Suamiku Si Cowok Humoris

Suamiku Si Cowok Humoris
Ban Bocor


__ADS_3

Setelah kurang lebih 3 jam, mereka sampai di Surabaya.


"Put kita sudah sam...pai." Kata Bagas terjeda karena melihat Putri yang tertidur. Bagas tersenyum.


"Emhhh... sudah sampai Pak?" tanya Putri terbangun.


"Iya kita sudah sampai. Mau turun sekarang apa nanti?" tanya Bagas.


"Sekarang aja Pak." jawab Putri.


"Emang nyawa kamu udah kumpul?" tanya Bagas bercanda. "Nih sisir dulu itu rambut acak-acakan." kata Bagas sambil menyerahkan sisir yang selalu dia bawa kemana-mana.


"Hehe... terimakasih pak." Sahut Putri.


Tak lama kemudian mereka keluar dari mobil. Tampak seorang pemuda yang tengah berdiri tak jauh dari mobil Bagas.


"Selamat Siang Pak Bagas." Katanya.


"Selamat Siang Pak Rasta." Kata Bagas.


"Mari kita lihat pengerjaan proyeknya." Ajak Pak Rasta.


"Ayo Put. Kamu nanti tolong fotoin ya sebagai bukti." kata Bagas.


"Baik Pak." Sahut Putri.


Mereka Bertiga berkeliling melihat pembangunan proyek mereka.


1 Jam kemudian.


"Pak Bagas, bisa kita bicara sebentar?" Tanya Pak Rasta.


"Bisa." Jawab Bagas. "Put, Tunggu saya didalam mobil ya." Kata Bagas pada Putri.


"Baik Pak." Sahut Putri sambil berlalu meninggalkan Bagas dan Rasta.


"Emm Gas.. Kita bicara sebagai kakak adik." Kata Rasta


"Ada apa kak." tanya Bagas


"Sepertinya Perusahaan Pusat harus ku serahkan ke Kamu Gas." kata Rasta.


"Tapi kenapa kak. Seharusnya kakak yang memimpin, bukan aku." Kata Bagas.


"Senin depan kakak akan mengumumkan bahwa kamulah pemimpin utama perusahaan." Kata Rasta sambil memasukkan tangannya ke kantong celana.


"Tolong beri aku alasannya kak." Pinta Bagas.


"Aku dan kakak iparmu akan menetap disini. Dan aku hanya akan memimpin di kantor cabang disini saja. Kamu tolong jaga perusahaan dan ibu juga ya." Kata Bagas sambil menepuk pelan pundak Bagas.


"Satu lagi. Siapa perempuan tadi?" tanya Rasta.


"Dia sekretaris baruku." Jawab Bagas santai.


"Aku tidak pernah melihatmu dekat dengan seorang wanita sebelumnya, setelah kejadian itu." Kata Rasta dengan ekspresi mengejek.


"Dia berbeda kak, sejak awal aku dan dia bertemu, aku sudah bisa merasakannya." Kata Bagas dengan menundukkan kepalanya.


"Sepertinya dia wanita baik-baik. Tapi pesan kakak, sebaiknya kenali lebih dekat dulu sebelum nanti kamu kecewa seperti kejadian lalu." Saran Rasta.


"Aku tau kak." Sahut Bagas.


DI MOBIL


Putri sedang berbalas pesan dengan Melvi dan Riska dalam grup yang terdiri dari mereka bertiga.

__ADS_1


GRUP TANPA NAMA 🤪


^^^Aku pulangnya mungkin agak telat ya girls karena sekarang aku di Surabaya 😥^^^


Melvi 💄


Celaaaahhhh baru hari pertama kerja udah diajak kencan sama bos ganteng 😆


^^^Apaan sih Mellll😒^^^


Melvi💄


Ya udah hati-hati ya Put, semoga menyenangkan 🤣


Tiba-tiba Bagas masuk ke Mobil.


"Kita Pulang." Katanya sambil tersenyum dibalas anggukan oleh Putri.


