
FLASHBACK ON....
4 tahun lalu
"Put kamu mau kan jadi pacarku?" Tanya Revan
"Emmm iya aku mau." Jawab Putri
Akhirnya kami berpacaran. Hari-hari kami lalui sebagai pasangan yang romantis. Kemana-mana selalu berdua. Hingga saat memasuki 6 bulan kami berpacaran..
"Sudah 3 hari Revan ga ada kabar." kata Putri
Saya membuka WhatsApp, ternyata nomor saya diblokir oleh Revan. Saya juga membuka Instagram dan sosial media lainnya dan hasilnya pun tetap sama.
Beberapa hari kemudian saat Putri sedang bersama Melvi.
"Put lihat deh." Kata Melvi sambil menyerahkan handphonenya.
Terdapat sebuah postingan foto Revan bersama seorang perempuan yang dikenalinya.
"Pinjem bentar ya Mel." Kata Putri dibalas anggukan oleh Melvi.
Putri mengirim pesan ke Revan menggunakan ponsel Melvi.
Melvi
Itu siapa Van?
Revan
Pacarku namanya Dias
Melvi
Emang kamu sama Putri udah Putus
Revan
Belum sih, tapi habis ini aku mau ngomong sama dia.
2 tahun kemudian....
"Put aku mau kita balikan." Kata Revan tanpa merasa bersalah.
"Aku takut Van. Aku masih trauma dengan kejadian waktu itu. Aku takut kamu akan mengulangi hal yang sama." Jawab Putri
"Aku janji Put, aku gak bakal ngulangi kesalahan itu lagi. Aku tau kamu masih cinta sama aku." Kata Revan
"Iya aku memang masih cinta sama kamu, tapi perasaan itu sudah berbeda setelah kamu bersama Dias." Balas Putri
"Tolong beri aku kesempatan Put, aku gak akan mengulangi kesalahan itu." Kata Revan
"Baiklah." Kata Putri
Kami menjalin hubungan lagi, namun kali ini berbeda. Jika dulu dia romantis, kali ini malah sebaliknya, dia tak pernah menanyakan ataupun memberi kabar. Bahkan saya sudah berkali-kali menemuinya untuk menanyakan kejelasan hubungan kami, jawabannya selalu sama. Hingga 2 Bulan kemudian...
__ADS_1
Putri
Van... aku ingin ketemu, kamu punya waktu kan?
Revan
ya. sampai ketemu ditaman kota jam 3
DITAMAN KOTA
"Van... aku mau tanya tolong jawab dengan jujur." Pinta Putri
"Sebenarnya hubungan kita ini apa?" Tanya Putri
"Terserah kamu aja Put, maunya gimana." Jawab Revan
"Van... aku butuh kepastian. Jika kamu bosan kita akhiri hubungan ini." Kata Putri
"Terserah kamu saja Put, aku ngikut apa maumu. Aku harus pergi." Pamit Revan.
FLASHBACK Off....
"Hingga akhirnya saya memilih untuk tidak bertemu dengannya. Dan semenjak saat itu saya tidak pernah berpacaran lagi." Kata Putri dengan air mata yang sudah membasahi pipinya.
"Sudah-sudah jangan menangis. Saya akan membawa kamu ke suatu tempat untuk nenangin diri." Kata Bagas lembut
Bagas mengajak Putri ke sebuah tempat, hingga akhirnya mobil berhenti di taman pinggir danau.
"Kok kesini mas?" Tanya Putri
"Ayo turun, saya tunjukan tempat favorit di tepi danau ini."
Putri menoleh heran pada Bagas. Dan Bagas membalasnya dengan senyuman menawannya.
"Kamu baca tulisan itu." Kata Bagas sambil menunjuk ke Papan yang bertuliskan "SUDUT KETENANGAN [Berteriaklah, Hilangkan bebanmu dan pulanglah dengan senyuman]"
"Biar saya ajari." Kata Bagas
"Aaaaaaaaaaaaaaa............" Bagas berteriak dengan sangat kencang. "Sekarang giliran kamu." Kata Bagas yang dibalas senyuman manis oleh Putri.
"Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa......." Putri berteriak dengan kencang juga.
"Sudah tenang?" tanya Bagas dibalas anggukan oleh Putri.
"Kita pergi ke suatu tempat, ini hari dimana kita bersenang-senang karena besok kita pasti akan bekerja ekstra." Kata Bagas.
"Kita mau kemana?" tanya Putri
"Ke Restoran favorit saya di Puncak, kita sampai sana kurang lebih satu setengah jam. Kalau kamu lelah tidur aja gapapa." Kata Bagas kemudian menggandeng tangan Putri berjalan ke parkiran.
Benar... di dalam perjalanan Putri tertidur karena lelah.
"Kenapa saat bersamanya aku merasa bahagia" kata Bagas pada dirinya sendiri.
Hingga akhirnya mereka sampai di puncak, Di restoran yang Bagas maksud. Bagas memarkirkan mobilnya.
__ADS_1
"Put... Bagun kita sudah sampai" kata Bagas membangunkan Putri.
"Emhhhhh... udah dari tadi ya mas." Tanya Putri
"Belum kok, ayo turun." Ajak Bagas
Mereka masuk ke dalam restoran, Bagas dan Putri menuju atas gedung. Yang menampilkan ribuan bintang bertaburan dilangit dan lampu kelap kelip dari daerah perkotaan.Adalah tempat favorit yang biasanya ditempati oleh Bagas saat berkunjung ke restoran.
"Seperti biasa ya untuk 2 orang." Kata Bagas pada pelayan
"Baik tuan." Kata Pelayan dan berlalu pergi.
"Wahhh menakjubkan. Pemandangan dari sini indah sekali." Kata Putri takjub
"Duduklah kita makan malam sambil melihat bintang." Kata Bagas sambil tersenyum.
Beberapa menit kemudian pesanan mereka datang. Mereka berdua makan malam sambil menikmati pemandangan yang indah.
"Jujur, sebenarnya baru kali ini saya membawa wanita kesini." Kata Bagas
"Oh ya... pantas saja tadi para pegawai banyak yang melihat kearah kita." Balas Putri
"Biasanya saya kesini sendiri setelah nenangin pikiran dari danau tadi karena setres dengan kerjaan." Kata Bagas dibalas anggukan oleh Putri
Jam 20.00..
"Kita pulang, besok kita ada perjalanan bisnis keJogja." Kata Bagas
"Baiklah." Jawab Putri
Kurang Lebih 2 jam mereka menempuh perjalanan, akhirnya mereka sampai di depan apartemen.
"Terimakasih mas untuk hari ini dan maaf sudah merepotkan." Kata Putri
"Sama-sama. Kamu mendingan mandi terus istirahat. Besok saya jemput." Kata Bagas dan Putri mengangguk
Ketika Putri hendak keluar dari mobil...
"Put sebentar.. Ini hadiah dari saya." Kata Bagas sambil menyerahkan Paper bag berwarna coklat.
"Ini apa mas?" Tanya Putri
"Sesuatu yang kamu sukai." Jawab Bagas sambil tersenyum.
Putri membuka paper bagnya dan betapa terkejutnya dia saat melihat sebuah dress yang dilihatnya tadi.
"Terimakasih mas." Kata Putri sambil memperlihatkan senyum cantiknya.
"Sama-sama. Baiklah saya pergi dulu." Pamit Bagas
"Hati-hati." Kata Putri yang dibalas anggukan dan senyuman oleh Bagas.
Putri melambaikan tangan dan Bagas pun membalasnya. Hingga mobil Bagas sudah tidak terlihat, Putri baru masuk ke apartemen
BERSAMBUNG....
__ADS_1
Haiiii guys.. hari ini aku up 2 episode ya🤗
Jangan lupa kasih vote yang banyak ❤️