Strong Prince A With Cheat System

Strong Prince A With Cheat System
pemanggilan pahlawan


__ADS_3

Beberapa jam sebelum kejadian cahaya aneh


Roni pov_


"Hah..... Akhirnya selesai juga" kata ku. Benar-benar kejadian tidak terduga, aku tidak tahu kenapa goblin champions itu bisa keluar dari lantai nya tapi untung lah kami bisa melawan nya, mungkin yang di katakan rocye benar bahwa game ini mengalami bug sistem ya.... Tapi setidaknya aku memdapatkan sesuatu yang Bagus kan.


" iya, ehh....... Cika kamu enggak apa-apa kan"kata Rocye.


Aku yang mendengar itu langsung melihat ke arah Cika dan Rocye, aku sampai melupa kan Cika. dia hampir aja mati akibat lemparan batu itu untung aja ada rocye yang menolong nya.


"Enggak kok kalau kamu tidak menolong ku aku pasti mati" kata cika sambil menunduk kan kepala nya.


"Hahaha...... Enggak apa-apa kita kan teman satu party, oh.... Iya ini udah jam berapa? "


"01.13" kata sai dengan santai


"Waduh..... Udah malam banget aku logout duluan ya nanti aku bisa telat ke sekolah besok" kata rocye panik.


"Ok sampai jumpa di sekolah Rocye jangan telat ya" kata ku mengejek. Karena aku tahu kalau Rocye tidur pasti lama bangun nya, apa lagi ini udah larut malam.


"Iya-iya" kata nya. tanpa basa-basi lagi dia langsung logout dan meninggalkan kami.


"Ohh.... Iya kita belum mengambil item dari goblin champion itu"


"Ohh... Benar kita melupakan nya"kata John.


"Tapi bagaimana dengan Rocye, kita lupa memberitahu nya"kata Sai.


"Enggak apa-apa nanti aku memberikan kepada dia item yang cocok untuk nya"kata ku santai.


Kami akhirnya berjalan menuju tempat Goblin champion yang berhasil kami kalahkan, di situ banyak drop item yang berjatuhan sementara jasad goblin champion itu sudah menghilang. Kami mulai mengumut semua item nya, ada beberapa barang yang tidak berguna bagiku seperti daging goblin tapi aku tetap mengambil nya karena item itu bisa aku jual ke pedagang makanan.


Aku terus mengambil item yang jatuh, ternyata goblin itu memiliki banyak item juga sampai akhirnya aku menemukan item yang pas untuk ku.



Sumber: pinterest


[Pedang shimazu masamune (A)


Pedang yang dibuat langsung oleh masamune. Pedang ini mempunyai ketajaman dan daya tahan yang sangat luar bisa, sanjata ini juga mampu berubah menjadi gelang tangan jika tidak di gunakan dan mampu terbang kembali ke tangan seseorang yang di anggap nya sebagai master.]


Ya ampun..... Aku enggak menyangka goblin champions ini mempunyai senjata tingkat A, juga pedang ini bisa berubah menjadi gelang? Ini akan sangat menguntungkan jadi aku tidak perlu menyimpan nya di inventory, aku sangat beruntung bisa datang ke sini dan mengalahkan nya sebelum orang lain, mereka kebayakan melewati tutorial dan hanya sampai lantai 5 aja karena menurut mereka tutorial itu tidak terlalu berguna dan ingin segera berpetualang saja. mungkin kalau mereka tahu di sini ada senjata tingkat A pasti sudah menjadi rebutan orang-orang. aku harus menjadi master dari pedang ini, tanpa basa-basi aku langsung menyentuh pedang tersebut dan muncul sebuah notifikasi dari sistem.


[apakah anda ingin menjadi master pedang ini?]


[iya/tidak]


Tentu aja aku menjawab iya dan setelah menekan nya pedang tersebut berubah menjadi asap hitam dan menjadi gelang.


"Bagaimana mana kalian udah mendapatkan item yang cocok untuk kalian?" kata ku.


"Ya aku sudah, aku mengambil item taring goblin ini"kata John


"Kalau aku enggak ada satu item pun yang cocok dengan job ku" kata Sai.


"A-aku juga"kata Cika.


"Aku juga tidak menemukan item yang cocok untuk Rocye"kata ku.