Separuh perjalanan, tiba-tiba ban mobil Bagas meletus.


"Ahhh sial." umpat Bagas.


"Kenapa Mas." Tanya Putri.


"Bannya meletus. Kita Turun dulu Put." Ajak Bagas.


"Hallo... Tolong perbaiki mobil saya, tempatnya di depan Hotel X." Kata Bagas menelpon seseorang.


"Kita pulangnya gimana mas?" Tanya Putri.


Bagas melihat jam tangannya. "Sudah jam sembilan Put. Kita nginep dulu dihotel besok baru pulang." jawab Bagas santai.


"Haahhhhh...." Putri terkejut.


Kemudian mereka masuk ke hotel.


"Permisi... saya pesan 2 kamar untuk 1 malam." Kata Bagas pada resepsionis.


"Mohon maaf Tuan, sekarang hanya tersisa 1 kamar saja tetapi dengan 2 tempat tidur terpisah." Kata Resepsionis.


"Baiklah saya ambil." Kata Bagas.


"Ini tuan kuncinya." Kata resepsionis sambil memberikan kunci pada Bagas.


Mereka masuk ke kamar. Suasana menjadi canggung.


"Emmm kamu mandi duluan aja Put." Kata Bagas dibalas anggukan oleh Putri.


Didalam Kamar Mandi


"Ya ampun gimana ini, masa iya aku berbagi kamar dengan bos. Apa kata orang-orang nanti." Batin Putri.


20 menit Putri sudah selesai mandi.


"Huhhh terpaksa harus pakai pakaian tadi."Katanya pada diri sendiri.


.......


"Put... itu baju ganti kamu. Kamu ganti baju disana, saya mau mandi dulu terus nanti kita makan." Kata Bagas sambil berlalu masuk ke kamar mandi.


"i.. iya." Jawab Putri gugup.


GRUP TANPA NAMA🤪


^^^Girls maaf ya, hari ini aku gak pulang🥺^^^

__ADS_1


Riska 🗣️


Lahh kenapa Put?


^^^Ban mobil Pak Bagas bocor.^^^


^^^Kita nginep dihotel sekarang🙍🏻‍♀️^^^


Melvi💄


Astaga... baru sehari kerja udah diajak ngehotel 🤣


Riska 🗣️


Wahh parah nih 🤣 pisah kamar gak nih?


^^^Kita sekamar berdua :)^^^


Melvi💄


Wah gila kamu Put... hati-hati nanti pak Bagas khilaf🤣


^^^Apaan sih meskipun satu kamar tapi beda ranjang tau gak😒^^^


Riska 🗣️


Ya bisa juga kan nanti pak Bagas imannya goyah🤣


^^^Udah ah... males liat komentar kalian. Bye😑^^^


Putri mematikan ponselnya. Kemudian dia pergi ke balkon kamar.


"indah sekali." Kata Putri mengagumi.


"Put... ayo kita turun cari makan." ajak Bagas


"Iya Mas." Kata Putri.


DI RESTORAN HOTEL...


"Pesen Nasi goreng spesial 2 ya mbak." Kata Bagas


"Baik tuan.." kata Pelayan.


"Cantik sekali..... Apakah aku sanggup untuk menahannya Tuhan, bagaimana nanti kalau aku khilaf." Kata Bagas dalam hati sambil terus memandangi Putri.


Tiba-tiba ponsel Bagas berbunyi.


"Hallo kak." Kata Bagas.


"Jaga diri kamu!" Kata Rasta di seberang sana.


Tuttttt.... Rasta memutuskan panggilan.


"Ni orang kenapa sih?" Gumam Bagas.


"Emmmmm.... kita pulang jam berapa besok mas?" Tanya Putri.


"Jam 8 pagi Put, kamu istirahat aja gak usah masuk kerja." Kata Bagas.


"Tapi kerjaannya belum selesai." Kata Putri.


"Gapapa.... kan bisa dilanjutkan lusa." Jawab Bagas santai


Kasih Vote dong biar semangat 🥺

__ADS_1


__ADS_2