
...Ku rasakan hangat indah nya sang mentari...
...membangun kan ku dari tidur yang lelap ini...
...Sinar mu yang terang mulai memasuki mata...
...dan mengusir ku dari alam mimpi...
...Dan kini ku bergegas tuk segera siapkan diri ku...
...tuk mulai menjalani hari ini...
...Tak sabar ku temui seluruh sahabat yang tersenyum...
...menyambut datang nya pagi ini...
...Dan ku katakan.....
...Selamat pagi!!...
...Embun membasahi dunia dan mulai mengawali hari ini...
...Dan ku katakan...
...Selamat pagi!!...
...Kicau burung bernyanyi dan kini ku siap tuk jalani hari ini....
...Kini bergegas lah sipakan dirimu untuk memulai menjalani hari ini...
Setelah melakukan kegiatan suami istri bara dan Balgis melanjut kan tidur mereka.
Dan saat mereka sedang asyik tidur nyenyak, tiba-tiba hand phone Balqis berdering, karena hand phone nya sudah ia aktif kan kembali.
Bilqis tidak merespon nya karena ia pikir itu adalah Remon..
Tapi karena terus berdering akhirnya Balgis memutuskan untuk mengangkat nya.
Dengan pelan pelan Balqis menyingkirkan tangan suami nya yang ada di perut nya, tapi tidak bisa karena Bara tambah memeluk nya dengan erat.
" honey sebentar itu ada telepon takut penting " ucape Balqis pada saat suami.
Dan benar saja setelah mendengar itu bara meregangkan pelukan nya tapi tidak melepaskan nya
Dan dengan sangat terpaksa Balqis mengangkat sambil tiduran iya berbicara sepelan mungkin karena tidak ingin mengganggu tidur suami nya
" Kenapa Bun tanya Balgis
" Sayang kamu ada di mana " tanya bunda Iin ya dari seberang sana.
__ADS_1
" Balqis baru sampai mah ini masih istirahat, Balgis sudah di rumah ada apa " tanya Balgis
" Ayah kamu sedang sakit " ucap bunda iin
" Terus kenapa butuh Balgis " tanya Balgis
Bukan nya tidak peduli tapi sekali pun ayah nya sekarang sekarat ia tidak akan pernah mencari nya kecuali oana.
Jika pun Balgis menemui nya ayah Aan akan mengacuh kan nya dan menganggap diri nya tidak ada di sana, jadi menurut nya itu tidak penting ada atau tidak ada diri nya
" Siapa tahu kamu bisa menghiburnya nak " ucap bunda Iin
" Sakit kenapa " tanya Balgis
" Nggak tahu kata nya ayah mu tadi malam bermimpi jika kakak mu kecelakaan, dan ayahmu kepikiran sampai ya sakit sedangkan kakak mu tidak dapat dihubungi " jelas bunda Iin
Tidak ada tanggapan dari Balqis karena itu sudah biasa.
" Ke sini lah nak " ucap bunda Iin
" Mungkin nanti malam ya Bun kasihan suami Balqis baru datang kerja dia sedang tidak sehat " jawab Balgis
" Lagian Mama dan papa belum pulang nanti sore baru sampai " jelas Balgis
" Ya udah kalau begitu Balgis tutup ya bun nanti Bilqis akan ke sana " ucap Balgis
Tidak berniat dengan menyakiti hati bunda nya, tapi sejauh ini bunda nya juga tidak pernah membela nya hanya satu atau dua kali yang Balgis ingat.
Balqis tidak pernah mendapatkan kasih sayang mama Maura dari bunda Iin.
Di mana Mama marah selalu membela nya dalam ke adaan apapun dalam situasi apapun asal kan Balgis benar, jika salah pun Mama marah akan menasehati nya akan memberitahu nya.
Tidak seperti bunda Iin yang diam saja tidak mengatakan apa-apa, bukan nya ingin membedakan antara mertua dan ibu kandung nya tapi itu yang lagi Balgis rasa kan.
" Siapa " tanya bara
" Bunda kata nya ayah sakit " jawab Balgis apa ada nya
" Oh " hanya itu yang keluar dari mulut bara karena bara masih tidak terima dengan perlakuan ayah mertua nya terhadap istri tercinta nya yang merasa sakit hati dengan perbedaan yang mereka buat antara anak-anak mereka.
Dan setelah itu Balqis dan Bara kembali ter tidur
Sore hari nya papa dan Mama mertua nya datang dari perjalanan bisnis, hal pertama yang mereka tanyakan pada pembantu nya adalah keadaan anak dan menantu nya, Apakah hubungan kedua nya baik-baik saja mereka hanya takut ketinggalan momet untuk kedua nya
Dan setelah itu mama Maura naik ke lantai 3 sedang kan Balgis dan juga bara sudah bersiap-siap untuk pergi ke rumah nya untuk melihat ayah nya yang sedang sakit.
Balgis yang melihat keberadaan mertua nya langsung memeluk seakan mereka sudah terpisah sangat lama
" Drama " Batin bara
__ADS_1
Meninggalkan istri dan mama nya karena pasti ada sesuatu yang akan mereka bahas.
Sedang kane bara memilih untuk menemui papa nya yang sedang duduk di sofa
" Capek pa " hanya Bara
" Sudah biasa kan pulang pergi pulang pergi ke luar kotak, ke luar negeri " jawab sang papa
" Mau ke rumah mertua mu " tanya papa Zaki
" Iya pa " jawab Bara
" Kalau begitu bapak ikut " ucap papa Zaki
" Emang nya papa nggak capek baru datang " tanya Bara
" Kan tinggal duduk kamu yang nyetir " ucap sang papa
Dan setelah itu mereka semua pergi ke rumah keluarga Keynat, dan di perjalanan Balqis ter tidur
Meskipun mereka semua heran tapi tidak ada yang mengucapkan sepatah kata pun, mereka semua berpikir Balqis capek karena baru tadi siang datang
sampai di rumah Keynat mereka di sambut baik oleh para pembantu
Tanpa menunggu mereka langsung menemui tuan di rumah itu karena mereka tidak bisa lama-lama telepon mereka masih bersemangat tapi tumbuh mereka tidak bisa diajak kompromi.
" Bagaimana ke adaanmu " tanya papa Zaki
" Aku sedikit setres akhir-akhir ini dan berpengaruh pada tubuh ku " jawab ayah Aan
" Apa yang kamu pikirkan " tanya papa Zaki ingin tahu
" Aku merindukan oana tapi dia tidak bisa pulang " jawab ayah Aan
Mendengar itu papa Zaki melirik sang menantu kesayangannya tapi tidak ada respon dari menantunya tersebut.
Dan bunda Iin melihat interaksi kedua nya, interaksi yang tidak pernah suami dan Putri bungsu nya itu lakukan.
Sedangkan mama Maura memilih untuk mengelus pundak Balqis mencoba untuk menenangkan karena pasti ada rasa sakit mendengar ucapan sang ayah sedang kan diri nya tidak pernah mendapatkan perhatian seperti itu, maka dari itu Mama Maura dan juga papa Zaki berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk menantu nya tersebut.
Memberikan seluruh perhatian dan juga kasih sayang mereka untuk Balgis.
Ada rasa nyeri saat mendengar itu dari ayah kandung nya dan Balqis memilih untuk keluar dari kamar tersebut
...Jangan lupa dukungan nya besti like comment and vote ya...
...Klik tombol favorit nya jangan lupa juga agar tidak ketinggalan cerita yang athor up...
...Mohon dukungan nya ya bestie terima kasih...
__ADS_1
...Kalau masih ada waktu lanjut nanti ya...
...šššš...