Strongest Alchemist System

Strongest Alchemist System
Hancurnya Dua Kekaisaran #1


__ADS_3

Melihat seseorang dengan tiba tiba berada di atas arena membuat semua orang kebingungan bercampur keterkejutan


Bahkan kaisar dan para patriak pun tekejut. Mereka tidak bisa merasakan hawa kehadiran orang yang misterius itu


Mei Jia yang melihat sosok yang dia kenal langsung meneteskan air matanya


"Siapa kau bangs*t !" teriak murid sekte Shen Jiang


"Teman, kenapa kau kasar sekali~ sebaiknya kau melepaskan cengkaman mu itu dulu darinya" sahut Li Chen


Li Chen mengkarate tangan murid sekte Shen Jiang yang sedang mencengkam itu dengan sangat cepat


"Arghhhhh" teriak murid itu kembali


Tangan murid itu seketika putus dan mengeluarkan banyak darah


semua orang yang menonton kebingungan melihat adengan tersebut dan bertanya tanya


"Apa yang telah terjadi? "


"Kenapa tangannya tiba tiba putus!? "


Murid itu terduduk sambil memegang bahu tangannya yang telah putus sambil terus menahan sakit


Li Chen menghampiri Mei Jia dan berkata


"Apa kau tidak apa apa? " ucap Li Chen


Li Chen kemudian menoleh ke arah patriak Hu Feng dan menyuruhnya membawa turun Mei Jia dari arena


Hu Feng mengangguk dan langsung membawa muridnya turun


Setelah itu, Li Chen berjalan menghampiri murid yang terduduk itu dan ketika sudah berada di depannya patriaknya melesat ke arah Li Chen untuk menyerangnya


"Menjauhlah dari muridku !" Teriak sekte Patriak Shen Jiang


Ketika Patriak Sekte Shen Jiang itu sudah dekat dengan Li Chen dan hendak memukulnya dengan pukulan yang telah dilapisinoleh Qi


Li Chen dengan cepat menamparnya kepalanya yang membuat suara hentaman kuat


"Berisik! "


BOOOM


Arena tersebut telah hancur dan terlihat patriak sekte Shen Jiang sudah terbaring tidak bernyawa


"Berani sekali kau membunuh utusan dari kekaisaran Xu! " ucap Kedua patriak Sekte dari kekaisaran Xu yaitu Patriak Sekte Yunmeng dan Qilin bersamaan


mereka berdua melesat dengan cepat dan berdiri di hadapan Li Chen


"Bocah! apa kau ingin mengutuskan perang dengan kekaisaran Xu kami! " ucap patriak Yunmeng


"aku .. perang? , hahahah" ucap Li Chen


"walaupun kalian mengerahkan seluruh pasukan dan kultivator kekaisaran Xu kalian aku tetap bisa meratakan kekaisaran kalian menjadi tanah! " ucap Li Chen kembali


"Bocah, kau telah merendahkan kekaisaran Xu kami! aku akan membunuhmu sekarang! " ucap Patriak Sekte Qilin


Sebelum terjadi pertarungan antara kedua patriak dan Li Chen, Kaisar Yu Huan bersuara


"Diam! " teriak Kaisar Yu Huan yangbsudah berdiri dari tempatnya


"Anak muda siapa kau? beraninya kau membuat masalah di hadapanku! " ucap Kaisar Yu penuh dengan tekanan


" Kaisar penakut, tunggulah giliranmu...setelah aku membunuh dua semut ini aku akan mengurusi dirimu sebagai penutup hidangan" sahut Li Chen


"Anak mudah kau telah merendahkan keluarga kekaisaran MATILAH" ucap Kaisar Yu kesal dan mengeluarkan Tekniknya


" Teknik Naga Pembelah Bumi! "

__ADS_1


Serangan dari kaisar Yu menampilkan rupa dari seekor naga dan naga itu langsung menyerang Li Chen


tetapi, serangan itu tidak akan mempan pada Li Chen


" Tinju Penghancur Langit "


Li Chen meninju serangan naga Kaisar Yu membuat naga itu hancur tetapi, karena serangan Li Chen lebih kuat yang membuat serangannya tidak berhenti disitu


justru serangan Li Chen terus mengarah pada Kaisar Yu. Tangan kanan kaisar dengan cepat hendak memblokirnya tetapi dia mati dengan mengenaskan


tubuhnyanya meledak membuat wajah dari Kaisar kecipratan oleh darahnya. Kaisar Yu sangat murka tetapi Li Chen terlebih dahulu menggunakan tekniknya Rantai Kematian untuk mengekang pergerakan dari Kaisar Yu


" bantu aku para patriak! lepaskan aku dari rantai ini" teriak Kaisar Yu meronta ronta berusaha melepaskan diri


Tetapi setelah Kaisar Yu melihat ekspresi dari dari Patriak Sekte yang sudah berubah menjadi takut diapun tercengang


" Jangan bilang... dia orangnya! " ucap Kaisar Yu


semua orang yang sedang menonton melangkah jauh dari arena karena takut terkena dampaknya


Bei Liu yang sedang duduk pun terkejut melihat Li Chen yang tiba tiba menghilang dari pandanganya dan berada di atas arena membuat kekaucauan


"Sebenarnya kau siapa saudaraku.. heheh" gumam Bei Liu


Li Chen kembali menatap dua patriak Sekte Yunmeng dan Qilin


"Kau pikir kami berdua takut? " ucap Patriak sekte Yunmeng


Mereka berdua mengeluarkan pedang mereka dan mulai menyerang Li Chen secara bersamaan


