Strong Prince A With Cheat System

Strong Prince A With Cheat System
renacana pembangunan panti asuhan


__ADS_3

Setelah beberapa menit akhirnya kak Fina dan Roni datang, kak Fina langsung berjalan ke arah Nia berada dan memeriksa keadaan nya saat ini.


"Hmmm.... Sekarang dia sudah membaik, aliran mana nya juga sudah mulai stabil. aku akan mambawanya ke rumah sakit terdekat untuk memeriksanya lebih lanjut dan memberikan nya obat untuk memperkuat sistem syaraf nya. karena dia sudah lama tidak mengerakkan tubuhnya yang membuat sistem syaraf nya melemah, aku sarankan untuk sering-sering ajak dia berjalan ya"kata kak Fina.


"Terimakasih karena sudah membantu adikku tuan" kata Kris.


"Itu bukan masalah kita ini adalah makhluk sosial memang sudah harus saling membantu "kata ku.


"Ya itu benar tapi kondisi dari anak ini cukup baik dan tidak separah yang di bilang tuan Roni "kata kak Fina sambil memegang dagu nya.


"Haha.... Itu karena aku yang menyembuhkan nya dengan skill heal ku" kataku sambil menggaruk tengkuk ku.


"Benar kah? kamu punya skill penyembuhan Kalau begitu kamu boleh kan membantu kakak saat kita kembali ke kerajaan, kebetulan kakak membutuhkan asisten untuk membantu menyembuhkan pasien di rumah sakit nanti, kalau ada kamu jadi kakak tidak perlu mencari asisten lagi"kata kak Fina dengan senang nya.


"Ehh..... Haha... Baiklah kak"kataku dengan senyum yang di paksa kan.


Roni yang melihat ku langsung tertawa walaupun tidak kencang tapi aku masih bisa mendengar suara tertawa nya itu, aku pun langsung menatap nya dengan tajam. dia yang menyadari tatapan ku itu langsung berhenti tertawa dan memalingkan mukanya ke arah lain, aku hanya menghela nafas dan berjalan ke arah Kris berada.


"Sekarang kau tidak perlu khawatir lagi tentang adik mu dan kalau aku boleh tanya dimana kedua orangtua mu Kris? "


Aku sedikit penasaran ke mana ke dua orangtua mereka soalnya dari tadi aku tidak melihat nya sama sekali, setelah aku menayakan itu dia langsung menundukkan kepalanya dengan ekspresi sedih yang terpancar di wajah nya. Apakah terjadi sesuatu dengan kedua orang tua nya?.


"Ayah ku pergi bekerja sekitar 2 Bulan yang lalu tapi sampai sekarang ayah ku tidak pulang juga, bahkan memberikan kabar sama sekali jadi terpaksa ibu ku yang berkerja sebagai penjahit di toko yang berada di pusat kota 3 minggu yang lalu tapi tiba-tiba ibu jatuh sakit dan tidak lama setelah itu ibu ku meninggal. sekarang aku lah yang bekerja sebagai menyemir sepatu untuk mencukupi kebutuhan aku dan adik ku"


Kami yang mendengar cerita nya langsung merasa kasihan kepada mereka berdua, Kris harus menjadi tulang punggung keluarga di usia nya yang masih di bawah umur untuk mencukupi kebutuhan adiknya.


"Ah... Maaf karena aku menayakan hal itu aku tidak bermaksud mengungkit masalah mu dan membuat mu sedih"kata ku sambil menggaruk tengkuk ku.


"Tidak apa-apa tuan, malahan aku senang karena tuan sudah membantu adikku yang merupakan anggota keluarga ku satu-satunya" kata Kris sambil tersenyum.


'Dia anak yang kuat'kata ku dalam hati.


"Tapi kemana ayah mu berkerja sampai dia tidak pernah memberi kabar sama sekali "kata Roni.


"Sekitar 2 bulan yang lalu kami kedatangan bangsawan yang kata nya akan memberikan pekerjaan kepada orang-orang yang berada di sekitar sini, dia menjanjikan pekerjaan yang Bagus dengan gaji yang banyak jadi semua orang dewasa yang berada di sini berbondong-bondong mendaftar kan diri termasuk ayah ku tapi setelah mereka pergi untuk bekerja kepada bangsawan itu bahkan sampai sekarang mereka semua belum memberikan kabar sama sekali. kepada keluarga mereka masing-masing termasuk aku, aku tidak tahu ayah di mana sekarang hiks.... Hiks... "Kata Kris dan mulai menangis.


