Strong Prince A With Cheat System

Strong Prince A With Cheat System
Renkarnasi


__ADS_3

Saat ini aku sendang berada di ruangan yang gelap, aku tidak bisa mendengar apapun hanya keheningan yang ada di sini. Aku tidak tahu sekarang aku ada di mana Sampai secara tiba-tiba ada sebuah cahaya yang berada beberapa meter di depan ku, aku yang melihat nya mulai berlari ke arah cahaya tersebut karena aku enggak mau berada di ruangan ini lebih lama lagi. namun tiba-tiba aku mendengar suara yang berasal dari cahaya itu yang membuat ku berhenti berlari.


"Nyonya, kepala nya sudah keluar ayo berusaha lebih keras lagi "


"I-iya"


Tiba-tiba aku mendengar suara wanita yang berasal dari cahaya itu dan apa maksud nya dengan kepala nya sudah keluar?, kepala siapa yang sudah keluar?? lalu aku mengingat apa yang di katakan oleh dewa sebelum nya dimana aku akan di renkarnasi di dunia bernama forestia, apakah aku sedang dalam proses persalinan?


Apa pun itu yang penting aku harus keluar dari sini secepatnya, aku pun mulai lanjut berlari dan semakin lama cahaya itu semakin terang bahkan aku sampai harus menyipit kan mata ku dan meletakkan tangan ku ke dahi untuk mengurangi cahaya yang masuk ke mata ku, walaupun begitu aku tetap melanjutkan langkah ku tanpa mengurangi kecepatan sama sekali.


"Selamat nyonya, anda melahirkan anak laki-laki yang sehat"


"Benar kah"


Akhirnya aku sudah keluar dari ruangan hitam itu dan sekarang ini aku bisa melihat seorang wanita yang sedang mengendong ku, aku pun mulai melihat sekeliling tempat ini dan aku bisa melihat dinding bagunan ini seperti di abad pertengahan, aku juga melihat ke arah kanan ku di sana terdapat wanita yang berbaring lemah di kasur sepertinya dia lah ibu baru ku.


"Hmmm..... Kenapa dia tidak menangis atau memberi respon sama sekali "


Wanita yang menggendong ku itu pun mencubit pipi ku sedikit, aduh...... Bagaimana kau bisa mencubit pipi anak yang baru lahir? apa dia tidak tahu kalau kulit bayi itu sensitif, bidan macam apa sih dia.


"Bisa kah kau membawa nya ke mari aku ingin melihat nya"kata wanita itu dengan lemah.


" baiklah nyonya"


Kemudian bidan itu berjalan ke arah wanita yang ada di kasur dan memberikan ku ke padanya, wanita itu dengan sigap langsung menjulurkan tangan nya dan sekarang aku sudah berada di gendongan nya.


[Instalasi sistem]


[1]


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


[100]


[Instalasi selesai]


Tiba-tiba saja aku bisa mendengar suara seperti anak laki-laki berada di dalam kepala ku, sontak itu membuat ku kaget dengan apa yang terjadi.


'S-siapa itu' kata ku dalam hati.


[Jangan takut master, aku adalah Ai sistem yang di ciptakan oleh dewa Artur untuk membantu master selama di dunia ini]


'Ahh..... Jadi kau lah pemandu yang di bicarakan oleh dewa itu ya'kata ku.


[Iya master]


Saat aku sedangkan asik berbicara dengan sistem tiba-tiba datang lah seorang pria dari pintu dan berlari ke arah wanita yang lagi berbaring di kasur.


"Bagaimana? Apa sudah lahir "kata pria itu.


"Iya dia adalah anak laki-laki yang sehat"


Aku bisa melihat seorang pria yang mengenakan pakaian bangsawan abad pertengahan dengan mengenakan sebuah mahkota di kepalanya sepertinya dia adalah ayah ku.


"iya aku juga beryukur akhirnya kita memiliki anak laki-laki, tapi Kita akan mengasih nama apa padanya? "kata wanita itu.


"Hmmm...... Bagaimana kalau kita namakan dia rocye pratama saja"kata pria itu dengan semangat.


"Bagus juga nama itu"kata wanita yang mengendong ku.


Apa?!! Nama aku kenapa sama dengan nama di kehidupan ku sebelum nya... tidak ada nama lain apa ya??


"Selamat datang ke dunia ini, anakku Rocye"kata wanita itu.


Aku bisa melihat nya tersenyum sambil menetes kan air mata namun itu bukan air mata kesedihan melainkan air mata kebahagiaan sepertinya dia senang karena sudah melahirkan ku.


"Akhirnya dia menangis juga, aku khawatir dia tidak memberikan respon sebelum nya"kata bidan itu.


"Terimakasih dewa kau telah memberikan aku anak yang sehat, aku akan selalu memberikan kebahagiaan untuk mu Rocye"kata wanita itu sambil memeluk ku dan menangis.


Iya ibu... Aku juga akan memberikan hal yang sama pada mu, aku pun mulai menangis lebih keras lagi karena perkataan nya tadi, dewa kau telah memberikan kan aku kesempatan ke dua dan aku berharap di kehidupan ini bisa membuat ku merasa kan indahnya kasih sayang kedua orangtua yang aku tidak bisa dapatkan di kehidupan ku sebelum nya, aku sangat bersyukur pada mu dewa terimakasih banyak.


setelah acara nangis- nagisan tadi, aku diberi asi dan letakkan di ranjang bayi yang berada di tepat di sebelah ibu ku.tidak lupa mereka mengganti pakaian ku dan juga aku mengenakan pampers yang terbuat dari kain yang cukup tabal.