"Tebasan Surgawi! "


"Teknik Pedang Qilin : tebasan Api Qilin"


"apa itu teknik sekte kalian? " ucap Li Chen


"Matilah bocah! " ucap kedua patriak itu serentak


"hahaha, itulah akibat bocah sepertimu sombong! " ucap Patriak sekte Yunmeng


"Kau pikir serangan lemah seperti itu dapat membunuhku? " ucap Li Chen membuat kedua Patriak itu tercengang


" Bagaimana bisa!? " ucap Patriak Qilin


" giliranku! "


Li Chen menghilang dari pandang semua orang dengan cepat berada di depan Patriak Qilin


"Tebasan Guntur"


"Ampuni Ak~"


Slashh~ Jderrrr~


Patriak Qilin ditebas oleh Li Chen dan disambar oleh guntur setelahnya membuat tubuhnya hangus terbakar


Patriak Yunmeng ketakutan dan mulai berjalan mundur sambil memohon ampun pada Li Chen


Li Chen kemudian menoleh ke arah Patriak Yunmeng dan berjalan mendekatinya


"A.. ampuni Aku, Aku tidak bisa melihat tingginya tebing " Ucap Patriak Yunmeng tergagap gagap


"Sudah terlambat !" ucap Li Chen penuh tekanan


Patriak itu terduduk dan meminta bantuan dari setiap sekte dati kekaisaran lain


" Sekte kekaisaran Wei, Selamatkan aku! aku akan memberi mu apapun! " ucap Patriak Yunmeng


tetapi tidak ada jawaban dari kekaisaran Wei karena sekte dari kekaisaran Wei sudah ada di genggaman Li Chen

__ADS_1


Patriak Yunmeng pun kemudian meminta tolong pada Sekte Pedang Awan dan yang lain tetapi mereka menolak untuk menolong karena sudah tau kekuatan Li Chen


"Dasar tidak tahu malu! kau sudah merendahkan kami dan sekarang meminta bantuan kami! mati saja kau! " ucap Patriak Sekte pedang awan


" Kau Lihat, tidak ada yang berani untuk membantumu disini" sahut Li Chen


ketika Li Chen hendak menyerangnya, Seseorang datang menghentikan Li Chen


"Saudara Chen, sudah cukup. berhentilah. " ucap orang itu


" saudara Liu menyingkirlah.." ucap Li Chen


" Apa hubungannya kau melakukan semua ini saudara Chen" teriak Bei Liu


" Ini adalah urusan Pribadiku saudara Liu" ucap Li Chen


"Setidaknya beritahu aku masalahmu, aku saudaramu sekarang! " Sahut bei Liu


Ketika Li Chen dan Bei Liu sedang berbincang, Patriak Sekte Yunmeng mengambil pedangnya dan mulai menusuk Bei Liu dari belakang


Li Chen yang melihat itu pun berteriak supaya Bei Liu menghindar tetapi itu sudah terlambat


"saudara Liu! ~"


Clebbb ~


Bei Liu yang sudah ditikam dari belakang melihat sebuah pedang menembus tepat bagian jantungnya menatap Li Chen


Uhukkk~ uhukk~


Darah mulai keluar dari mulutnya penglihatannya mulai samar samar. Bei Liu Menganggakat tangannya seperti hendak meraih Li Chen


" Saudara Chen~"


gedebuk


Bei Liu sudah terbaring tidak bernyawa di hadapan Li Chen dan Patriak Sekte Yunmeng itu tertawa keras


"Hahahahaha"


Li Chen tanpa sadar mengeluarkan tekanannya dan aura membunuhnya itu dan membuat semua hadir untuk menonton bahkan para patriak tidak bisa bernafas


Li Chen tengelam dalam kesedihannya. Walaupun mereka meluangkan waktu bersama sekejap saja, tetapi Bei Liu adalah teman pertamanya dan bahkan menjadi saudaranya


Di kehidupan Li Chen yang dulu, dia tidak pernah merasakan apa itu pertemanan dia hanya terus berusaha mencapai tujuannya


Bahkan ketika dia bereinkarnasi ke dunia ini, dia tidak pernah mempunyai seorang teman


Li Chen berjalan ke arah patriak Yunmeng dengan auranya yang meledak ledak


"Ampuni aku, anak muda! aku bersalah ampunj aku! " ucap Patriak Yunmeng


Li Chen telah berada tepat di depannya dan mulai menyerang nya


" Aku akan menghapus jiwamu untuk selamanya! " teriak Li Chen


"Tebasan Penghapus Jiwa"


Slashhh


Patriak itu sudah menutup matanya, ketika dia membuka matanya tidak terjadi apa apa


"Hahahah, apa kau hanya mengertak bocah! "


Seketika terjadi retakan dari tebasan Li Chen dan tangan tangan hitam muncul dari retakan itu menarik jiwa Patriak Yunmeng itu


"Apa ini! lepaskan aku! ...aaaaa" teriak jiwa Patriak Yunmeng dan kemudian lenyap menyisakan tubuh tak berjiwa dan tak bernyawa


" AKU AKAN MERATAKAN KEKAISARAN XU MENJADI TANAH!! TUNGGULAH!!! " Teriak Li Chen ke atas langit membuat langit bergemuruh petir menyambar sana sini

__ADS_1


B E R S A M B U N G


😢😢😢


__ADS_2