
~ Di dalam kesadaran tombak kekacauan surgawi
" Ujian pertama untuk dirimu adalah membunuh 1.000.000 monster iblis hanya dengan tangan kosong" ucap Tombak tersebut
" Aku tidak melihat atau merasakan hawa keberadaan monster iblis disini " sahut Li Guan
" coba kau menoleh ke sebelah kananmu" ucap tombak tersebut
Li Guan pun menuruti dan menoleh ke arah kanan dan melihat banyaknya Monster iblis sedang berlari mendekati Li Guan
' Sejak kapan ada monster iblis! aku tidak dapat merasakan kehadiran monster iblis sama sekali! ' benak Li Guan
" Aku akan menonton dari atas tebing itu.. aku harap kau bisa membuat adegan yang layak ditonton~" ucap tombak tersebut yang sedang berwujud manusia lalu terbang ke atas bukit
" senjata yang aku punya hanyalah tanganku sekarang.. tetapi bahkan itu dewa sekalipun, aku akan memukul pantatnya dengan tanganku ini! " ucap Li Guan yang langsung melesat ke arah gerombolan Mosnter iblis
" Roarrrrr~"
" Matilah! Aaaaaaa"
~ Sementara itu di kediaman keluarga Li
Li Chen dan Li Xia dengan kesabaran yang tinggi tetap menunggu Li Guan dan ketika Li Xia panik karena menunggu suaminya Li Guan, Li Chen membujuknya untuk tetap sabar
" Sudah hampir 6 jam ayah tidak kembali juga" gumam Li Chen sambil melihat tubuh ayahnya yang yang sedang terduduk serta memegang tombak dengan mata yang bersinar emas
'Sistem, berapa lama lagi yang dibutuhkan untuk ayahku kembali? '
(Ding! Sistem memprediksi bahwa Ayah tuan akan berhasil adalah 90% dan 10% kegagalan)
' walaupun tingkat keberhasilan lebih tinggi dibanding tingkat kegagalan, tetap saja aku khawatir '
(Ding! tuan terlalu mencemaskan orang yang kelak akan menjadi dewa perang seterusnya)
' tentu saja aku cemas, dia adalah ayahku sekarang! hmmp'
"Chen'er, apa ayahmu benar benar akan baik baik saja? ini sudah sangat lama ~" ucap Li Xia
" ibu istirahat lah, jika ayah sudah kembali aku akan bergegas mengabarimu ibu" sahut Li Chen
~ Kembali pada Li Guan
" Huff... huff.. huff " nafas Li Guan terengah engah
Li Guan berhasil membatai 1.000.000 monster iblis hanya dengan tangan kosong. Penampilannya sangat mengerikan. Sekarang seluruh tubuhnya dipenuhi oleh darah dari monster iblis
Plok~ plok~ plok
Tombak tersebut menepuk tangannya dan memuji keberhasilan Li Guan
" Pertarungan yang hebat!! sampai aku yang menonton saja bergairah dibuatnya " Ucap Tombak kekacauan surgawi
Li Guan yang mendengar itu merasa tombak yang diberikan oleh anaknya itu sudah hilang akal sehatnya
__ADS_1
" Ayolah, jangan menunjukkan raut wajah itu padaku~ " ucap Tombak tersebut
"Sebernarnya apa yang aku dapat dari membantai semua monster iblis ini!" sahut Li Guan
" Sebagai penerus dari Dewa Perang, Haruslah bisa menggunakan setiap senjata dan harus juga memanfaatkan sekelilingmu" ucap Tombak kekacauan
" Penerus Dewa Perang? Siapa? " ucap Li Guan
"Ehh"
"Ehh"
ucap mereka berdua canggung. Tombak kekacauan dibuat pusing oleh perkataan Li Guan karena yang hanya bisa menggunakannya hanyalah orang yang memiliki darah dewa perang
"Jadi bagaimana kau bisa membuka segelku? "ucap tombak kekacauan
" Seingatku, aku membuka segelmu dengan menggunakan darahku dan kemudian aku memegangmu dan sampailah aku di sini di kesadaranmu" jelas Li Guan
' apa yang sebenarnya telah terjadi!? ' benak tombak kekacauan penuh dengan pertanyaan
"Jadi apa ujiannya hanya satu? " ucap Li Guan
" hahh.. Mari kita ke ujian kedua" sahut tombak tersebut pasrah
"Ujian kedua! ini adalah ujian terakhir karena aku yang mengubahnya" ucap tombak tersebut
" Beritahu aku cepat! " sahut Li Guan
