
Keesokan harinya Rocye bangun cepat dan membersihkan diri untuk bersiap-siap pergi ke white angel kingdom, setelah selesai dia pun langsung keluar dari kamar nya dan pergi ke ruangan pertemuan untuk menemui ayah nya.
Setelah beberapa saat akhirnya dia sampai di sebuah pintu yang berukuran sangat besar dengan motif yang cantik tanpa berlama-lama lagi rocye langsung membuka pintunya dan masuk, saat di dalam rocye bisa melihat ayah nya yang lagi duduk di singgasana dengan paman Dimas yang berdiri tempat di depan ayah sepertinya paman sedang memberikan laporan ke pada ayah.
"Pagi ayah, ada apa ini? "Kata ku
"Ohh..... Rocye, ayah dan paman Dimas lagi membicarakan tentang persiapan keberangkatan kita ke white angel kingdom "kata ayahku.
"Ohh... Jadi gimana apa kah kita sudah bisa berangkat paman? "Kata ku sambil mengalihkan pandangan ku ke paman Dimas
"Tentu, semua sudah siap para prajurit yang akan menjaga kita selama perjalanan juga sudah siap"kata paman.
"Kalau begitu kapan kita berangkat ayah" kata ku.
"Kita berangkat siang nanti, ayah masih ada beberapa urusan di sini lagian acara nya nanti malam kok"kata ayah ku.
Aku pun hanya menjawab dengan mengangguk setelah itu aku langsung keluar dari ruang pertemuan itu dan langsung menuju ketempat favorit ku yaitu perpustakaan sambil menunggu siang datang.
Beberapa menit kemudian akhirnya hari sudah siang dan Luna memangil ku untuk bersiap-siap pergi dengan sigap aku langsung membereskan semua buku-buku ku dan meletakkan nya di tempat semula kemudian aku berjalan menuju pintu keluar perpustakaan.
Setiba nya aku di luar istana, aku bisa melihat begitu banyak prajurit yang menunggang kuda berbaris dengan rapi dan tepat ditengah-tengah barisan itu terdapat kereta kuda yang cukup besar, di dalam nya ada kedua orangtua dan kakak ku sedang duduk, tenyata kehadiran ku sudah di ketahui oleh ibu, ibu yang melihat ku langsung melambaikan tangan mengisyaratkan untuk ku masuk ke kereta kuda, aku mulai berlari ke arah kereta kuda dan masuk ke dalamnya.
Perjalanan kami bisa di bilang lancar dan tidak punya hambatan sama sekali ayah, ibu dan kakakku sedang berbicara satu sama lain nya sedangkan aku sendiri tertidur di kereta kuda. karena perjalanan ini benar-benar memakan waktu yang lama sampai hari sudah menjelang malam.
"Rocye, bangun kita sudah sampai "kata kak Fina sambil menguncang tubuh ku.
"Ha....apa kita udah sampai " kata ku yang masih setelah sadar.
"Iya lihat lah ke luar "kata kakak ku.
__ADS_1
Aku pun langsung membuka tirai jendela nya dan mengeluarkan sedikit kepala ku untuk melihat seperti apa kerajaan itu.
Aku bisa melihat adanya tembok setinggi 5 meter yang terbuat dari batu dan di tengah nya terdapat gerbang dengan dua orang yang berdiri di depan nya, seperti nya itu adalah penjaga gerbang nya walaupun hari sudah malam tapi aku masih bisa melihat dengan jelas dari dalam kereta ini mungkin karena ada banyak lampu yang menerangi kerajaan.
Saat kereta kuda kami mendekati pintu gerbang itu, dua penjaga yang berjaga di depan langsung memberikan jalan untuk kami lewat seperti nya dia mengetahui siapa kami, itu Bagus karena aku enggak mau kalau mereka menyuruh untuk menunjukkan identitas lagi itu benar-benar membuang waktu.
Saat aku masuk ke dalam betapa terkejutnya aku melihat kerajaan ini ternyata sangat lah luas bahkan lebih luas dari kerjaan milik ayah ku, memang pantas kerajaan ini menjadi salah satu dari kerjaan besar di benua heaven, masih ada para penduduk yang berlalu lalang di sekitar kota ini padahal hari sudah malam.
