
Rumor Li Chen yang meratakan dua kekaisaran sampai pada semua orang bahkan orang dari alam yang lebih tinggi juga mendengarnya
Karena rumor tersebut, Para kultivator dan para tetua dari sekte sekte mencari informasi tentang Li Chen dengan harapan dia bergabung dengan sekte mereka
Setelah Li Chen melenyapkan kekaisaran Yu dan Xu, dia menuju kekaisaran Wei dengan cepat
hanya membutuhkan 2 hari baginya untuk sampai ke kekaisaran wei. Dia disambut oleh Hu Feng Patriak Sekte Pedang Matahari dan disisinya adalah Kaisar kekaisaran Wei yaitu Wei Kun
"Aku kaisar kekaisaran Wei menyapa pendekar Li Chen " ucap Kaisar Wei Kun dan Hu Feng serta yang lain secara serentak
"Aku datang kesini ingin mengumumkan sesuatu!" ucap Li Chen pelan tapi terdengar di seluruh penjuru Alam rendah
"Mulai hari ini! hanya akan ada satu kekaisaran di alam rendah! dan hanya kota kota dari keluarga besar yang mendukung kekaisaran itu"
"Di alam rendah juga hanya akan ada 6 sekte yaitu Sekte Pedang Langit, Sekte Pedang Batu, sekte Pedang Matahari, Sekte Pedang Awan, Sekte Harimau Api, Sekte Kelopak Mawar."
"jika aku mendengar ada yang melanggar peraturanku, aku akan membunuh seluruh keturunannya sampai tidak bisa hidup kembali"
Li Chen menghilang dari hadapan semua orang. Semua Patriak sekte bahkan Kaisar merasa tertekan oleh aura Li Chen tadi
Di alam yang sangat tinggi, di sebuah sekte terlihat seorang kakek tua sedang menonton Li Chen dari sebuah kristal
"Hahahah... mataku tidak pernah salah, Anak muda segeralah ke alam tinggi aku tidak sabar untuk bertemu denganmu"
"HAHAHAHA" kakek tua itu ketawa sampai terdengar di seluruh sekte
tetua dari sekte dan murid muridnya juga merasa penasaran kenapa patriak mereka sangat senang
....
Li Chen sekarang sedang dalam perjalanan pulang ke kediaman keluarganya karena telah sangat lama berpisah dan merindukan mereka
tidak lupa dia juga ingin melihat perkembangan ayahnya yang sudah pulih.
" Aku penasaran dengan ayah, apa dia sudah menjadi sangat kuat karena aku memberinya tubuh dewa perang? " gumam Li Chen
"Hahh~ karena diriku Bei Liu mati...kau tidak perlu cemas lagi bei Liu aku sudah membalaskan dendammu"
Dalam perjalanan Li Chen menuju kediaman keluarganya atau rumahnya, dia bertemu banyak sekali bandit yang ingin merampoknya tetapi mereka semua mati
Li Chen juga sempat menolong beberapa desa yang dalam masalah atau diserang bandit juga dalam perjalanannya
karena dia tidak menggunakan tekniknya, dia akhirnya sampai di desa dimana keluarganya tinggal
__ADS_1
ketika Li Chen berjalan masuk ke dalam desa, banyak orang yang menatapnya seakan mereka mengenali dirinya
bahkan banyak juga perempuan yang jatuh hati padanya walaupun ini pertama kali melihat Li Chen
Setelah sampai di kediaman keluarganya, dia membuka pintu gerbang kediamannya dan mengucapkan ' Aku Pulang! '
tetapi tidak ada satu ornag pun yang dia lihat ketika dia masuk ke dalam kediamannya
tiba tiba dia merasakan bahaya dari atas langit dan langsung menjauh dan melihat ke atas
dia melihat seorang laki laki sedang melesat kearah dirinya dengan kecepatan yang sangat cepat bahkan Li Chen hampir tidak bisa melihatnya
laki laki itu memegang sebuah tombak dan mulai menyerang Li Chen dengan mata tombak yang mengarah ke arah dirinya
