu lebat.Suara desisan ular dan suara hewan kecil menambah kesan mistis yang begitu besar.


Kepala desa itu sampai disebuah gubuk kecil dengan banyak hiasan tengkorak manusia disamping gubuknya,hawa bau darah begitu besar Sonya yang memang terbilang seperti penguasa iblis sedikit merasakan nikmatnya bau darah.Kembali Sonya tersadar dia lupa jika kini ada tugas yang harus diselesaikannya.Sonya menggunakan aji sularati untuk membuka dingding gaib penghalang dingding itu lumayan kuat mungkin sang setan yang jadi peliharaan si dukun sudah ratusan juta taun jadi dia begitu kuat.


Sonya masuk dan menemukan sang dukun dan kepala desa sedang memulai sebuah ritual.Banyak bunga sesajen dan darah ayam yang sudah disediakan dimeja.Dukun itu menyuruh kepala desa mandi darah ayam hitam itu dengan laga seperti orang gila dia mandi dengan begitu bersemangat.Dukun itu memulai aksinya membaca sebuah mantra yang begitu tak jelas apa artinya.


Dukun itu terus membaca mantra sampai tiba tiba sebuah asap tebal dan muncul sosok manusia namun berkepala sapi dan berekor buaya bertangan monyet sungguh mahluk mengerikan yang begitu tak indah dipandang.

__ADS_1


Mahluk itu segera menyedot darah wanita penari itu dari lubang *********** kukunya yang panjang mencakar cakar tubuh gadis itu seperti begitu puas dengan darah manusia hidup.


Sonya hanya bisa menyaksikan sebuah adengan ritual tumbal ini.Nyatanya tumbal lagi terjadi dan malah didepan matanya.Namun hanya inilah jalan satu satunya untuk mengetahui apa yang sedang mereka lakukan dan tumbal ini maksudnya untuk bertujuan apa...


Thank you untuk yang udah mampir dinovel saya🙏jangan lupa vote dan jangan lupa like&komennya,biar makin semangat author up nya dan gk ketinggalan up nya kalian tinggal tambah fav...


Happy reading....

__ADS_1


__ADS_2