"Ya... Mau gimana lagi, tapi aku udah mendapatkan item-item yang bisa kita jual ke kota dan hasil nya akan kita bagi rata gimana? "


"Ya aku enggak masalah tapi kita jual nya besok aja ini udah terlalu malam"kata Sai.


"Ok kita berpisah di sini ya" kata ku dan di sambut dengan anggukan mereka, akhirnya kami semua logout dari game itu. setelah keluar dari game aku langsung mematikan komputer nya, menyetel alarm dan setelah itu aku naik ke tempat tidur.


🌸🌸🌸


Ting..... Ting... Ting....


Terdengar suara alarm yang menandakan hari sudah pagi, Roni yang mendengar suara itu langsung mematikan nya dan bangun dari tidurnya, setelah itu dia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


30 menit berlalu dan aku sudah benar-benar siap ke sekolah, tapi entah kenapa aku sangat bersemangat untuk pergi ke sekolah padahal biasanya nya aku tidak sesemangat ini saat pergi ke sekolah, aku merasa berangkat ke sekolah hari ini sangat penting?


Aku membuang pikiran itu jauh-jauh dan mulai memakai masker ku berpamitan sama kedua orang tua ku dan keluar dari rumah.


Aku berjalan dengan santai menikmati angin pagi yang menyegarkan karena aku bagun cepat jadi aku enggak perlu takut terlambat tapi aku tidak tahu gimana dengan Rocye apakah dia udah bangun atau belum, ku harap dia tidak terlambat.


Setelah beberapa menit akhirnya aku sampai ke sekolah dan masuk ke kelas ku.


"Selamat pagi semua nya!!" kata ku dengan semangat.


"Selamat pagi Roni "kata teman-teman ku yang ada di kelas.


"Ya ampun pagi ini kau terlihat semangat sekali Roni"


"Iya aku lagi dalam mood yang Bagus hari ini"


"Ehh.....Habil kau main game central online juga enggak? "


"Enggak, soalnya aku enggak punya komputer atau laptop untuk main game itu Roni"kata nya.


"Ohh.... Begitu ya, kalau gitu aku duduk duluan ya"


"Ok"


Aku pun langsung duduk di bangku ku yang ada tepat di belakang meja Rocye, karena masih ada waktu sampai bel sekolah berbunyi aku pun membuka hp dan mendengar kan lagu menggunakan headset ku.


Saat lagi asik-asik nya dengerin musik tiba-tiba ada orang yang menepuk pundak ku setelah itu aku langsung menoleh ke arah orang tersebut.


"Ohh.... Yuspa ada apa? "Kata ku


"Ini aku mau mengembalikan buku yang aku pinjam dari mu"


"Oh... Ok"aku pun langsung mengambil buku dari tangan Yuspa.


"Heiii.... Roni hari ini kau ada acara enggak ya? "


"Enggak, emang kenapa? "


"Bagaimana kalau habis sekolah kita jalan-jalan"kata Yuspa sambil menunduk kan kepala nya, aku bisa melihat pipi nya yang memerah.


"Aku enggak mau, sebaiknya kau simpan aja energi mu untuk besok"


"Heh..... Kenapa?"


Dia bertanya sambil memiringkan kepalanya dan itu menambah kesan keimutan nya.


Ya........ampun dia sungguh imut kau tahu, Wajarlah aja aku bilang seperti itu bagaimana pun juga aku masih lah anak laki-laki yang dalam masa pertumbuhan, dia masih berdiri di situ seperti nya dia menunggu jawaban ku. Aku tidak tahan lagi melihat nya lama-lama dan akhirnya aku mulai bicara.


"Jangan menunjukkan wajah seperti itu lagi pada ku"


Aku pun memalingkan kepala ku ke arah lain untuk menghindari wajah imutnya itu.


"Ehh..!!! Apakah kamu membenci ku?! Hei, hei jawab aku Roni"


Dia berkata sambil menunjukkan wajah nya yang seperti habis di marahi orang tuanya aja, bukan hanya itu dia juga menarik kerah baju ku dan menguncang-guncang diriku.


Akhirnya akibat perbuatannya semua teman-teman ku melihat ke arah aku dan Yuspa, aku tidak mau ada ke salah paham di sini dan berusaha menyelesaikan nya.


