Suami Tampan Posesifku,,!

Suami Tampan Posesifku,,!
Selesai sudah


__ADS_3

...Ku rasakan hangat indah nya sang mentari...


...membangun kan ku dari tidur yang lelap ini...


...Sinar mu yang terang mulai memasuki mata...


...dan mengusir ku dari alam mimpi...


...Dan kini ku bergegas tuk segera siapkan diri ku...


...tuk mulai menjalani hari ini...


...Tak sabar ku temui seluruh sahabat yang tersenyum...


...menyambut datang nya pagi ini...


...Dan ku katakan.....


...Selamat pagi!!...


...Embun membasahi dunia dan mulai mengawali hari ini...


...Dan ku katakan...


...Selamat pagi!!...


...Kicau burung bernyanyi dan kini ku siap tuk jalani hari ini....


...Kini bergegas lah sipakan dirimu untuk memulai menjalani hari ini...


Prita masuk ke kamar itu dengan sangat pelan se akan akan takut membangun s se orang di dalam kamar itu, padahal di sana tidak ada siapa-siapa.


" Aku merindukan kamar ini " gumam Prita


" Aku harus cepat sebelum tambah malam " ucap Prita


Dan dengan gesit Prita menata baju yang ia bawa dan saat diri nya sibuk ada beberapa pembantu yang masuk untuk membantu nya tapi Prita menolak


Dan malah menyuruh orang itu pergi


" Bi " panggil Prita saat pembantu itu sudah ingin balik


" Iya non " jawab nya


Prita tidak mempermasalahkan nya karena kebiasaan tidak akan bisa di rubah dengan cepat


" Tolong rawat kamar ini sekalipun kamar ini kosong ya bi, sekalipun saya sudah tidak di sini lagi " ucap Prita


Pembantu itu hany mengaguk

__ADS_1


" Sekarang bibi keluar " ucap Prita


" Kami permisi non " pamit nya


Prita mengangguk


Setelah selesai Prita menatap kamar nya itu lamat lamat


" Aku akan merindukan kamar ini " ucap Prita menetes kan air mata nya


Prita mengelus ranjang nya dengan perasaan sedih tapi ia mencoba untuk tetep tersebut


" Aku pasti bisa " gumam Prita


" Aku tidak menyangka ternyata melepaskan itu tidak lah semudah yang aku bayang kan "


" Aku tidak sekuat diri mu Balgis "


Prita berganti ke sofa tidak duduk hanya menyentuh nya, dan setelah itu Prita menatap figura besar yang ada di kamar nya dan itu adalah foto bunda nya saat ia masih hidup.


" Maaf kan Prita ya Bun, karena gara gara melahirkan prita bunda sampai harus meninggal dunia ini, Prita minta maaf Bun " ucap nya dengan menangis


" Bunda sudah mengorbankan hidup bunda untuk Prita jadi Prita berjanji akan menjalani hidup ini dengan baik Prita tidak ingin menyia-nyiakan nya lagi berkati Prita bunda, doakan Prita dari jauh sana " ucap Prita berbicara dengan foto bunda nya


" Aku sangat ingin membawa foto bunda tapi Prita sadar itu bukan hak priya jadi Prita akan memotret nya saja agar jika Prita kangen langsung bisa melihat foto bunda


" Bagus kan bunda, bunda akan selalu ada di mana pun Prita berada " uca nya


" I love you bunda. "


Dan setelah itu Prita membuka balkon kamar nya padahal di luar masih hujan deres lengkap dengan petir nya tapi tidak Prita hirau kan


" Malam ini adalah malam pelepas ku, aku harap ini adalah awal yang baik karena aku percaya tuhan pasti sudah merencanakan yang terbaik untuk ku " guman nya


Prita merentangkan ke dua tangan nya untuk melepas kan apa yang ia rasa tanpa ada yang tau Bryan melihat semua nya.


Melihat apa yang di lakukan oleh Prita.


