
~Di Hari Pertandingan Bela Diri
Jalanan mulai menjadi ramai oleh pengunjung, Pendekar kultivator yang lewat, serta warga biasa yang datang untuk menonton pertandingan bela diri
Siapa yang tidak tertarik jika itu adalah pertandingan bela diri antara sekte sekte kekaisaran yang ada di Alam rendah ini
Pertandingannya akan diselenggarakan di pusat kota kekaisaran. karena tempatnya yang strategis dan juga luas dapat menampung 6 pertandingan sekaligus
Perwakilan dari Kekaisaran Wei yaitu adalah Sekte Pedang Matahari, Sekte Pedang Langit dan Sekte Pedang Batu.
untuk perwakilan dari Kekaisaran Yu yaitu adalah Sekte Pedang Awan, Sekte Kelopak Mawar, Sekte Harimau Api
Dan yang terakhir adalah dari Kekaisaran Xu yaitu adalah Sekte Yunmeng, Sekte Qilin dan Sekte Sheng Jian
Suasana sangat meriah di pusat kota kekaisaran. orang orang maupun pengunjung tidak sabaran untuk menantikan pertandingan bela diri dimulai
Seorang pria paruh baya berjalan masuk ke tempat dimana tempat itu adalah tempat kaisar dan keluarganya untuk menonton
Pria paruh baya itu adalah tangan kanan kaisar yang ditugaskan untuk mengumumkan kedatangan kaisar
"PERHATIAN! " ucap pria paruh baya itu pelan tapi terdengar di telinga semua orang karena telah dilapisi oleh Qi
"Beri Hormat kepada yang Mulia Kaisar Kekaisaran Yu, Kaisar Yu Huan dan keluarganya !! "
Kaisar Yu dan keluarganya pun masuk setelah orang kanannya mengumkan kedatangannya dan orang orang yang datang untuk menonton langsung menunduk memberi hormat kepadanya
"Kami memberi salam kepada yang mulia kaisar! " ucap semua orang yang hadir
Kaisar Yu Huan duduk di tempat duduk VIP nya dan kemudian meminta orang orang untuk berdiri kembali
"Selanjutnya, mengumumkan perwakilan dari sekte di setiap kekaisaran Alam bawah ini! "
" Beri Sambutan kepada Sekte Kelopak Mawar, Sekte Harimau Api, Sekte Pedang Awan dari Kekaisaran Yu! "
Ketiga sekte tersebut masuk dengan Patriak masing masing sekte berada di depan dan murid muridnya dibelakang
Ketika mereka masuk tidak disambut dengan meriah malahan di sambut dengan penuh dengan ocehan dari setiap orang
"Hehhh~ bukankah mereka yang tempo hari dikalahkan oleh seorang pengelana? "
" Rupanya mereka bertiga adalah Patriak setiap sekte?! "
" Katamu apa? mereka dikalahkan? "
__ADS_1
Akibat omong kosong dari orang orang membuat Kaisar Yu dan ketiga patriak teringat kembali kejadian itu dan membuat ekspresi wajah datar penuh dengan rasa malu
"Ekhhmm, Baiklah sekarang mari kita sambut perwakilan sekte dari kekaisaran Wei yaitubSekte Pedang Langit, Sekte Pedang Batu dan Sekte Pedang Matahari!"
Keluarlah Patriak dan murid muridnya berjalan masuk dan menuju ke arah tempat yang telah di sediakan untuk mereka
"Dan yang terakhir! mari kita sambut sekte dari kekaisaran Xu yaitu Sekte Yunmeng, Sekte Sheng Jian, Sekte Qilin!"