__ADS_1


Aku tidak tahu harus apa sekarang, aku tidak bisa mengerakan badan ku sama sekali sampai akhhirnya aku memutuskan berbicara dengan sistem yang di berikan padaku. Sampai di tengah membicaraan kami tiba-taba aku merasakan sesuatu, pampers yang aku kenakan tiba-tiba menjadi basah dan itu membuatku tidak nyaman sampai akhirnya sistem memberitahu ku.


[sepertinya anda mengompol master]


'iya aku tahu...tapi aku harus apa..?? Aku tidak bisa mengerakkan tubuh ku sama sekali' kata ku pada sistem.


[anda tinggal menagis saja master,setelah itu biar orang tua master yang mengurusnya]


'kau pikir itu mudah hah.....aku adalah pria sejati yang berusia 20 tahun dan kau meyuruh ku untuk menagis?? Itu akan merusak harga diri ku tahu' kata ku tidak terima.


[tapi kalau master tidak melakukan nya maka masalah ini tidak akan selesai]


sial.....dulu aku bertanya-tanya kenapa aku tidak bisa mengingat apapun saat bayi dan tiba-tiba sudah spawn saat TK, sekarang aku tahu bahwa ini memalukan, kenapa aku harus mengulang dari bayi (◞‸◟ㆀ).


[sudah lah terima saja master, ayo semangat Ψ(≧ω≦)Ψ]


'dasar sistem sialan....┌( ◕ 益 ◕ )ᓄ'


Aku pun akhirnya pasrah dan mulai menagis, hal itu membuat ibu yang berada di sebalah ku manjadi khawatir, ibu langsung memanggil bidan untuk mengecek ku karena ibu sendiri tidak bisa bergerak pasca melahirkan. Setalah itu langsung di bawa ke meja dan di sana bidan itu melepas pampers ku dan menggantikannya dengan yang baru tidak lupa sebelum itu aku di pakaikan bedak di pantat ku dan itu benar- benar sangat memalukan.


Skip_


Dua tahun kemudian


Saat ini aku senang berada di kamar ku yang berukuran sangat besar untuk seorang balita seperti ku, aku sendiri sedang berada di ranjang tempat tidur ku yang diberi pembatas yang cukup tinggi supaya aku tidak bisa berkeliaran ke sana dan kesini, sudah dua tahun terlewati walaupun aku masih belum tahu sejarah dunia ini, tapi setidaknya aku mengetahui tentangan dimana aku berada.


Aku adalah seorang pangeran dari kerjaan kecil bernama zerav, nama ayahku adalah Wildan Emardi pratama dia merupakan seorang Raja di kerjaan ini. sedangkan ibu ku bernama Emilia Rifani tapi karena ibu ku itu sudah menikah dengan ayah nama belakang ibu pun di ubah menjadi emilia rifani pratama, aku juga mempunyai dua orang kakak perempuan. Kakak perempuan pertama ku saat ini saat ini berusia 16  tahun bernama Rika Arvina Pratama dan sedang sekolah di akademi sihir walaupun aku tidak tahu nama akademi nya apa, sedang kan kakak ku yang ke dua berusia 5 tahun bernama Fina Julia pratama. aku dan kakak ku itu sering bermain bersama, semantara aku adalah anak terkahir dari keluarga ini. kehidupan ku dengan keluarga baru bisa dibilang cukup harmonis ibu ku akan selalu datang untuk melihat ku bahkan membaca kan aku sebuah cerita. terkadang ayah juga bermain dengan ku saat dia mempunyai waktu luang dan itu membuat ku senang karena setidaknya mereka masih perduli pada ku dan menyempatkan diri untuk datang dan melihat ku.


Aku benar-benar sudah tidak tahan lagi di ranjang ini lebih lama, sampai akhirnya aku sudah membulat kan tekat untuk keluar dari ranjang yang menyebalkan kan ini, aku mulai memanjat untuk bisa keluar dari ranjang ini walaupun memerlukan banyak usaha karena pembatas ranjang bayi ini terlalu tinggi namun tidak menjadi halangan bagi ku untuk memanjat nya sampai beberapa saat kemudian akhirnya aku bisa keluar juga, sebelum pergi aku melihat ke kanan dan kekiri guna memeriksa apakah ada alat yang bisa aku gunakan untuk membuka pintu dan aku menemukan sebuah kursi kecil yang bisa aku gunakan. aku pun berjalan ke arah bangku kecil itu untung saja aku sudah bisa berjalan di usia ku yang baru beranjak 2 tahun. Aku pun membuka pintunya dengan mengunakan kursi kecil sebagai alas untuk ku supaya bisa menggapai gagang pintu, setelah terbuka aku pun keluar dan berbelok ke kiri yang dimana perpustakaan berada, namun baru juga beberapa langkah aku berjalan tiba-tiba ada suara perempuan yang memanggil ku.


"Tuan muda bagaimana kamu bisa keluar dari ranjang "kata wanita itu sambil berlari. Dia adalah pelayan yang di tugas kan untuk mengurus ku selama orang tua ku sibuk.


'Yah ketahuan deh' kata ku dalam hati.


Dia pun akhirnya mengendong ku dan membawa ku kembali ke kamar namun aku menolak dengan cara menangis dan memberontak dari gendongannya.


"Kenapa? Tuan muda tidak mau ke kamar "kata nya


Aku pun langsung menjawab dengan mengangguk karena bagaimana pun juga aku tidak mau kembali ke tempat yang menyebalkan itu lagi.


"Baiklah kalau begitu kita ke Taman saja ya"


Aku pun mengangguk dengan semangat mendengar perkataan nya, setelah itu dia pun mulai berjalan membawa ku ke Taman yang berada di bagian belakang istana.


Bersambung_

__ADS_1


__ADS_2