Strong Prince A With Cheat System

Strong Prince A With Cheat System
Dimas VS Demonic Knight


__ADS_3

sial kenapa ada lagi yang datang? dan sepertinya pria itu lebih kuat dari necromancer tadi, pria itu menggunakan armor hitam dan juga memiliki aura hitam yang pekat. Apakah dia seorang demonic?


Iya itu sudah pasti hanya ras demon yang memiliki aura kegelapan, berhubung benua demonia adalah benua yang di penuhi oleh mana kegelapan. para demon di sana hanya bisa mempelajari mana kegelapan saja kerena itu kami bisa membedakan mana manusia dan demon.


" aku akui kau cukup mempuni, manusia biasanya tidak akan bisa menghindari serangan ku" kata demon itu.


"siapa kau, kenapa kalian menyerang kami?"


"kau tidak berhak tahu siapa nama ku, aku hanya memberitahu nama ku kepada orang yang aku anggap kuat" kata demon itu.


"cihh....dasar iblis sombong, seperti bisa para iblis selalu meniliki ego yang luar bisa" kata ku.


Setelah mengatakan itu aku langsung lari dengan kecepatan tinggi menuju demon tersebut, aku melancarkan serangan demi serangan kepada demon itu tapi dia bisa mengindari semua serangan ku bahkan demon itu terkesan merendahkan ku.


Aku tidak bisa menerimanya berani-beraninya merendahkan ku? Akan ku tunjukkan kemampuan dari kesatria terkuat di kerajaan zerav ini, aku mulai memfokuskan mana ku pada pedang.


"seni pedang angin, teknik pertama WIND SLASH"


aku langsung mengayunkan pedang ku ke arahnya secara vertikal dengan cepat, demon itu kaget dengan serangan ku dan menahanya dengan pedang nya. Aku tidak menyia-nyiakan kesempatan ini dan berlari mengunakan wind step dan muncul di belakang nya dengan cepat aku mengayun kan pedang ku yang sudah di pertajam dengan atribut angin.


" keukk..!! DASAR MANUSIA RENDAHAN"


Dengan cepat demon itu berbalik ke arah ku dan mencoba menyerang ku dengan pedang nya, aku pun menghindar ke belakang.


"seni kegelapan, teknik ke dua DARKNESS BLANDES"


Demon itu megayunkan pedang nya yang sudah di penuhi aura kegelapan kearahku dengan cepat, aku yang tidak bisa menghindarinya hanya menahanya dengan pedang ku yang sudah ku berikan mana. Namun tetap saja walapun aku sudah menahanya aku tetap terdorong mundur sejauh satu meter akibat tekananya yang luarbiasa. Tangan-tangan ku mulai sedikit mati rasa akibat mencoba menahan serangan nya tapi aku tidak boleh meyerah bahkan meskipun aku harus kehilangan nyawa, aku harus mengulur waktu sampai raja dan ratu cukup jauh.


aku langsung kembali berlari dan meyerang demon itu sekali lagi. Kami mulai saling berdu pedang satu sama lain dengan kecepatan tinggi tejadi pertarungan sengit di antara kami.


"seni pedang angin, teknik ke 7 HURRICANE SLASH"


"seni kegelapan,teknik ke 5 ETERNAL DARKNESS"


kekuatan kegelapan dan angin mulai beradu menimbulkan gelombang yang besar membuat pohon-pohon di sekitar mereka rusak. namun tidak cukup sampai di situ mereka kembali saling menyerang, sampai akhirnya Dimas memukan celah di bagian pinggang kiri demon itu. Dimas mulai mundur sedikit dan dengan cepat mengayunkan pedang nya kepinggang kiri demon itu, demon yang menyadari kalau dimas mau menyerang pinggang kirinya dengan cepat mengakis nya dengan pedang nya tapi dimas tidak kehilangan akal dia mulai mengangkat kaki nya dan menendang pinggang demon itu mengunakan kakinya yang sudah di perkuat mana.


"KUAAKKK....!!!"


Demon itu terpental cukup jauh dan menabrak beberapa pohon.demon itu mulai mengeluarkan darah segar dari mulutnya akibat serangan tadi namun itu belum cukup untuk membuatnya tumbang, demon itu kembali berdiri dan berjalan ke arah dimas.


"haha...aku akui kau kuat, maka aku memberitahu mu nama ku. Namaku adalah STEVEN seorang demonic knight dan orang kepercayaan dari BALDUR salah satu DEMON SEVEN MORTAL SINS"

__ADS_1


"APA!!!...."


apa dia bilang? Orang kepercayaan BALDUR salah satu dari DEMON SEVEN MORTAL SINS?!! Itu artinya.....apa mareka sudah mulai bergerak? Ini gawat aku harus mengalahkan nya dan segera memberitahu kepada Raja Farel.


"baik lah aku akan mulai serius" kata steven.


Steven mulai mengeluarkan aura kegelapan yang bahkan lebih dari sebelumnya dan dengan cepat steven tiba- tiba menghilang.tentu saja itu membuat Dimas kaget, dia mulai melihat ke kanan dan kekiri sampai dia merasakan hawa mambunuh di belakang nya.


Dengan cepat Dimas berbalik tapi steven lebih cepat dari nya dan memukul perut dimas dengan kuat. Dimas pun lempar tapi dengan cepat dimas menguatkan kakinya supaya dia tidak terjatuh sampai akhirnya dia berhenti tapi akibat pukulan itu Dimas terluka dan mengeluarkan darah segar dari mulut nya.


