
Beberapa menit sebelum Li Guan kembali, Ledakan cahaya emar terpancar ke arah langit membuat semua warga di desa terkejut serta beramai ramai pergi ke pusat dari cahaya tersebut
" Cahaya itu berasal dari kediaman keluarga Li! mari kita kesana dan melihat apa yang terjadi! " kata salah satu warga
Warga di desa itupun datang ke kediaman keluarga Li beramai ramai membuat penjaga gerbang keluarga Li kesusahan
berkat emas yang diberikan oleh Li Chen sebelum berpetualang, Keluarga Li membina ulang kediaman mereka dan memperkerjakan warga warga di desa untuk menjadi pelayan dan penjaga di kediaman keluarga Li
~ Kembali ke masa sekarang
Li Chen melihat ayahnya yang telah kembali merasa senang sekaligus terkejut dengan pancaran cahaya emas yang berasal dari ayahnya itu
' Sistem apa yang terjadi pada ayahku! '
(Ding! Selamat! Ayah tuan telah menerobos ke tingkatan Saint)
' Apa! Bagaimana bisa ayah menerobos dalam sekejap mata! dan sekarang kultivasi nya sama dengan ku! '
(Ding! itu karena Tombak Kekacauan Surgawi itu tuan. Karena tombak itu telah mengakui ayah tuan sebagai tuannya)
Li Chen sampai tidak berkata mendengar penjelasan sistem. Tiba tiba Li Guan berteriak keras sampai terdengar di seluruh desa bahkan langit bergemuruh
"Aaaaaaaa"
Mendengar teriakan tersebut membuat semua warga tercegang bahkan istrinya Li Xia terbangun dari tidurnya dan bergegas menuju tempat Li Guan berada
~ Sementara itu di Alam Surgawi
Note : Informasi Dunia ada di Chp Informasi Dasar
Disebuah Gunung yang sangat tinggi samapai mencapai langit, ada seekor naga yang sedang tertidur
naga itu terbagun karena tiba tiba taringnya yang sudah tiada tiba tiba bereaksi
" Taringku!!?.. aku merasakan taringku!! " ucap naga tersebut
Naga itu adalah Naga guntur yang salah satu taringnya tiada
Roaaarrrr~
__ADS_1
Naga tersebut mengaung keras sampai seluruh Alam Surgawi bergetar hebat. Naga tersebut terbang dan mengikuti aura taringnya walaupun itu samar samar
~ Di Alam ????
Terlihat dua orang dewa sedang menampar satu sama lain. Mereka adalah Dewa Perang dan Dewa Kura kura hitam
tetapi mereka tiba tiba berhenti ketika kedua Dewa itu merasakan aura misterius yang terasa familiar bagi mereka walaupun itu samar samar
" Apa kau merasakan aura itu? " ucap dewa perang
"iya aku merasakannya.. Aura tersebut sama seperti Tombakmu! tetapi auranya seperti ditutupi oleh sesuatu yang membuatnya susah di deteksi" sahut dewa kura kura hitam
" Aku akan pergi mencari tombakku! " ucap dewa perang
" Hey! kau mau kemana! hukuman kita belum selesai apa kau ingin menghadap orang itu lagi? " sahut dewa kura kura hitam
"Cih, Si*lan!!" ucap Dewa Perang
PAKKK~
Dewa kura kura hitam menampar dewa perang dengan tiba tiba dengan seluruh kekuatannya
~ Kembali ke Li Chen
Cahaya emas mulai meredup perlahan lahan dan Li Guan sudah kembali seperti semula
" Ayah! apa kau tidak apa apa " ucap Li Chen
" hahaha, tentu saja ayah tidak apa apa.. ayah merasa jauh lebih kuat dari sebelumnya! " sahut Li Guan
" Sayang! syukurlah ~" ucap Li Xia yang baru saja datang dan langsung memeluk Li Guan
Li Guan tersentuh dengan apa yang istrinya lakukan. Dia pun membalas pelukannya dengan lembut
Tidak lama setelah itu, mereka mendengar ada keributan di depan kediaman mereka
" kenapa ada keributan? apa terjadi sesuatu? " ucap Li Guan pada Li Chen
" Hehehe, mereka adalah warga di desa ini ayah" sahut Li Chen
__ADS_1
Li Guan pun berjalan menuju gerbang kediamannya bersama Li Chen dan Li Xia
ketika mereka sudah sampai di gerbang, mereka di lempar oleh banyak sekali pertanyaan oleh warga desa itu
" Tuan Li, cahaya emas apa yang memancar ke langit tadi? " ucap salah satu warga
" Cahaya itu adalah cahaya yang menunjukkan aku telah menerobos! " sahut Li Guan
" Sudah l, sudah..sekarang aku dan keluargaku ingin suasana damai ayo bubar bubar" ucap Li Guan
" Ayah, apa tidak apa apa mengusir mereka? " ucap Li Chen
" Jangan khawatir anakku, jika aku tidak mengusir mereka, mereka akan tetap berada disini sampai mereka mendapat penjelasan yang masuk akal" jelas Li Guan
" Sekarang mari kita mengobrol di didalam supaya lebih nyaman" ucap Li Guan
" Baik ayah" sahut Li Chen
Mereka bertiga pun masuk ke dalam dan duduk di tempat duduk yang telah di sediakan
" Ayah, apa ayah berhasil " ucap Li Chen membuka pembicaraan
" Tentu saja aku berhasil, hahaha" sahut Li Guan
' Tuan, apakah dia anakmu? ' ucap Tombak Kekacauan di dalam kepala Li Guan
'Ya, dialah anakku yang memberikan mu padaku sebagai hadiah' sahut Li Guan
" Ayah, aku telah memikirkan hal ini terus menerus tetapi tetap memerlukan pendapatmu" ucap Li Chen
" Apa itu Chen'er " sahut Li Guan
" Benar Chen'er, katakan saja pada kami " ucap Li Xia
" Aku sebernarnya ingin membawa kalian semua ke alam yang lebih tinggi " ucap Li Chen
"hmmmm, apa ada alasan dibalik perkataanmu itu Chen'er? " ucap Li Guan
" Alasannya sudah jelas ayah, aku ingin keluarga kita berada dipuncak !" ucap Li Chen
__ADS_1
B E R S A M B U N G