Kami yang tidak tega berusaha menghibur nya supaya tidak menangis lagi dan aku baru tahu alasan kenapa di sini rata-rata anak-anak semua ternyata ini semua ulah bangsawan itu, aku yakin mereka pasti sudah ditipu oleh bangsawan tidak tahu malu. itu lihat saja kalau aku menemukan nya, aku akan langsung menghajar nya sampai mati.


"Kalau boleh tahu siapa bangsawan itu, apa kau mengingat nya? "


"Aku tidak tahu tapi dia seperti nya bukan bangsawan dari kerjaan ini soalnya aku tidak pernah melihat nya"


"Bangsawan itu benar-benar keterlaluan aku akan menebas leher nya kalau aku melihat nya"kata Roni marah.

__ADS_1


"Aku merasa kasihan kepada anak-anak yang berada di sini mereka harus hidup sendiri tanpa orang tua mereka tapi kita tidak bisa melakukan banyak hal untuk masalah ini karena ini bukan kerajaan kita" kata kak Fina.


Apa yang di katakan kak fina ada benar nya, ini bukan kerjaan kami jadi kami tidak punya hak untuk ikut campur masalah kerajaan ini.


"Apakah di sini tidak ada yang namanya panti asuhan? "Kata Roni.


"Panti asuhan? Apa itu"kata kak Fina bingung.


"Yah seperti tempat untuk anak-anak yang terlantar "kata Roni.


"!!!"


Benar juga kenapa aku tidak memikirkan nya sama sekali, aku bisa memberikan saran kepada Raja Farel untuk membuat kan mereka panti asuhan dengan begitu anak-anak yang ada di sini bisa hidup dengan baik kan.


"Roni..!!! Itu ide yang Bagus, kita bisa memberi tahu kan ini kepada Raja Farel untuk membuat kan mereka panti asuhan"kata ku.


"Hmm....? Oh.... benar juga kita bisa memberitahu kan usulan ini kepada Raja"kata Roni dengan semangat.


"Kalau begitu ayo kita cepat kembali istana dan memberitahukan nya" kata ku.


"Ayo "


Sementara kak Fina dan Kris hanya bisa terdiam kerana mereka tidak tahu apa yang di bicara kan oleh kedua sejoli ini. Setelah itu Rocye berjalan kearah Kris berada dan sedikit menekukkan lutut nya untuk mensejajarkan tinggi mereka berdua.


"Ehh.... Ini terlalu banyak tuan, aku tidak bisa menerima nya"


"Tidak apa-apa ambil lah, kau juga harus membelikan adik mu makanan kan kau juga bisa membagi nya kepada teman-teman mu yang lain aku yakin kalian belum makan kan"kata ku sambil mengusap kepala Kris.


"Terimakasih tuan yang baik kalian sudah banyak membantu ku"kata Kris sambil tersenyum dan mengeluarkan air mata nya.


"Tidak udah panggil aku dengan sebutan tuan panggil saja aku kak Rocye, ini kak Fina dan kak Roni" kata ku sambil menunjuk kak Fina dan Roni.


"Hmm.... Sekali lagi terima kasih kakak-kakak "


"Kalau begitu kami pergi ya sampai jumpa "kata Roni sambil lambaikan tangan nya begitu juga dengan Rocye dan kak Fina.


"Sampai jumpa"kata Kris sambil melambaikan tangan nya.


Setelah beberapa menit mereka berjalan akhirnya sampai ke istana juga, tanpa berlama-lama lagi mereka langsung masuk untuk menemuin Raja Farel dan membicarakan tentang rencana mereka. Rocye dan Roni menemuin salah satu prajurit untuk menayakan keberadaan Raja Farel, prajurit itu berkata bahwa Raja saat ini berada di ruangan tempat singgasana nya berada. setelah mengetahui nya mereka bergegas berjalan menuju ruangan singgasana Raja.


Setelah menit saat akhirnya mereka sampai juga ke pintu yang super besar dan terdapat dua prajurit yang menjaga di depan pintu nya, mereka menghampiri prajurit itu dan bilang kalau ingin bertemu Raja. Prajurit itu hanya mengangguk, membuka pintu nya dan berjalan masuk ke sana untuk memberitahu sang Raja.


