
Dalam perjalanan pulang mereka hanya diam. Melvi fokus mengemudi, Riska sibuk dengan handphonenya, sedangkan Putri hanya melamun.
"Ehhh Puttt bengong aja, mikirin apaan sih." Kata Melvi menyadarkan Putri dari lamunannya.
"Aduh Mel ngagetin aja sih kamu." jawab Putri.
"Lagian bengong aja dari tadi. lagi mikirin apa?" tanya Melvi.
"emmm kira-kira bos yang di kantor pusat itu gimana ya. Apa bapak-bapak perut buncit atau pria tampan ya?" kata Putri.
"Yaelah Putt.. jadi daritadi kamu bengong cuma mikirin itu." sahut Melvi
"Ehehheeh..." Balas Putri nyengir kuda.
"Denger-denger nih ya, katanya bos disana itu adalah CEO tampan yang humoris." Sahut Riska.
"Yang bener kamu Ris.. ku kira kaya dinovel-novel yang pernah aku baca. CEO yang berhati dingin gitu." Kata Putri.
"Katanya sih gitu. Ehh udah sampai depan rumah, aku duluan ya hati-hati dijalan." ucap Riska sambil turun dari mobil.
"Iya Ris... Sampai jumpa besok." kata Putri dan Melvi.
10 menit kemudian sampai didepan rumah Putri.
"Makasih ya mel tumpangannya... gak mampir dulu?" tanya Putri.
"nggak deh Put.. aku langsung pulang aja keburu laper nih." jawab Melvi dibalas anggukan oleh Putri.
Putri masuk ke dalam rumah, terlihat bapak sedang menonton Tv sedangkan ibu mungkin berada di dapur.
__ADS_1
"Assalamualaikum pak..." Putri sambil mencium punggung tangan ayahnya.
"Waalaikumsalam ehh anak bapak udah pulang, yaudah sana bersih-bersih dulu nanti kita makan sama-sama." kata pak Aji.
....
Sampai didalam kamar putri langsung berbaring di ranjang miliknya.
"hahhhh.... malam ini adalah malam terakhir aku tidur dikamar ini setelah nanti aku kerja disana pasti aku akan jarang pulang." kata Putri sambil menghembuskan nafasnya yang berat. Tak lama kemudian dia terlelap mungkin karena lelah.
.....
"Tok .. tok... tok... Putt bangun nak kita makan malam dulu." kata ibu sambil mengetuk pintu kamar Putri.
"Iya bu... sebentar. Ibu duluan aja nanti aku nyusul." jawab Putri yang baru bangun dari tidurnya.
...
"Selamat malam pak, Bu.." sapa Putri pada orang tuanya.
"Selamat malam sayang." jawab Bapak dan ibu.
"wahhh ibu masak makanan kesukaan ku ni." kata Putri sambil menggosok telapak tangannya.
"Iya nak makan yang banyak ya..." Kata ibu.
Tidak ada percakapan disaat makan, hanya ada suara dentingan sendok yang saling bersahutan. Hingga makan malam pun selesai. Bapak pergi menonton Televisi, Sedang Putri bersama ibunya membersihkan peralatan makan.
"Ibu temani bapak saja, biar Putri yang nyuci piringya." kata Putri menyuruh ibunya.
__ADS_1
"Yaudah kalau begitu ibu buat teh dulu." kata ibu, dibalas anggukan oleh Putri.
.....
"Hah... akhirnya selesai juga." Kata Putri sambil mencuci tangannya.
Kemudian dia bergabung dengan kedua orang tuanya di ruang keluarga.
"Pak.. Bu... ada yang mau Putri sampaikan." Putri.
"Ada apa nak. katakan!" jawab Bapak
"Begini Pak... Besok Lusa Putri, Melvi, dan Riska dikirim ke kantor pusat di Jawa Tengah." kata Putri.
"Gapapa nak... asalkan kamu bisa jaga diri disana, bapak dan ibu gak masalah." kata Bapak
"Yang bikin Putri bingung, Disana Putri jadi sekretaris pak sedangkan Melvin dan Riska masih sama di bagian keuangan." Kata Putri sambil menghela nafasnya dengan berat.
"Tidak apa-apa nak. mau jabatan apapun yang penting ingat pesan bapak ini.. jangan mudah tergoda dengan bos mu, jika bos mu belum punya istri tidak masalah. Lha kalau sudah punya anak istri kan ribet nanti urusannya." kata bapak.
" iya Pak... ya sudah Putri duluan ke kamar ya Pak Bu. Selamat malam." kata putri beranjak dari tempat duduknya.
"Iya... selamat malam nak." jawab bapak dan ibu.
Hai guys...
aku up tiap hari ya.... tapi gak tau malam atau siang aku up nya. Karena kesibukan dirumah.
Jangan lupa kasih vote yang banyak biar tambah semangat aku nulisnya...
__ADS_1
THX You 😗