
Pagi yang syahdu tak ingin terhenti
Malam serasa enggan datang
seperti mengalah pada ke sunyian
Senja se akan sengaja datang terlambat
Demi menjaga nya ke syahduan pagi
Gemerlap nya gemintang dan temaram nya rembulan
Se akan memaksa kosong jiwa ini
Untuk mengatakan beberapa untaian kata
Untaian kata yang mengartikan cinta dan perasaan sayang
Yang telah lama ter bendung kan dari sisi hati yang teramat redup
seredup hari ini karena di sini hujan bestie ha ha ha ha
Namun sepi nya hari ini nya siang ini
di terangi oleh petik ha ha ha ha
Yang serta merta menggugah kesadaran dan se akan menyuruh ku untuk tidur
Hujan ini mengajar kan tentang sebuah harapan
Ya, tentang pengharapan
Beberapa kata untaian penuh makna
Yang tak akan usai
jika hanya di raya kan oleh ribuan pujangga
__ADS_1
kan ku ucapkan kata-kata itu untuk mu
Selamat pagi para reader ha ha ha
Balgis memutuskan untuk mengistirahatkan tubuh nya karena hari ini sangat lah meleleh kan untuk nya
" Andai di hari ulang tahun suami ku aku dapat memberikan hadiah yang paling istimewa dan juga special seperti yang terjadi pada mama dan papa Muzakki " gumam Balgis
" Aku ingin melihat bagaimana reaksi nya " gumam Balgis
" Karena sudah hampir tiap hari kita melakukan nya tapi tuhan masih belum mempercayakan anak pada kita, tapi sekarang aku sudah siap lahir batin aku sudah gak peduli lagi dengan omongan orang orang di luaran sana " gumam Balgis
Dan setelah itu ia langsung terlelap dengan nyenyak.
Sedang kan bara juga memutuskan untuk pulang karena sudah sore
Sampai di kamar Bara menemukan sang istri sedang tertidur dengan sangat lelap.
" Ini nih yang aku cari malah tidur nyenyak di sini " gumam bara tersenyum
" Kamu kenapa sih Sayang kalau ngerjain itu bikin jantungan dag dig dug seeeeert " lanjut nya
" Cepat lha hadir Sayange Pipi dan Mimi menanti mu " ucap bara dengan penuh kasih sayang
" Agar mimi mu itu tidak lagi pergi pergi dari pipi " lanjut nya
" Maaf sayang aku tidak bermaksud membuat mu kesal tapi aku sudah membatal kan semua nya aku tidak akan dekat dekat lagi dengan perempuan itu " ucap bara
" Aku hanya ingin membantu nya saja karena dia baru saja dari luar negeri, orang tua nya menetap di sana dan ia berencana untuk balik ke sini, dan akan mencoba berbisnis dan dia mengajak aku untuk bekerja sama karena dia mendapat kan kabar, jika mall itu akan di jual oleh pemilik nya, sebab dia milik nya akan pindah dari negara ini, karena aku melihat keuntungan nya, aku menyetujuinya dan aku sudah berdiskusi dengan pak Pandra dan juga Daffa, dan mereka setuju dengan syarat jika salah satu kita pergi menemui Sinta maka yang lain nya harus ikut karena kita semua tahu rumor Sinta sangat lah jelek di kalangan kita, dan aku tidak tahu jika kamu akan se marah ini sama aku, maafkan aku " jelas Bara
Yang tentu saja semua perkataan nya tidak dapat di dengar oleh Balqis.
Hari ini adalah hari pertama Balgis akan di tinggal oleh Bara, karena hari ini juga baru harus pergi ke Amsterdam karena ada beberapa pekerjaan di sana dan itu membuat Balqis tidak senang karena ulang tahun Bara sudah tinggal dua hari lagi jika ia pergi maka sudah bisa dipastikan jika Balqis tidak akan dapat merayakan hari ulang tahun suami tapi mau tidak mau Balgis harus merelakan nya karena itu sebagian dari pekerjaan nya, apalagi papa Muzakki yang meminta nya.
" Hati-hati lah di sana, cepat lah kembali honey " ucap Balgis
" Pastor sayang " jawab Bara
__ADS_1
" Berapa hari di sana " tanya Balgis
" Empat hari " jawab Bara
" Yah kok lama sih biasa nya juga cuma satu hari atau gak dua hari " protes Balgis
" Ya udah nanti aku bilang ke papa jika kamu keberatan jauh jauh dari aku " ucap Bara
" Yah kalau itu sudah aku protes tadi sama papa tapi papa hanya menanggapi nya dengan candaan " jujur Balgis
" Malah papa menyuruh ku untuk ikut ya mana bisa kuliah ku tinggal satu Minggu lagi " lanjut Balgis
" Ya udah kalau kamu gak mau ikut tunggu aja aku di rumah " jawab bara
" Kamu kenapa sih enggan banget kalau di suruh ikut aku perjalanan bisnis di sana kamu juga menikmati nya, kamu bisa pergi jalan-jalan, shopping selagi aku kerja " lanjut Bara
" Ya gak seru honey, kalau sendiri kalau ada teman nya baru seru " jawab Balgis
" Ya kamu ajak Davina sana Prita kan gampang " jawab Bara
" Mereka lagi menyesuaikan hidup mereka, prita sudah mau melangkah maju doa mau meninggalkan keluarga nya yang cuma bikin ia sakit dan kecewa akan harapan nya sendiri, sedang kan Davina masih sibuk dengan rencana nya sendiri, sebelum ia memutus kan hal apa yang akan ia putus kan untuk hidup nya ke depan, karena dia harus memiliki antara mama dan papa nya dan juga kehidupan nya sendiri dia yang paling rumit tapi dia juga yang lebih beruntung dari pada kita berdua, karena meksipun orang nya tidak lagi akur Davina masih bisa merasakan kasih sayang ke dua nya " jelas Balgis
" Terus apa yang bikin bingung " tanya Bara
" Orang tua nya memutuskan untuk berpisah tapi sampai sekarang Davina masih tidak setuju dengan itu apalagi di ketahui ayah nya sering gonta-ganti cewek, dan Davina beranggapan jika ada kesalahpahaman di antara orang tua nya tapi dia juga tidak tahu, karena yang Davina tau dulu orang tua nya saling mencintai sekalipun mereka hasil dari perjodohan tapi entah lah apa yang terjadi sampai mereka memilih untuk pergi dari rumah yang mereka bangun dan meninggal kan Davina se orang diri tanpa mereka sadari di sini lah Davina yang paling tersakiti akan ke egoisan mereka " jawab Balgis panjang lebar
" Apapun itu kita doakan yang terbaik aja untuk mereka dan sekarang mari baru suami mu ini untuk siap siap " ucap bara
Balgis mengangguk
...Jangan lupa dukungan ya bestie...
...Jangan koment and vote dan juga jangan lupa klik favorit nya ya agar tak ketinggian update terbaru dari author ya Abal Abal ini...
...Koment yang positif ya bestie kasih saran boleh memberikan ide agar cerita ini terus berkembang...
...Jangan koment yang bikin mood author down dan menjadi males untuk nulis karena baca koment kalian...
__ADS_1
...💞💞💞💞...