"Ehh...!! Bukan begitu... "


"Terus kenapa kau menolak ajakan ku Roni kalau kau tidak membenci ku" katanya sambil menangis.


'Ohh.... Ya ampun jangan menangis dong mereka bisa-bisa jadi lebih salah paham gara-gara kamu'kata ku dalam hati.


Akibatnya Semua teman-teman ku menatap ku dengan tajam, terutama Habil dia menatap ku dengan tatapan pembunuh. Ya.... Ampun ini benar-benar merepotkan aja.


"Enggak.... Kok aku hanya bercanda tadi"


"Nanti sepulang sekolah kita jalan-jalan... Ok"kata ku.


"Eh... Benar kah? " dia langsung semangat saat aku bilang akan mengajak nya jalan-jalan. Dia sudah menyukai ku semenjak aku masih duduk di bangku SMP bahkan dia juga beberapa kali mengungkapkan rasa suka nya pada ku, tapi aku selalu menolak nya karena mempunyai hubungan itu sangat - sangat merepotkan dan aku mau fokus pada sekolah dulu setidaknya sampai aku tamat dan mempunyai pekerjaan yang Bagus. Masa depan ku jauh lebih penting sekarang, aku harus membahagiakan kedua orang tua ku dulu baru mencari pasangan itu lah prinsip ku.


" iya, jadi jangan nangis lagi ok" kata ku.


"Ok"dia langsung duduk di bangkunya yang berada tepat di sebelah ku.


Tring.... Tring..... Tring....


Bel masuk sekolah berbunyi dan para siswa/siswi duduk di bangku masing-masing dan sepertinya Rocye terlambat ke sekolah hari ini bahkan sampai bel berbunyi dia belum datang juga, sekitar 1 menit kami menunggu tapi guru matematika yang seharusnya masuk hari ini belum datang juga.


"Hei.... Bu guru kok enggak masuk-masuk ya? Biasanya mau itu hujan badai sekalipun guru matematika pasti tetap datang " kata habil heran.


"Mungkin ada rapat mendadak kali"kata ku.


"Mungkin"


Saat kami sedang mengobrol satu sama lain tiba-tiba ada cahaya terang yang muncul dari lantai kelas kami, asal cahaya itu dari sebuah ukiran rune rumit yang yang memenuhi seluruh lantai di kelas.

__ADS_1


Semua orang mulai panik dengan apa yang terjadi tapi ada juga orang yang memperhatikan rune itu dengan tatapan aneh termasuk aku.


"Wahh..... Apa yang terjadi?! "Kata Habil.


"Entah lah sebaiknya kita keluar dari kelas aja"kata seorang siswa mengusulkan.


"Kau benar, ayo kita keluar "sambung siswa lainnya. Dengan tergesa-gesa mereka berlarian menuju pintu keluar kelas, tapi saat mereka mau membuka pintu tersebut malah tidak bisa di buka seakan di kunci dari luar.


"Ehh....!! Terkunci!! "Kata seorang siswa dengan panik.


"APA!!! "semua orang di kelas panik dan coba mendobrak pintunya tapi tidak terjadi apa-apa, bahkan ada siswa yang berteriak meminta pertolongan berharap ada yang datang. sedang kan Aku mencoba melihat dari jendela siapa tahu ada orang yang lewat, saat aku mengintip aku melihat Rocye berlari ke sini dengan tergesah-gesah. Aku pun bernapas lega dan mencoba memanggil Rocye.


" Rocy....."


Belum sempat aku memanggil nya, rune yang berada di lantai mulai mengeluarkan cahaya aneh, cahaya nya terang dan semakin terang bahkan sampai membuat ku menutup mata dengan kedua tangan ku.


Beberapa saat kemudian cahaya itu mulai redup aku pun berusaha membuka mata ku, pandangan ku masih kabur karena cahaya aneh itu. bahkan aku sampai mengedipkan mataku beberapa kali, sampai akhirnya aku bisa melihat dengan jelas. tapi kenapa pemandangan nya berganti?


Kami yang awal nya berada di kelas kini berada di tempat yang luas dan megah terlihat seperti istana. di bawah kaki kami terdapat rune yang sama saat kami di kelas, hanya saja sekarang di sekeliling kami ada sekitar 25 orang yang mengunakan jubah hitam dan membawa tongkat yang aneh, apakah mereka lagi cosplay ya?