Patriak dari setiap sekte masuk bersama murid muridnya, tetapi ada berbeda yaitu tekanan ketika mereka masuk
Tekanan tersebut seperti menandakan kekuatan dari kekaisaran Xu yang bermaksud untuk jangan pernah membuat masalah dengan kekaisaran Xu
Kaisar yang merasakan sedikit tekanan itu pun mulai merasa kesal bahkan orang orang yang hadir menjadi bisu seketika
'Berani sekali Kekaisaran Xu berbuat begini di kekaisaranku! ' benak Yu Huan kesal sambil mengepalkan tangan kanannya
"Pertandingan Akan dimulai beberapa menit lagi mohon untuk bersiap siap untuk para murid dari setiap sekte" ucap tangan kanan Kaisar
...
"Slurpp~ ahh~ Apakah Pertandingan ini akan menjadi menarik? " gumam Li Chen sedang menikmati tehnya yang sekarang berada di lantai tiga sebuah Restoran bersampingan dengan jendela yang menuju tepat ke arah pertandingan berlangsung
Tiba tiba pelayan dari restoran itu datang ke tempat Li Chen berada membawa seorang lelaki berumur 15 tahunan
"Maaf kan pelayan ini mengganggu tuan muda, karena restoran kami sudah penuh bolehkan tuan ini bergabung dengan anda tuan? " ucap pelayan tersebut
"Tentu~ silakan. " sahut Li Chen
Lelaki itu duduk dihadapan Li Chen dan mulai memperkenalkan dirinya
"Terimakasih telah mengijinkan aku bergabung, namaku Bei Liu"
"Tidak masalah, namaku Li Chen "
" Apakah saudara Li Chen datang untuk menonton pertandingan ini? " ucap Bei Liu
" Tidak tidak, aku datang karena ingin membuat masalah saja" sahut Li Chen
" Membuat masalah? " Bei Liu kebingungan
Li Chen tidak membalas Bei Liu dan memalingkan wajahnya ke arah tempat pertandingan
"Apa saudara Li Chen ini merupakan murid dari salah satu sekte itu? " ucap Bei Liu kembali
__ADS_1
"Tidak, aku seorang pengelana saudara Bei Liu " sahut Li Chen
" Sepertinya kita sama! aku juga seorang pengelana " ucap Bei Liu
"Apakah saudara Li Chen tidak keberatan untuk menceritakan kisah Pertualangan saudara? " Ucap Bei Liu kembali
Li Chen pun merasakan bahwa orang yang ada di depannya sekarang mulai menjadi menyebalkan
tetapi apa boleh buat, dia sudah menjawab bahwa dirinya tidak datang untuk melihat pertandingan bela diri
Li Chen menghela nafas kemudian dia menceritakan pertualanganya.
Dia menceriatakan tentang bagaimana dia bertahan hidup di hutan yang penuh Monster Iblis tingkat menengah dan berhasil membasmi mereka
Mendengar itu membuat Bei Liu antusias dan mulai menceritakan Pertualangannya. Mereka berdua saling bertukar cerita yang tanpa di sadari mereka berdua mulai erat
" Ceritamu sangat menarik saudara Li Chen! " ucap Bei Liu
"Ceritamu juga Saudara Bei Liu "sahut Li Chen
"Bagaimana jika begini... mati kita berteman dan berpetualang bersama!" ucap Bei Liu
"Ahaha, tentu saudara Bei, tapi sebelum itu ada suatu hal yang harus aku lakukan terlebih dahulu di sini" balas Li Chen
"Baiklah kalau begitu, mulai dari saat ini kita adalah saudara seperjuangan! " ucap Bei Liu sambil menganggakat tinggi minumannya
'Orang ini sangat mudah merasa senang seperti dirinya tidak memiliki beban apapun~' bebak Li Chen
Mereka berdua sedang asik mengobrol tiba tiba suara dari tangan kanan Kaisar bergema
" Baiklah!~"
" sebelum kita mulai, Kaisar akan memberikan beberapa patah kata semangat pada murid murid dari setiap sekte "
Kaisar bangun dari tempat duduknya dan berposisi tegak dan gagah
"ehmm~ ehmm"
B E R S A M B U N G
🐥🐥🐥
Like
__ADS_1
Komen dong
Heheheh