" Apa yang sebenar nya terjadi, kenapa aku merasa jika kamu sedang berpamitan malam ini, apakah kamu tidak akan pulang ke rumah ini lagi, terus kamu mau kemana " ucap Brian


Dari mana situ Brian baru menanyakan itu sekarang bahkan Prita sudah pergi kurang lebih tujuh bulanan kamu tidak pernah mencari nya dan tapi kenapa baru sekarang lucu deh 🤭🤭


Dan setelah di rasa cukup Prita ingin pergi Tante iya sudah mencetak taksi online dan taksi nya pun sudah ada di depan, padahal hujan masih sangat lebat tapi Prita sudah memutuskan untuk pergi


Sebelum menutup pintu kamar Prita menatap kamar nya dengan seksama karena ia tidak tahu kapan ia akan kembali, '' tunggu aku pulang ya '' batin Prita


Dan setelah itu Prita keluar dalam keadaan yang tenang dan juga tersenyum


Prita menuruni tangga dan langsung berpamitan pada ayah kaka dan juga ibu tiri nya

__ADS_1


" Aku pamit ya, assalamualaikum " ucap Prita dengan menyalami semua nya tak lupa juga dengan par asisten rumah tangga nya


" Prita kunci mobil mu " ucap sang ayah


" Tidak usah ya Prita sudah memesan taksi udah ada di depan " jawab Prita


" Tapi ini masih hujan masuk lah dulu ada petir juga " lanjut sang ayah


" Aku sudah tidak takut lagi dengan petir, karena hidup ini lebih menakut kan " jawab Prita dan itu mampu menusuk hati semua orang yang ada di sana


Dan setelah itu Prita keluar, karena urusan nya sudah selesai.


Pembantu membawakan payung untuk Prita tapi Prita menolak ia tidak merepotkan


" Tidak usah bi terima kasih aku bisa kok lari sampai di gerbang dekat juga " tolak Prita halus


" Oh iya aku lupa tolong bagikan yanh ini pada yang di depan " ucap nya


Dan setelah itu Prita pergi dengan berlari ke arah gerbang dan banyak yang meneriaki nya karena Prita sangat keras kepala tidak ingin menggunakan payung, bahkan pembantu itu ikut berlari untuk memayungi Prita tapi langkah nya kalah cepat dengan Prita


karena mendengar teriakan para pembantu nya di luar ayah nya ibu tiri nya dan juga kakak tiri nya keluar karena mereka penasaran dengan apa yang terjadi, mereka kaget melihat Prita keluar dalam keadaan hujan.


" Kenapa kalian tidak memberi nya payung " ucap sang ayah membentak para pembantu nya


" Maaf tuan tapi nona Prita tidak mau, kita sudah membujuknya bahkan kepala pelayan mengikuti nya, tapi langkah nya kalah dengan langkah nona Prita " jawab pembantunya


Brian juga ingin menyusul tapi sayang Prita sudah berada di luar gerbang dan sudah masuk ke dalam taksi dan setelah nya taksi itu pergi entah membawa Prita kemana.


Dan mereka yang ada di sana hanya bisa menahan nafas


Brian yang ingin tau kemana tujuan adik tiri nya itu langsung masuk dan membawa mobil Prita keluar karena ia tidak sempat untuk pergi ke kamar nya mengambil kunci mobil nya sendiri


" Brian kamu mau kemana " tanya dagu mama


" Brian ada urusan sebentar ma " jelas Bryan


Sedang kan Prita yang berada di dalam taksi hanya bisa menatap ke arah jalan


" Selesai sudah dan sekarang aku akan mengikuti alur takdir ku sendiri " batin Prita tersenyum


...Jangan lupa dukungan nya besti like comment and vote ya...


...Klik tombol favorit nya jangan lupa juga agar tidak ketinggalan cerita yang athor up...


...Mohon dukungan nya ya bestie terima kasih...


...Kalau masih ada waktu lanjut nanti ya...


...šŸ’žšŸ’žšŸ’žšŸ’ž...

__ADS_1


__ADS_2