"EHH...!!! DIMANA INI?!! "


"APA YANG TERJADI?!!! "


"Kenapa mereka memakai pakaian yang aneh, apakah ada pertunjukkan dadakan?! "


Semua siswa/siswi mulai berteriak panik dengan apa yang terjadi, jujur saja itu membuat telinga ku sakit tapi aku tidak bicara apapun karena aku tahu situasi mereka saat ini.


"TENANG LAH SEMUA NYA"


Aku mendengar teriakan dari seorang pria yang berpakaian aneh, aku terus melihat ke sekeliling sampai akhirnya pandangan ku berhenti pada seseorang yang duduk dengan santai di singgasana.


Keributan yang tadi sempat memekakkan telinga kini mulai tenang akibat suara teriakan dari pria misterius itu, tak lama kemudian orang yang ada di singgasana mulai berdiri dan berbicara.


"SELAMAT DATANG DI DUNIA FORESTIA PARA PAHLAWAN, AKU ADALAH RAJA FAREL ANARGYA DI ZELDA DARI KERAJAAN WHITE ANGEL KINGDOM "pria itu berbicara dengan suara besar dan sedikit serak.


Kami masih terdiam untuk beberapa saat karena masih tidak percaya apa yang terjadi di sini, sampai akhirnya salah satu dari kami mulai berbicara.


"Boleh kami tahu, kenapa Raja membawa kami ke sini? "Kata Reza yang merupakan ketua kelas kami.


"Aku meminta bantuan kalian untuk mengalahkan Raja iblis yang sebentar lagi terbangun dari tidur panjang nya karena segel yang mengurung Raja iblis itu mulai melemah"kata Raja itu dengan nada serius.


"Apa?! jadi kami harus mengalahkan Raja iblis itu, bagaimana cara kami mengalah kan nya sementara kami cuman siswa biasa? " kata Reza.


"Ya, itu benar gimana cara kami mengalakan nya? "Kata para siswa bersama-sama.


"Tenang saja para pahlawan, kalian mempunyai kekuatan untuk melawan Raja iblis itu. Coba buka status kalian di sana akan di tampil kan kekuatan yang para pahlawan miliki"kata Raja ferel.


"Hmm..... Status? Gimana cara kami membuka nya? "Kata ku, Karena aku juga penasaran dengan status ku.


"Cara nya cukup gampang, kalian tinggal berkata 'buka status' maka status kalian akan muncul"


Aku masih tidak percaya bahwasanya dunia yang penuh dengan pedang dan sihir itu ada. seperti cerita fantasi dari novel,komik,dan anime yang aku lihat, Tanpa berlama-lama lagi aku langsung membuka status ku dan melihat nya.


[Status]


Nama   : RONI JUNAIDI


Ras       : Manusia


Umur    :16


LV         : 100


Job       : Swordman


Gelar    : the brave, Strongest Hero


Hp : 100.000


Mp : 100.000


STR : 3500


AGI : 3500


VIT : 3500


INT : 2254


DEX : 3500


LUCK : 70


[Skill]


Sword mastery, two handed sword mastery, bash, Concentrate,Restrain, wave slash, spirit aura, triple slash, holy attack, defensive blade, Thrust, quick slash, sword dance of death fire.


[Item]


Pedang shimazu masamune (A)


"?!!"


'Apa-apaan status ini, bagaimana bisa start level aku langsung 100 bukannya level 1? bahkan gelar dan item yang aku dapat dari game central online juga ada di sini' kata ku dalam hati.


Ini memang mirip status ku yang ada di game itu, hanya saja status ku saat ini 2 lipat lebih besar dari status ku dulu dan juga ada tambahan di skill dan gelar ku, apa yang sebenarnya terjadi? ini benar-benar tidak masuk akal.


Aku tengelam dalam pikiran ku saat ini, sampai akhirnya terdengar suara seseorang yang membuyarkan pikiran ku.


" baik lah para pahlawan, apakah kalian udah melihat status kalian masing-masing? "Kata sang Raja.


"Ya kami sudah melihat nya"kata semua siswa.


