
...Ku rasakan hangat indah nya sang mentari...
...membangun kan ku dari tidur yang lelap ini...
...Sinar mu yang terang mulai memasuki mata...
...dan mengusir ku dari alam mimpi...
...Dan kini ku bergegas tuk segera siapkan diri ku...
...tuk mulai menjalani hari ini...
...Tak sabar ku temui seluruh sahabat yang tersenyum...
...menyambut datang nya pagi ini...
...Dan ku katakan.....
...Selamat pagi!!...
...Embun membasahi dunia dan mulai mengawali hari ini...
...Dan ku katakan:...
...Selamat pagi!!...
...Kicau burung bernyanyi dan kini ku siap tuk jalani hari ini....
...Kini bergegas lah sipakan dirimu untuk memulai menjalani hari ini...
Balqis memutuskan untuk tidur karena badan nya terasa capek-capek semua.
Sedang kan bara di kantor uring-uringan karena tidak mendapat kan balasan pesan dari sang istri.
Sudah membawa beberapa kali dia menghubungi orang suruhan nya, tapi orang suruhan nya mengatakan jika saat ini Balqis dan kedua teman nya sedang berada di festival
Bara percaya-percaya aja karena tidak biasa nya Balgis akan mengacuh kan pesan nya tapi meskipun begitu bara masih uring-uringan tak jelas
Bukan nya mengurangi pekerjaan nya dia malah menambah pekerjaan nya.
Dan membuat Pandra dan Daffa pusing.
Tapi dua bulan kemudian mereka semua akan berpindah ke kantor pusat dan Bara yang akan menjadi pemimpin.
Papa Jacky pun masih akan bekerja tapi setidak nya tugas nya sudah berulang karena ada bara yang akan bekerja keras dan juga akan lanjutkan perjuangan nya.
Dan posisi Daffa dan juga Pandra akan berubah.
Di mana biasa nya mereka menjadi, Setelah mereka berada perusahaan pusat mereka akan menjadi asisten dan juga sekretaris dari bara.
Dan jiga butuh sekretaris lagi nanti nya maka bara akan menambah tapi untuk sekarang tidak karena ia sudah merasa nyaman dengan kedua sahabat nya karena kerjaan mereka juga sangat cepat cekatan dan juga rapi.
Lagian Bara tidak ingin di repot kan dengan urusan urusan yang nanti nya akan merepot kan nya jika menambah orang baru.
Karena untuk saat ini bara sedang menikmati peran nya sebagai suami yang siaga dan juga menjadi suami yang ideal untuk sang istri.
__ADS_1
Daffa pergi ke ruangan bara ingin meminta tanda tanganan karena besok pagi ia akan pergi meeting.
Dan untuk Bara ia merasa sedikit pusing karena memikir kan sang istri
" Sudah jam berapa Daffa " tanya bara pada Daffa
" Jam 03.30 sore " jawab Daffa
" Aku pulang ya aku merasa gak enak badan Kamu juga jangan lembur malam ini kerjaan besok saja " jelas Bara
" Kamu kenapa tadi pagi masih seger bugar aja kenapa sekarang jadi loyo gitu " tanya Daffa
" Entah aku juga merasa sedikit pusing " jelas Bara
" Efek bucin nih " goda Daffa
" Lihat nanti jika kamu sudah punya pasangan aku ingin lihat apa perbedaan kita " jawab bara
Bara menunggu kejadian itu di mana Daffa akan uring-uringan saat berada di kantor karena pasangan nya.
" Aku gak akan bucin seperti kamu " jelas Daffa
" Yakin amat aku nggak yakin tuh " jawab Bara
" Sudah lah aku maue pulang minta sopir dong buat nganterin aku mau pulang" jelas Bara
Mendengar permintaan bara, Daffa menjadi yakin jika saat ini bara bener nggak enak badan
" Kamu serius kamu nggak enak badan " tanya Daffa memastikan
" Oh ya nanti minta cleaning service untuk ganti pewangi ruangan ku, aku tiba-tiba menjadi nggak suka enek rasa nya pengen muntah tapi gak bisa " jelas Bara
" Kamu kok jadi aneh sih akhir-akhir ini " ucap Daffa
Karena Daffa melihat perubahan dari bara sekitar dua minggu belakangan ini, bara terlihat lebih sensitif saat mendengar bau.