Beberapa saat kemudian akhirnya kami sampai juga di istana white angel kingdom, ini benar-benar luar biasa istana ini sangat lah besar bahkan 3 kali lipat dari istana ayah ku, di saat aku sedang melamun tiba-tiba datang lah seorang prajurit yang berpakaian lengkap berlari ke arah kami, prajurit itu langsung membukan pintu kereta kuda kami dan mempersilakan kami untuk masuk ke istana.
Kami pun mulai keluar dari kereta kuda dan masuk ke istana, setelah masuk aku bisa melihat ada begitu banyak orang yang berpakaian bangsawan sedang asik ngobrol antara satu dan lainnya. jujur perayaan ini terlalu mewah untuk sekedar acara ulang tahun, aku penasaran di mana teman-teman ku berada, apa kah mereka di undang juga? Tidak mungkin kalau mereka tidak di undang kan? aku yakin pasti mereka ada di sekitar sini.
"Yo...... Wildan apa kabar kenapa lama sekali kau datang " secara tiba-tiba ada seseorang yang memanggil nama ayah ku, sontak aku langsung melihat ke arah sumber suara tersebut.
"Wahh..... Ternyata kau Farel, pesta ulang tahun anak mu sangat meriah ya"kata ayah ku.
"ngomong-ngomong anak tertua mu mana wildan? "
"Maksud mu itu rika ya, saat ini dia berada di academy dan menjadi salah satu guru sana"kata ayah ku.
"ya putra tertua ku juga menjadi guru di sana "kata Raja Farel.
" apa?!!...benarkah?.. Kenapa kau tidak bilang pada ku" kata ayah ku.
"hahaha.....aku juga pada awalnya kaget, tapi sepertinya dia kesana karena mau bertemu putri mu" kata Raja Farel.
"bagitu ya.....sepertinya dia menyukai putri ku hahaha......"
__ADS_1
Sepertinya ayah ku dan raja Farel adalah teman dekat, terlihat dari cara mereka tertawa bahkan mereka tidak menggunakan kata- kata formal untuk berbicara satu sama lain.
"Kalau ini adalah anak kedua ku nama nya Fina Julia Pratama dia sekarang sudah menjadi seorang ahli medis dan mempunyai rumah sakit nya sendiri "
"Itu berarti kamu sangat Bagus dalam hal penyembuhan ya " kata Raja Farel.
"Iya, Raja saya biasa di bilang cukup ahli dalam hal penyembuhan "kata kak Fina.
"Tidak usah terlalu formal panggil aja aku dengan sebutan paman, itu karena aku dan ayah kalian sudah berteman lama dan aku sudah menganggap kalian seperti keponakan aku sendiri "kata Raja Farel sambil tersenyum.
'hmm....sudah ku duga'
"Baiklah,terimakasih paman"kata kak Fina.
"Baiklah dan ini adalah anak laki-laki kami satu-satunya bernama Rocye pratama "kata ayah ku sambil memegang pundak ku.
"Salam kenal paman Farel"kata ku sambil membungkukkan tubuh ku.
"Wahh.... Jadi kamu anak laki-laki wildan, umurmu berapa tahun"kata Raja Farel.
"Aku berusia 15 tahun paman "
"Ohh.... Berarti usia kamu sama dengan putriku ya"kata Raja Farel.
"Oh.. Iya di mana putrimu berada Farel" kata ayah ku.
"Dia lagi bersama dengan gurunya,tunggu sebentar ya aku akan menyuruh orang untuk memanggil kan Putri ku"kata Raja Farel.
Akhirnya Raja Farel memanggil seorang pelayan untuk memanggil kan putrinya yang saat ini sedang bersama guru nya, setelah beberapa saat akhirnya dia datang juga dan di belakang nya terdapat seorang pria yang berjalan berdampingan dengan nya.
__ADS_1
"Ada apa ayah memanggil ku "kata nya sambil berjalan ke arah kami.
Bersambung_