"Apakah kalian tidak keberatan kalau kami melihat status kalian juga, ini bertujuan untuk menentukan latihan sesuai dengan job kalian"kata Raja dengan sopan.


"Ya kami tidak keberatan"kata para siswa.


Ini lah saatnya untuk melihat status teman-teman ku, aku penasaran apa hanya aku yang status nya kayak gini atau enggak.


Prok.. Prok..


"Tolong bawakan benda itu"perintah sang Raja sambil menepuk kedua tangannya.


Prajurit yang mendengar perintah itu langsung pergi dan setelah beberapa saat prajurit itu kembali dengan membawa sebuah meja yang di atas nya terdapat bola kristal berwarna putih.


"Dengan bola kristal ini kami akan bisa melihat status kalian para pahlawan"kata sang Raja dengan sopan.


"Baik lah, siapa yang akan maju terlebih dahulu"kata raja.


Awal nya kami bingung siapa yang maju terlebih dahulu sampai akhirnya kami membuat kesepakatan untuk menggunakan absen sebagai urutan.


Mereka maju satu persatu secara berurutan sesuai dengan absen kelas kami sampai akhirnya menyisakan Reza, aku, Habil, dan Yuspa.Tapi yang aneh nya kenapa setiap siswa yang maju semua starts levelnya selalu 1? Apakah benar-benar cuman aku yang dilevel 100, aku tidak boleh menyimpulkan ini dulu karena aku belum melihat status teman-teman ku yang tersisa.


Selanjutnya giliran Reza untuk maju ke depan, dia meletakan tangannya di bola kristal itu. Cahaya mulai muncul beberapa saat setelah memegang bola kristal sampai akhirnya cahaya itu mulai meredup dan memperlihatkan status nya.


[Status]


Nama   : REZA SAPUTRA


Ras       : manusia


Umur    :17


LV         : 1


Job       : Archer


Gelar    : Hero, the accurate one


Hp : 1200


Mp : 9000


STR : 3300


AGI : 4400


VIT : 2700


INT : 130


DEX : 3400


DEF : 800


LUCK : 40


[Skill]

__ADS_1


Arrow Rain, Swift Step, Muti Shot, Full Draw, Oblique Shot, Kneeling Shot, Heavy Shot, Twin Arrows,arrow of light.


"Oh..... Ternyata tuan Reza adalah Archer, jadi anda bisa jadi penjaga belakang untuk party pahlawan dengan skill-skill jarak jauh anda,anda bisa menjadi seorang Archer yang hebat di masa depan"kata Raja senang.


"Terimakasih" kata Reza dengan semangat.


'Hmm.... Jadi Reza seorang Archer, status nya tinggi juga'kata ku dalam hati.


"Roni! " tiba-tiba ada seseorang yang memanggil nama ku dari belakang, aku pun berbalik untuk melihat orang yang memanggil ku itu.


"Hmm.... Ya ada apa Yus? "


"Kau tidak maju? Sekarang kan giliran mu"kata Yuspa mengingat kan.


"A-hahaha.... Aku maju terakir aja, kalian maju aja duluan" gimana kalau mereka melihat status ku yang tidak masuk akal ini. aku yakin mereka akan sangat terkejut, mana aku enggak bisa menyembunyikan status ku lagi, jadi akan lebih baik kalau aku maju paling akhir.


"Baiklah kalau begitu aku maju duluan ya"kata Yuspa sambil tersenyum.


"Hahaha..... Iya silahkan"


Tanpa basa-basi lagi Yuspa langsung meletakkan tangannya di bola kristal itu dan beberapa saat kemudian muncul lah status milik nya.


[Status]


Nama   : YUSPA NANDA


Ras       : Manusia


Umur    :16


LV         : 1


Job       : cleric


Gelar    : Hero, great cleric


Hp : 1100


Mp : 9500


STR : 110


AGI : 160


VIT : 270


INT : 120


DEX : 340


DEF :200


LUCK : 40


[Skill]


Heal, Cure, Safety Zone, Deprocted Zone,Divine Might, Fade,Guardian Saint,light magic. 


Kuat!! Hp dan Mp nya benar-benar tinggi tapi ketahanan, serangan, dan kelincahan benar-benar kurang, yah...wajar sih job nya berfungsi sebagai support.


