
Acara pelelangan telah selesai. Li Chen dan Hu Feng berjalan menuju ruangan pengambilan untuk mengambil barang yang dia dapat dari pelelangan
Li Chen dan Hu Feng juga di oleh seorang pelayan yang ditugaskan untuk memandu Li Chen ke ruangan tersebut
Tidak lama kemudian mereka telah sampai di tempat yang dituju dan melihat Tian Li selaku pemilik Pavilun Bulan Perak telah menunggu mereka di depan ruangan tersebut
"Tuan muda Li ~ Terimakasih. berkat anda pelelangan tadi berlangsung dengan meriahnya" ucap Tian Li
" Ahahaha, tidak pemilik Tian. Aku tidak melakukan apa apa, mungkin ini disebabkan oleh Pertandingan Bela Diri yang sudah dekat~" balas Li Chen
"Mungkin juga tuan muda Li ada benarnya. Baiklah ini adalah barang yang anda telah beli di pelelangan ini" ucap Tian Li
Tian Li memberikan satu bentuk cicin pada Li Chen. Cincin itu adalah cincin penyimpan yang berisi barang barang yang telah Li Chen beli di pelelangan
" Didalam cincin penyimpanan itu berisi barang barang yang telah di beli oleh tuan muda" ucap Tian Li
Li Chen baru tahu tentang cincin penyimpanan ini. Selama ini dia hanya menggunakan fitur yang telah di berikan oleh system yaitu inventori.
Li Chen pun memberikan cincin yang diberikan oleh Tian Li kepada Patriak Hu Feng. karena dia telah membuat kesepakatan dengan Hu Feng sewaktu Acara pelelangan
"sesuai apa yang telah kita sepakati, ini untukmu patriak Hu Feng " Ucap Li Chen menyondorkan cincin tersebut
Patriak Hu Feng pun menerimanya dengan senang hati. Tian Li yang melihat apa yang Li Chen lakukan mulai penasaran siapa orang yang disebelahnya itu
Li Chen memperhatikan Wajah Tian Li yang penuh dengan rasa penasaran langsung memperkenalkan Hu Feng
"Pemilik Tian Li, yang di sebelahku ini adalah Patriak Hu Feng dari Sekte Pedang Matahari yang merupakan salah satu sekte yang akan berpatisipasi di pertandingan bela diri nanti. " jelas Li Chen
"Salam kenal Pemilik Tian Li"
"Salam kenal juga Patriak Hu Feng " balas mereka berdua dengan lembut
" Baiklah untuk bayarannya~ " Li Chen hendak mengeluarkan emas dari inventorinya tetapindia di hentikan oleh Tian Li
"Itu tidak perlu tuan muda Li, ini..." ucap Tian Li memberikan sekantong yang berisi emas pada Li Chen
"Ini adalah uang hasil dari pil yang tuan muda telah lelang, kami juga sudah memotong hasil dari pil tersebut dengan jumlah yang perlu tuan muda bayar" jelas Tian Li
' Jadi, intinya hasil dari pil itu telah dipotong oleh jumlah keseluruhan barang yang aku beli. ' benak Li Chen
Li Chen tidak berniat untuk berlama lama di sana karena hari sudah mulai malam.
"Pemilik Tian Li, Aku dan patriak Hu Feng tidak bisa berlama lama disini. Terimakasih atas semuanya " ucap Li Chen lembut
__ADS_1
Li Chen dan Patriak Hu Feng berjalan pergi dari Pavilun Bulan Perak.
