
Hari Minggu yang cerah. seperti yang telah direncanakan kemarin Putri, Melvi, dan Riska akan pergi ke mall untuk membeli keperluan yang akan mereka bawa besok.
DIDALAM MOBIL
"Guys kita mau beli apa dulu nih nanti?" tanya Melvi uang berada di belakang.
"Kita beli pakaian kerja dulu ya, baru nanti beli yang lainnya." jawab Putri.
"Oke." sahut Melvi dan Riska bersama.
23 menit kemudian mereka sampai di depan mall. Riska memarkirkannya mobilnya terlebih dahulu. Setelah itu mereka baru masuk ke dalam gedung.
"Ehh gimana kalau kita beli kemeja di toko X aja ya, disana kualitas barangnya bagus dan harganya lumayan murah hihihi..." kata Riska sambil cengengesan.
"Setuju. Kalau kamu gimana put ?" tanya Melvi.
"Aku sih ngikut aja." jawab Putri.
Setelah membeli beberapa pakaian kantor, mereka pergi makan siang di restoran yang ada di mall tersebut.
"Mbak saya pesen ayam bakar madu dan jus Strawberry. Kamu apa mel? Ris?" tanya Putri.
"Aku ayam geprek sama jus jeruk." jawab Melvi.
"Kalau aku Spaghetti sama lemon tea." jawab Riska.
"Baiklah nona, silahkan ditunggu pesanannya. Permisi..." kata si pelayan.
__ADS_1
"Aku mau tanya nih mel, Ris." kata Putri.
"Tanya apa Put?" kata Melvi.
"emm kan disana nanti kita beda divisi nih, mungkin nanti aku yang sulit diajak keluar seperti biasanya kek gini. Apa nanti kalian akan membenciku dan mencari teman baru." tanya Putri sendu.
"Putri kamu ini ngomong apa sih. Kita bertiga itu udah seperti keluarga, aku dan Melvi gak akan pernah membecimu apalagi sampai pergi mencari teman baru. Hanya karena kamu bakal jarang ada waktu buat kita numpul kek gini." jawab Riska sambil memegang tangan Putri.
"Iya Put, kami gak bakalan kaya gitu. Pokoknya kita itu sahabat selamanya, dan semoga saja sampai anak cucu kita nanti bakalam seperti ini." ucap Riska.
"Makasih ya girls." kata Putri dibalas anggukan oleh Melvi dan Riska
15 menit kemudian pesanan mereka datang.
"Gimana kalau nanti habis makan lita nonton dulu." tanya Riska.
"Boleh." jawab Putri.
"Kita pilih film horor aja ya?" tanya Putri.
"Ayoklah siapa berani." kata Melvi sok berani.
"Siapa takut kali ah." sahut Riska.
"udah... kita bagi tugas ya. Aku beli tiket, Riska beli popcorn, dan Melvi beli soda."
"okey...!" sahut Melvi dan Riska dengan tangannya membentuk huruf O.
__ADS_1
SKIP
"huhhhh menegangkan juga ya filmnya tadi." kata Putri
"iya ih... ngeri aku tadi ngeliatnya." Kata Riska
"Aku ke toilet bentar ya." Kata Putri
"jangan lama-lama ya put, kita tunggu di depan." sahul Melvi
Putri mencuci tangan dan wajahnya di wastafel. Ketika saat ingin keluar tepat berada di depan pintu, Putri menabrak seseorang.
Brukkkk....
"Maaf ya saya tidak sengaja." kata Putri tanpa melihat orang yang dia tabrak.
"Iya tidak apa-apa nona." suara Pria itu
Putri mendongakkan, "Revan!" Kata Putri terkejut
"Putri sedang apa kamu disini? sama siapa?." tanya Revan
"emmm gapapa aku pergi dulu" kata Putri berlalu pergi.
"Put... Putriii... Put..." Panggil revan namun tidak dihiraukan olehnya.
Putri terus berjalan cepat sambil menahan air matanya. Entah mengapa bila bertemu dengan Revan ia selalu menangis. Ia selalu teringat kenangan sekaligus rasa sakit saat bersama Revan.
__ADS_1
Haiii guysss maaf ya kemarin gak up karena sedang sibuk, hehehe....
kasih vote yang banyak biar aku semangat nulisnya.