Bahkan Daffa sempat mengejek bara Jik itu tanda tanda nya seperti orang hamil karena kesensitifan hidung nya.
Untuk saat ini bara hanya menyukai wangi ruangan yang seger tidak seperti biasa nya.
Dan saat ini bara sudah berada di dalam mobil dalam perjalanan pulang.
Selama di perjalanan pun bara memilih untuk memejamkan mata nya.
Tak jauh berbeda dengan istri yang sedang terlelap.
Setelah sampai di rumah bara langsung masuk ke dalam dan entah kenapa ia menjadi semangat lagi saat merasakan wangi dari badan sang istri.
Karena hidung nya sensitif jadi bara bisa mencium aroma yang tidak Ia suka dan ia suka sekali pun orang orang di sekeliling nya itu tidak mencium bau nya tapi bara bisa hebat kan dan itu hanya terjadi akhir-akhir ini
Tanpa berpikir apa-apa, tanpa mencurigai bara langsung menaiki lift ke lantai 3 di mana itu adalah tempat privasi nya dan juga sang istri.
Bara tidak ngeh dengan keberadaan koper sang istri.
Ia langsung masuk begitu saja ke dalam kamar nya.
__ADS_1
Dan badan nya yang terasa lelah langsung seger saat melihat sang istri sedang tertidur di ranjang mereka.
" Ternyata dia sudah ada di sini tapi kenapa orang suruhan ku mengadakan dia berada di festival sudahlah nanti aku urus " ucap bara senyum
Dan setelah itu Bara langsung mendekati ranjang dan mencium seluruh wajah Balqis dengan penuh kasih sayang, Balqis yang merasa ada yang mencium langsung membuka mata nya
" Kok nggak bilang-bilang sih kalau udah ada di sini kan aku bisa jemput kamu di bandara sayang " ucap Bara
" Kan surprise honey " jawab Balgis
Mendengar kata honey dari Balgis langsung membuat bara terasa ingin terbang
" Capek ya " tanya Bara pada Balqis
" Iya " jawab Balgis
" Aku masih ngantuk " lanjut nya
" Baiklah aku ganti baju dulu " ucap Bara
Balgis mengangguk tanpa mandi terlebih dahulu bara langsung mengganti pakaian di depan sang istri.
Dan Balgis hanya bisa melihat nya, Balgis tidak akan bisa tidur jika di perlihat kan pemandangan seperti di depan nya itu
Di mana di perut sang suami ada roti sobek sobek dan juga di bagian tertentu otot-otot nya menonjol
" Kenapa lihatin nya kayak gitu tanya Bara heran
" Kamu ngapain " tanya Balgis
Dan pertanyaan itu tidak bisa di mengerti oleh Bara
" Ya ganti baju lah sayang emangn ya ngapain " jawab Bara
Dan selesai itu Bara langsung memeluk sang istri dari belakang
para mencium seluruh wajah Balqis
" Aku sangat merindukan mu sayang " ucap Bara
" Honey udah aku capek " ucap Balgis
" Ya udah kalau mau tidur aja aku cuma pengen peluk kamu kayak gini " jelas Bara
" Tapi akhir akhir ini aku lebih sensetive jika berada di dekat kamu " jujur Balgis
...Jangan lupa dukungan nya besti like comment and vote ya...
...Klik tombol favorit nya jangan lupa juga agar tidak ketinggalan cerita yang athor up...
...Mohon dukungan nya ya bestie terima kasih...
...Kalau masih ada waktu lanjut nanti ya...
...šššš...
__ADS_1