jika orang melihatnya, laki laki itu seperti sebuah meteor. Li Chen dengan cepat mengeluarkan pedangnya dan menahan serangan laki laki itu
Tiiiiiiiiing~ Kabooomm~
Kawah besar tercipta akibat serangan dan pertahanan dari kedua bertabrakan. Semua warga desa pun terkjut dan berbondong bondong untuk melihat apa yang terjadi
mereka melihat 2 orang sedang bertarung dengan sengitnya. Li Chen hanya terus menahan dan menepis serangan laki laki itu karena dia susah untuk mencari celah untuk melakukan serangan balik
Ting~ Ting~ Slashhh~
"Siapa kau sebernarnya! " ucap Li Chen sambil terus menahan serangan
Laki laki itu tidak memberikan jawaban apapun dan hanya terus menyerang
"Diamana keluargaku! apa kau membunuh mereka! " ucap Li Chen
laki laki tersebut hanya mengangguk untuk memancing amarah Li Chen
Benar saja seperti yang di harapkan, Li Chen sangat marah dan mulai menyerang balik
Dia mengambil risiko untuk menyerang laki laki tersebut walaupun dirinya mendapat luka
"Tebasan Guntur"
Pedang Li Chen diselimuti oleh petir dan mulai menebas laki laki tersebut
Jderrr~
Serangan tersebut dengan mudahnya laki laki itu menepisnya dan malah menyerang balik dengan tekniknya
__ADS_1
"SOARING DRAGON! "
Tombak laki laki itu tiba tiba berubah menjadi seekor naga yang terbuat dari Qi dan menyerang Li Chen
" Teknik yang kuat tapi tidak cukup untuk membunuhku! " teriak Li Chen
Li Chen mengeluarkan api Phoenix dan Api biru ilahi secara bersamaan dan menyatukan kedua apk tersebut dan menciptakan sebuah Lotus yang berwarna bir kemerahan
"Heavenly Lotus"
Naga dan Lotus itu salian bertabrakan yang membuat orang orang yang menonton terpukul mundur
karena panas dari lotus tersebut, Laki laki itu tidak bisa menahan Naga Qi nya membuatnya hilang fokus dan akhirnya naga Qinya hancur dan Lotus itu menyerang laki laki itu
Boooomm!
debu debu berterbangan menutupi pertarungan. Nafas Li Chen tidak teratur karena ini kali pertama dia menggunakan teknik dari Dewa Alchemist dan bertarung dengan orang yang mampu menyeimbangi dirinya
"Hahahaha,... Kau memang sudah menjadi lebih kuat dasar bocah bau" suara yang secara tiba tiba terdengar dari arah ledakan
Debu debu menghilang dan menampakkan seorang laki laki sedang berdiri tegak dan menghampiri Li Chen
" Siapa sebernarnya kau! " ucap Li Chen
' Apa dia bisa bertahan dari teknik Dewa Alchemist?! ' benak Li Chen
"Apa kau sudah tidak ingat dengan ayahmu? aku sangat sedih~" sahut laki laki itu
laki laki itu berjalan ke arah Li Chen dan menepuk pundak Li Chen, dan berkata
"Dasar anak lupa diri! apa kau sangat menikmati diluar sana sampai melupakan ibu dan ayahmu? " ucap laki laki itu yang tak lain adalah Li Guan
Lii Chen sangat tercegang dengan apa yang terjadi..dia melihat ayahnya seperti telah menjadi orang lain
Berkat tubuh Dewa Perang dan cairan sumsum serta beberapa sumber daya yang Li Chen berikan, Ayahnya Li Guan telah berubah mau itu penampilan dan kultivasinya yang sudah sangat tinggi
" Ayah?...apa itu benar kamu ayah!??" sahut Li Chen tidak mempercayai apa yang ada di depannya
"Tentu saja itu ayahmu bocah nakal" ucap Seorang wanita yang tak lain adalah Li Xia yang tiba tiba datang
B E R S A M B U N G
Author bukan lupa untuk update tetapi, Karena author penulis amatiran, Menulis ulang chapter dan menyesuaikan alur cerita itu rupanya sangat memeras pikiran
__ADS_1