Setelah masuk Rocye bisa melihat Raja Farel sedang duduk di singgasana nya dan tepat di sebelah nya terdapat tempat duduk dimana ada ayah dan ibu Rocye berada seperti nya mereka sedang membicarakan sesuatu.

__ADS_1


"Rocye kamu sudah pulang bagaimana jalan-jalan nya apakah berjalan lancar "kata Raja Farel.


"Salam Raja Farel"kata kami bersama-sama sambil berlutut di hadapan nya layak nya seorang kesatria.


"Ah... Sudah aku bilang jangan panggil aku Raja, panggil aja aku dengan sebutan paman kan dan kalian tidak perlu berlutut seperti itu berdiri lah" kata Raja Farel.


"Maaf kan aku paman, aku hanya belum terbiasa "kata Rocye.


"Baiklah jadi ada apa kalian datang ke sini "kata Raja Farel.


"Begini paman saat kami sedang berjalan-jalan, kami tidak sengaja bertemu dengan anak yang meminta pertolongan untuk menyembukan adiknya yang sedang sakit jadi kami memutuskan untuk datang kerumah nya. saat kami tiba semua pemukiman yang ada di sana tidak layak untuk di huni lagi dan di sana juga terdapat banyak anak-anak yang yang terlantar dengan pakaian yang lusuh dan kondisi mereka juga cukup memprihatinkan kan" kata Rocye.


"Hah.... kau melihat nya juga ya, Emang benar ini juga masalah yang sedang kami hadapi tapi aku dan para bangsawan lainnya belum menemukan cara untuk mengatasi ini. aku juga menghawatirkan anak-anak itu"kata Raja Farel sambil memijat keningnya.


"Karena itu lah kami di sini ingin memberikan saran untuk mengatasi masalah ini Raja" kata Roni.


"Apa... Bagaimana mana cara nya tuan roni"kata Raja Farel.


"Dengan mendirikan panti asuhan paman" kata ku.


"Panti asuhan? "


"Ya dengan mendirikan panti asuhan anak-anak itu akan bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik, mereka akan di besar kan dan juga di didik untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi" kata ku.


"Ya kita bisa saja mendirikan nya tapi bukannya itu akan merugikan kerajaan juga karena harus membiayai kehidupan mereka semua " kata Raja Farel.


"Tentu tidak yang mulia selama di panti asuhan itu kita juga kan mengajari mereka bagaimana caranya mencari uang sendiri dengan menayakan pekerjaan seperti apa yang mau mereka lakukan saat sudah besar nanti dan mengajarkan mereka sesuai pekerjaan yang mereka inginkan jadi saat mereka sudah berusia 17 tahun. mereka sudah harus pergi dari panti asuhan itu dan dengan keahlian yang sudah kita ajarkan mereka pasti akan mudah untuk mendapatkan pekerjaan ataupun mendirikan toko mereka sendiri, tentu saja itu juga akan menguntungkan kerjaan dan juga kalau ada orang yang ingin mengadopsi meraka itu juga akan bagus jadi mereka bisa mendapat keluarga baru "kata Roni


"Hmmm.... Ide dari kalian berdua sangat Bagus dengan begitu kita bisa mengatasi masalah ini, terimakasih atas usulan kalian aku akan membicarakan nya kepada para bangsawan yang lain" kata Raja Farel.


"Wahh.... Aku tidak menyangka anak ayah pintar juga ya, ayah juga akan membangun panti asuhan di kerajaan kita juga"kata ayahku.


"Kau benar sayang anak kita sudah besar "kata ibu ku.


"Hehe.... Sebenarnya kalau bukan karena kak Roni pasti aku tidak akan pernah terpikir untuk melakukan nya"


"Ya udah kalau begitu pembicaraan kita sampai di sini dulu, karena aku ada sedikit pekerjaan lagi yang harus dilakukan "kata Raja Farel.


Kami hanya mengangguk dan mulai pergi meninggalkan ruangan singgasana itu.


Bersambung_


Halo ada yang kangen?....... Enggak ada ya? Ya udah:(

__ADS_1


Sampai jumpa di next chapter guys 🙂


__ADS_2