"Ujian kedua adalah membunuh naga itu" ucap tombak sambil menunjukkan pada naga yang tiba tiba berada di atas mereka
" Naga itu adalah naga guntur, walaupun itu adalah naga yang aku cipta dari ingatanku dulu, keluatannya hampir sama dengan naga aslinya" jelas Tombak tersebut
" Aku mempunyai satu pertanyaan" ucap Li Guan
" Katakanlah"
" Kenapa naga itu hanya mempunyai satu taring saja? "
"hahh, itu karena satu dari taringnya adalah aku" ucap tombak tersebut
"apa! jadi kau dibuat dari taring naga itu! " ucap Li Guan terkejut
" itulah kenyataannya~ sekarang apa kau ingin mulai ujian kedua apa kau hanya ingin mengobrol saja? " ucap tombak tersebut
" tentu saja mulai! tapi.. apa aku harus mengalahkannya menggunakan tanganku juga? " ucap Li Guan
" hahh, ambil ini" tombak dalam wujud manusia itu meleparkan sebilah pedang pada Li Guan
"Ujian kedua dan terakhir dimulai! " ucap tombak tersebut
Naga guntur yang diatas mereka mulai bergerak dan menatap tajam Li Guan. Naga tersebut tanpa berlama lama langsung menyerang Li Guan dengan menyembur petir dari mulutnya
Zrrrttt~
__ADS_1
Li Guan dengan cepat menahan semburan petir dengan pedangnya. karena perbedaan kekuatan, Li Guan terseret mundur perlahan lahan
Li Guan kemudian mengeluarkan Qi nya dan melapisi tubuhnya dengan Qi tersebut agar kekuatan serangan maupun pertahanan bertambah kuat
Setelah Li Guan di dorong 1 kilo meter kebelakang, naga itu menghentikan semburannya dan melesat ke arah Li Guan dengan cakarnya yang siap menyerangnya
Karena Li Guan mempunyai reflek yang bagus, dia menghindar serangan tersebut
Booomm!
Naga itu menyerang Li Guan bertubi tubi tanpa meberikan Li Guan celah untuk menyerang
Cakaran demi cakaran dan semburan demi semburan Li Guan hindari tetapi pada akhirnya Li Guan terkena oleh semburan petir naga tersebut dan terpukul mundur lumayan jauh
" Apa kau bisa mengalahkannya? " ucap tombak kekacauan yang sedang menonton
" hahaha, tentu saja aku bisa! " sahut Li Guan yang sedang mencoba berdiri menggunakan pedangnya
"Lihatlah! aku akan mengalahkannya dengan sekali serang! " ucap Li Guan
Li Guan memusatkan Qinya pada serangan yang dia akan keluarkan dan naga guntur tersebut sudah bersedia untuk menghembuskan petirnya
"Ayah! pinjamkan aku kekuatanmu! "gumam Li Guan
Tiba tiba tubuh Li Guan bersinar emas membuat tombak tersebut penasaran teknik apa yang digunakan Li Guan
" Teknik Terlarang : Tebasan Penghancur Surga dan Bumi! "
SLASHHHH~
tiba tiba seluruh alam kesadaran tombak kekacauan tersebut seketika menjadi hitam dan putih seakan waktu berhenti dan menjadi normal kembali
tombak tersebut merasa ada sesuatu yang ganjil dengan serangan Li Guan yang tidak mengeluarkan apapun tetapi tiba tiba Naga Guntur di depannya hancur terpotong berkeping keping dan darah dari naga tersebut menghujani Li Guan
Tombak tersebut terkejut dengan apa yang telah dilihatnya
' Apa yang sebenarnya terjadi!? jelas aku melihat teknik yang dia gunakan tidak mengeluarkan apa apa! ' benak tombak tersebut
Li Guan menatap tombak kekacauan itu dengan ekpresi ' Aku Mengalahkannya sekarang kau milikku! '
" Baik baik, kau menang " ucap tombak kekacauan sambil mendekat ke arah Li Guan
" Sesuai janjiku, kau adalah tuanku sekarang. Mendekatlah supaya aku bisa bersatu dengan jiwamu" ucap tombak kekacauan
Sringggg
Seketika seluruh ruangan kesadaran tombak tersebut bersinar terang dan akhirnya Li Guan kembali ke dunia asalnya
B E R S A M B U N G
Siapakah Ayah Li Guan ?
Siapakah Kakek Li Chen ?
__ADS_1
Siapakah Author ?