Tidak lama setelah mereka berjalan pergi, mereka tiba tiba dihadang oleh lima orang yang berpakaian hitam dengan pedang di tangan mereka
"Serahkan semua barang barang mu dan akan kubiarkan kau hidup! " ucap orang berpakaian hitam yang di tengah
Hu Feng sudah bersiap diposisi untuk bertarung tetapi Li Chen masih tetap tenang
"Jika aku tidak mau? " ucap Li Chen
"Maka ! matilah! " ucap orang berpakain hitam yang dikanan
Dia melasat ke arah Li Chen dan mengeluarkan tekniknya berniat untuk menebas Li Chen
"Tebasan Iblis! "
"Tuan muda Li !" teriak Hu Feng
Li Chen hanya terkekeh lalu memukul orang berpakaian hitam yang menyerangnya tadi hanya dengan kekuatan fisiknya
Boommm
gedebuk, gedebum~ uhuk, uhukk
Orang berpakaian hitam yang dipukul Li Chen terbatuk batuk mengeluarkan darah dan kain hitam yang menutupi wajahnya pun lepas dan menampilkan sosok yang tidak disangkakan
orang berpakaian hitam lainnya terkejut dengan apa yang telah terjadi. Hu Feng pun mulai terkejut ketika melihat wajah dari orang berpakaian hitam yang Li Chen serang
"Pa.. patriang Song!!? " teriak Hu Feng
"Apa apaan semua ini!? jika patriak song disana pasti di antara kalian ada Patriak Gu bukan! " ucap Hu Feng kembali
"Ha ha ha ha, sepertinya penyamaranku telah terungkap! " ucap orang berpakaian hitam di sebelah kiri sambil membuka kain yang menutup wajahnya
"Patriak Hu, sebaiknya kau menyerahkan semua barang dari pelelangan padaku jika tidak sektemu akan ku lenyapkan sampai menjadi tanah! " ancam Patriak Gu
"Jadi selama ini, kalian berdualah yang telah menyerang dan membunuh murid murid sekteku!! " Hu Feng dengan kesal
Li Chen hanya mendengar apa yang mereka berdua bicarakan dan ingin melihat sampai sejauh apa kejadian ini akan berlangsung
Patriak Gu kemudian menoleh ke arah Li Chen dan merasa aneh pada Li Chen. Dia berniat untuk melihat tingkatan kultivasi Li Chen tetapi dia tidak bisa mengetahuinya
'Kenapa aku tidak bisa melihat kultivasi bocah ini! ' benak Partiak Gu
__ADS_1
"Jika aku tidak membunuhmu sekarang dan membalaskan dendam murid murid yang tidak bersalah yang telah mati di tanganmu! jiwaku tidak akan pernah tenang! " bentak Patriak Hu Feng
"memangnya kau bisa apa, walaupun kalian telah membuat Patriak Song tidak sadarkan diri, masih ada kami berempat yang tingkatan kultivasi di tingkat Nascent Soul Awal. " ucap Patriak Gu
ughh
Mendengar perkataan Patriak Gu membuat Hu Feng merasa kesal. tetapi apa yang dikatakannya ada benar juga. Hu Feng berfikir, walaupun Li Chen itu kuat, apa dia bisa menanganinya?
Tentu saja Li Chen memperhatikan perubahan raut wajah Hu Feng. Li Chen menggunakan komunikasi lewat pikiran untuk memberikan pesan pada Hu Feng
'Patriak Hu, jangan khawatir. Akulah yang telah memilih untuk membantumu ingat? ' ucap Li Chen sambil tersenyum
Patriak Hu Feng pun mulai percaya diri setelah mendengar pesan dari Li Chen
"Jika aku mati disini! aku akan membawamu bersamaku! " bentak Patriak Hu Feng
Patriak Hu Feng melesat ke arah Patriak Gu sambil membawa pedangnya yang telah dia keluarkan dan mengeluarkan teknik bela dirinya
"Tebasan Sinar Matahari "
Hu Feng mengeluarkan teknik khusus Sektenya dan menyerang Patriak Gu
Patriak Gu mulai panik dan memposisikan tubuhnya untuk bertahan
Booomm!
Serangan Patriak Hu Feng berhasil melukai Patriak Gu dna membuatnya melompat mundur
Hu Feng menoleh ke arah Li Chen dengan wajah khawatir. Li Chen sadar jika Hu Feng sedang memperhatikannya
Li Chen pun memberikan Hu Feng sebuah pesan
'Patriak Hu, serahkan ketiga orang ini padaku. Kau lakukanlah apa yang kau harus lakukan' ucap Li Chen
B E R S A M B U N G
O(≧▽≦)O
Lanjut tidak?
Like👍
Komen 📔
__ADS_1
Favorite 🐥