"Wahh.... Status nona Yuspa juga hebat, kemampuan mu bahkan lebih tinggi dari cleric yang ada di kerajaan ini"puji Raja.


"Terimakasih Raja"kata Yuspa sambil membungkukan badannya.


"Baiklah siapa selanjutnya"


"Saya yang mulia" kata habil.


Dia pun maju kedepan sama seperti sebelumnya dia meletakan tangannya ke bola kristal dan beberapa saat kemudian status nya pun muncul.


[Status]


Nama   : HABILLAHI


Ras       : Manusia


Umur    :16


LV         : 1


Job       : assasin


Gelar    : Hero, silent assailant


Hp : 1100


Mp : 4400


STR : 1400


AGI : 1900


VIT : 270


INT : 100


DEX : 342


DEF :400


LUCK : 40


[Skill]


Illusion magic, stab, presence detection, stealth, fast blades, assassinate, vanish,


night vision.


"Wow.... Hebat sekali status anda benar-benar tinggi untuk seseorang yang mempunyai job assasin"kata Raja dengan semangat.


Tinggi!! Kebanyakan skill yang dia miliki berhubungan dengan job nya seperti stealth untuk mengendap-endap dan Illusion magic untuk melarikan diri,Tapi tetap aja cuman aku yang statusnya tidak wajar di sini. Aku hanya menghela nafas aja.


"Baiklah tinggal satu pahlawan lagi yang belum kami lihat status nya, tuan pahlawan silahkan maju"


Mau enggak mau aku pun mengikuti perkataan nya dan mulai maju ke depan meletakkan tangan ku ke bola kristal, beberapa saat kemudian bola kristal itu mulai bercahaya hanya saja cahaya nya jauh lebih terang dari pada teman-teman ku saat mereka mengecek status nya. Perlahan-lahan cahaya itu mulai redup dan menampilkan status ku yang tidak masuk akal itu.


"APA!!!" 


Sudah aku duga Mereka semua akan berteriak karena melihat status ku yang tidak normal ini, mareka terdiam tidak berkata apa-apa sama sekali seakan tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.


'S-status yang luar bisa, mungkin kami mempunyai harapan untuk mengalah kan Raja iblis itu dengan bantuan nya'kata sang Raja dalam hati.


"Tuan Roni anda mempunyai status yang luar biasa, anda adalah pahlawan terkuat yang pernah saya lihat"kata Raja itu dengan semangat.


"Ohh.... Terimakasih"


"Baiklah tuan pahlawan, anda boleh kembali"


Aku pun kembali ke tempat teman-teman ku, saat sampai mereka langsung menanyaiku dengan berbagai pertanyaan, aku hanya menjawab kalau aku juga tidak tahu.


"Karena semua nya sudah melakukan pengecekan status,pelayan kami akan mengantar para pahlawan ke kamar masing-masing, kalian bisa beristirahat di sana karena besok kita akan memulai latihannya"


"Raja sebelum kami pergi bisa kah aku menayakan sesuatu? Kata ku


"Tentu saja tuan roni, apa yang ingin anda katakan"


"Bisakah kami kembali lagi ke dunia kami saat kami berhasil mengalahkan Raja iblis itu? "


"Aku tidak tahu, kami belum menemukan cara bagaimana mengembalikan kalian ke dunia kalian lagi"


"Tapi aku akan berusaha untuk mencari caranya sebisa ku"kata Raja.


"Hah.... Kalau begitu kami pamit yang mulia"


"Baiklah"


Setelah itu kami di antar oleh para pelayanan itu ke kamar kami masing-masing, harus aku akui istana ini sangat besar kalau tidak ada pelayan yang mengantar ku sudah pasti aku akan tersesat.


"Ini kamar mu tuan"kata pelayan itu sambil membuka pintunya.


"Terimakasih"


Dia hanya mengangguk dan pergi meninggalkan aku sendiri setelah itu aku masuk ke kamar dan duduk di atas kasur.


"Hah..... Aku harus mencari cara bagaimana supaya kami bisa kembali lagi"


"Ngomong-ngomong Rocye sedang apa ya"


Karena aku lelah Pada akhirnya aku merebahkan badan ku ke kasur dan tertidur.

__ADS_1


Bersambung_


__ADS_2