
Hari-hari yang panjang telah berlalu. Netijen melupakan masa lalu Nancy. Kami berdua sering berkolaborasi. Kami menjadi semakin dekat. Bisnis Nancy mulai membaik. Follower dan usaha ku kembali meningkat. Kami berjalan bersama-sama melewati kesulitan. Pada akhirnya aku bisa membangun rumah produksi yang aku impikan. Aku juga sudah memiliki crew. Semua terlihat baik-baik saja. Sebelum ledakan terjadi..
Usai kasus suami gay artis papan atas mencuat. Video dan foto pasangan gay lainnya tersebar di sosial media. Pasangan itu adalah Carel dan Dokter muda terkenal, Justin. Dunia sosial media riuh oleh berita menggemparkan itu. Bahkan netijen ada yang menaikan ulang berita perselingkuhan Nancy. Banyak netijen berkomentar dengan berbagai opini
"pantas saja istri nya selingkuh, orang laki nya demen terong"
"Ini alasan Nancy nggak hamil-hamil"
"Laki bini sama-sama sesatnya"
...
Dari keributan yang terjadi kita mempertanyakan. apakah kondisi ini aman? Kemudian Nancy mendapat beberapa panggilan dari para artis dan youtuber ternama, mereka menawarkan ia masuk dalam podcast nya. Apakah klarifikasi penting? Apa lebih bagus kegaduhan ini tidak usah dihiraukan? Nancy sama sekali belum membuat keputusan. Ia mempertimbangkan kondisi keluarga dan Carel. Carel juga masih belum bisa di hubungi. Entah ia menghilang kemana. Ibu mertua shock hingga masuk rumah sakit. Sebab kekacauan yang terjadi dan impact nya pada perusahaan. Para mitra bisnis mempertanyakan kegaduhan ini.
__ADS_1
Negeri ini sangat keras dengan isu pelangi. Seluruh agama menentang penyimpangan ini. Secara medis penyimpangan tersebut juga memiliki dampak yang sangat krusial. Itu kenapa banyak orang yang tidak menginginkan adanya perbuatan menyimpang tersebut.
"Menangis lah jika ingin menangis" kata ku. Nancy mulai mengeluarkan air matanya dan memeluk ku.
"Ini bukan kesalahan mu" aku mencoba menenangkan.
"Kamu tahu apa yang paling menyenangkan dari kesedihan? " tanyaku. Ia menggelengkan kepala tidak
"Kesedihan jadi menyenangkan jika kita seorang mermaid" ia semakin tidak mengerti dengan ucapanku
"Hidup ini dipenuhi kesedihan. Aku ingin menjadi mermaid. Tidak perlu susah payah bekerja keras. Nasabah prioritas gelarku"
"Kalau begitu aku juga ingin menjadi mermaid. Bagaimana kalau kita ke laut sekarang? " Nancy mengide
__ADS_1
"Karena kita sudah kaya. Bagaimana kalo kita liburan ke Bali? " imbuhnya
"Ide menarik. Lagi pula kita sudah cukup bekerja keras selama ini. Kita perlu healing" aku menyetujui
Kami mengemas barang-barang untuk bersiap berlibur ke Bali. Perlengkapan membuat konten tidak lupa kami bawa. Dan beberapa produk yang bisa di promosikan. Menyelam sambil minum air. Ini akan menjadi liburan yang menyenangkan.
"Kalian melupakan aku? " wajah Pram cemberut. Ia sedari tadi berdiri di belakang kami
"Kau mau ikut? " tanya ku heran
Nancy menoleh ke arah ku
"Tapi ini hanya acara wanita. Atau bagaimana kalau kita membiarkan dia ikut. Supaya ada fotografer nya"
__ADS_1
"boleh juga" Nancy menganggukan kepala
Akhirnya kami berangkat bertiga. Menurut ku solusi dari semua permasalahan adalah bersenang-senang. Banyak hal di luar kendali kita. Jika dipikirkan itu hanya akan memeperburuk keadaan. Tinggal bagaimana kamu bisa menghibur diri mu. Apakah itu perlu dana? Sepanjang hidupku. Aku tahu uang bisa membuat bahagia. Tidak perlu bergelimang harta. Cukup uang itu bisa menghibur kita. Saat masih miskin. Tidak bisa menghibur diri. Serta tidak bisa menolong orang lain.