"ugk..sial"


steven tidak tinggal diam, dia tidak membiarkan dimas untuk bernafas. steven mulai kembali menyerang dimas dengan kecepatan yang sama tapi kali ini dimas tidak akan lengah seperti tadi, dia mulai memejam kan matanya dan memfokuskan indra nya untuk merasakan keberadaan steven. Dimas bisa merasakan kalau steven berada di kanan nya dan mencoba untuk menebas kepalanya.


Setelah mengetahuinya Dimas dengan cepat mengayunkan pedang nya untuk menahan serangan steven, steven awalnya sempat kaget saat dimana Dimas bisa mengetahui keberadaan nya padahal dia menggunakan skill yang bisa menyembuyikan keberadaan nya dalam kegelapan. Namun dia tidak ambil pusing dan langsung menguatkan serangan nya. Dimas yang menahanya semakin terdesak tanah yang di pijak dimas mulai retak, dimas tidak habis akal mengarahkan pedang nya ke bawah dan berhasil keluar tapi lagi- lagi steven tidak membiarkan nya begitu saja, steven langsung berlari dengan cepat kearah balakang Dimas dan menendang punggung dimas dengan kuat. Membuat dimas terpental dan berguling- guling hingga pohon.


"uhuk... Sial"


Steven yang sudah berada di depan nya langsung mengarahkan pedang nya dan berkata.


"SELAMAT TINGGAL"


'ah...ini kah akhirnya? Yah...tidak apa setikanya raja dan ratu berhasil kabur dan melarikan diri'kata ku dalam hati dan mulai memejam kan mata ku.


Dimas yang memejam kan mata nya mulai membukanya kembali karena dia tidak merasakan apapun tapi saat dia berhasil membuka mata nya, alangkah terkejutnya saat dia melihat raja Wildan berdiri di depan nya dengan keadaan pedang yang musuk jantung nya.


"Kau..h..harus...tetap...hidup....dimas"


"YANG MULIA....!!!!"


Steven pun menarik pedang nya dari tubuh Raja Wildan dan seketika itu tubuh raja Wildan langsung terjatuh.


Dimas dengan sigap langsung menagkap tubuh Raja Wildan yang sudah tidak bernyawa.


"R...Raja...T..Tidak..."


"KAU.......AKAN KU BUNUH KAU....!!!!"


Dimas yang marah dan mulai mengamuk, mulai mengeluarkan hawa dingin di sekitarnya bahkan tanah yang berada di bahwah nya mulai membeku, steven yang melihat itu langsung berkata.


"ohh....akhirnya kau mulai serius juga, baiklah kalau begitu aku juga akan mengeluarkan seluruh kekutan ku" kata steven.

__ADS_1


steven mulai mengeluarkan seluruh kekutan nya dan aura kegelapan mulai meyelimuti tempat mereka bertarung.tabrakan antara kekuatan kegelapan dan es pun tak ter elakan.


Dimas dan steven mulai meyerang dengan kecepatan tinggi.


"seni pedang es, teknik ke 4 ice sword thrust "


Dimas menusukan pedang nya ke arah steven tapi steven dengan cepat menghindari serangan ya, tempat di mana steven sebelum hancur dan membeku. steven pun tidak tinggal diam dia juga mulai melancarkan serangannya.


"Seni kegelapan, teknik ke 6 EMPTINESS "


Steven menacapkan pedang nya ke tanah dan satelah tanah itu mulai di selimuti kegelapan dan dari bawah duri-duri kegelapan yang semakin panjang.dimas munghindari nya dengan melompat ke atas dan saat berada di atas dia mulai menyerang kembali.


"SENI PEDANG ES, TEKNIK 9 ICE DRAGON SLASH"


setelah dimas mengucapkan nya dimas mengayunkan pedangnya ke bawah dan saat itu munculah sebuah naga es yang menuju ke arah steven.


"SENI KEGELAPAN, TEKNIK 9 DARKNESS OF DESTRUCTION"


steven mulai menyunkan pedang nya ke atas tempat di mana naga es itu berada dan tabrakan antar kekutan kedua.


"HAAHHH"


"HAHHH"


BOMMM....


ledakan yang besar pun terjadi dan menghancurkan segalanya yang ada, akibat serangan itu armor yang di kenakan steven hancur tak bersisa dan badanya penuh dengan luka, sementara Dimas harus kehilangan tangan kanan nya akibat serangan itu.


Dimas mulai terduduk sambil memegang tangan kanan nya yang terpotong, sementara steven mulai berjalan ke arah nya.


"semua nya sudah berakhir, aku sudah bilang manusia sepertimu tidak akan bisa mengalahkan ras demon"


Steven mulai mengangkat pedang nya dan bersiap menyerang nya tapi tiba- tiba ada sebuah serangan yang datang ke arah steven.


"WIND BLANDES"


Steven pun terpental jauh 10 meter dari tempatnya berada dan itu membuat steven terluka cukup parah. Sementara ditempat dimas berada tedapat seorang pemuda yang berdiri di depannya.


"p....pangeran Rocye??"


Bersambung....

__ADS_1


Hallo guys akhirnya aku up lagi jangan lupa like kalau kalian suka dan sampai jumpa di next chapter ya(〃∀〃)ゞ


__ADS_2