
"Situ Han vs Chu Mu"
Situ Han terkekeh "Senior saksikanlah pertandinganku dan jangan melewatkan sedetikpun"
Luo Tian menggelengkan kepalanya dan segera menendang Situ Han.
Situ Han langsung terjatuh ke panggung dan ditertawakan oleh para penonton.
"Murid jenius kali ini sungguh bertingkah"
"Chu Mu"
"Situ Han"
Penatua Raja Bela Diri berteriak "Mulai!!"
Situ Han langsung mengeluarkan teknik terkuatnya "Tembakan Pedang Matahari!!"
Chu Mu tidak tinggal diam saja dan langsung membuat gelembung menggunakan qi.
Meskipun Situ Han hanga memiliki basis budidaya kultivasi master tahap kedua, ia cukup untuk melawan Chu Mu yang memiliki basis budidaya kultivasi master tahap ketiga.
"Pedang panjang!" Teriak Chu Mu dan langsung melesatkan kearah Situ Han.
Ledakan!
Pertempuran kembali terjadi dan terlihat cukup sengit meskipun kebanyakan yang menyerang adalah Chu Mu.
Situ Han dipaksa memasuki kondisi pasif dan membiarkan Chu Mu menyerang secara agresif.
"Apakah junior situ akan menang?" Tang Bai ragu namun melihat mata Luo Tian yang tenang ia tahu bahwa seharusnya Situ Han dapat menanganinya.
Mereka bertempur secara cepat karena tidak ingin membuang waktu lagi dan dalam hitungan menit mereka hampir menghabiskan energi qi mereka.
"Aneh, basis budidaya kultivasimu lebih rendah dariku tapi mampu mengimbangi ku, menarik!"
Situ Han terkekeh "Itu karena kau tidak kompeten dan menyia-nyiakan kekuatanmu"
Chu Mu mengangguk dan menerima fakta itu.
Mereka bertempur kembali dan akhirnya Situ Han menang dengan mengandalkan artefak rahasianya.
Meskipun begitu pertarungan ini cukup adil dan dinilai masih layak.
"Pemenangnya Situ Han"
Segera Situ Han memulihkan energi qi nya dan bersiap untuk pertandingan selanjutnya.
"Luo Tian vs Zhang Zu"
"Semangat Kakak Tian"
Luo Tian mengangguk dan terbang menuju ke panggung dengan tenang.
"Ini dia! murid nomer pertama!"
"Seberapa kuat dia? lawannya merupakan master tahap ketujuh!"
"Optimis pemenangnya Luo Tian!"
Banyak perdebatan disekitar, Luo Tian tidak peduli dan segera bersiap untuk bertarung.
Di kejauhan Master sekte dan Penatua Agung berdiskusi "Mari kita lihat seberapa kuat keponakan Tian"
__ADS_1
Penatua Agung terkekeh "Seharusnya sudah menyentuh ambang grandmaster dan tidak lama lagi akan dipromosikan"
Master Sekte mengangguk "Benar-benar berkah sekte gunung elangku"
"Menyerahlah, tidak perlu membuang-buang energi" Ucap Luo Tian dengan lantang.
Zhang Zu langsung memiliki beberapa kerutan diwajahnya "Senior mohon pencerahannya"
Zhang Zu langsung menyerang Luo Tian namun Luo Tian tetap tenang dan membuat Zhang Zu semakin marah.
Ia langsung memusatkan energinya kedalam satu serangan dan di pastikan bahwa Luo Tian akan kalah "Telapak Tangan Penghancur!!"
Luo Tian tetap diam saja namun sebelum serangan itu mengenai Luo Tian, dalam sekejap mata langsung hancur.
Ledakan!
Semua orang tercengang dan tidak bisa berkata apa-apa.
"Bagaimana mana bisa!"
"Ini kekuatan yang mengerikan!"
Luo Tian dengan santai mengepalkan tangannya dan menyerang kearah Zhang Zu.
Ledakan!
Zhang Zu seketika langsung meledak dan memiliki luka yang serius hingga memuntahkan darah.
"Saya sudah memperingati anda" Luo Tian menatap dingin kearah Zhang Zu.
Alasan ia tidak ingin melakukan gerakan adalah karena tidak ingin kekuatannya terekspos namun sepertinya tidak ada alasan untuk menutupi kekuatannya.
Zhang Zu mengangguk lalu memberi hormat "Terima kasih senior atas kebaikannya"
Luo Tian dengan tenang kembali ke bangkunya dan mendapatkan banyak sorakan.
'Cukup bagus'
Setelah itu pertempuran kembali berlanjut dan tidak lama akhirnya memasuki ke tahap delapan besar.
Penentuan siapa yang akan masuk kedalam empat besar dan satu langkah lagi menuju final.
Dari sisi sekte gunung elang masih ada Situ Han, Xia Yue, Luo Tian dan Tang Bai.
Dari sisi orang luar ada Long Cao, Han Be, Gong Li dan Wu Chang.
Penatua Raja Bela Diri berdiskusi sebentar dengan para Penatua yang lain dan tidak lama akhirnya diskusi mereka selesai.
"Ronde pertama dari delapan besar akan dimulai dari Situ Han vs Gong Li!" Teriak Penatua Raja Bela Diri.
Segera Situ Han bersiap, ia langsung terjun ke panggung dan bersiap untuk melawan Gong Li.
"Gong Li"
"Situ Han"
"Mulai!" Teriak Penatua Raja Bela Diri.
Segera Gong Li langsung meraung dengan ganas dan mencakar tubuh Situ Han.
Situ Han yang bersiap segera namun dalam hitungan detik wajahnya berubah menjadi pucat.
Ada bekas cakaran di dadanya, cakaran itu terlihat cukup menakutkan dan terus menerus mengeluarkan darah.
__ADS_1
"Pemenangnya Gong Li!" Teriak Penatua Raja Bela Diri dan segera membantu Situ Han.
Gong Li terkekeh dan segera menuju ke tempatnya.
Luo Tian tersenyum "Junior Situ tidak beruntung"
Tang Bai mengangguk "Lawannya sangat kuat, aku tidak tahu apakah saya mampu melawannya"
Luo Tian tertawa kecil "Kunci dalam pertarungan adalah percaya diri"
Tang Bai mengangguk dan bersiap untuk pengumuman selanjutnya.
"Tang Bai vs Long Cao"
Tang Bai terkejut namun tetap tenang dan langsung menuju ke panggung.
"Long Cao"
"Tang Bai"
"Mulai!" Teriak Penatua Raja Bela Diri.
Long Cao dengan ganas langsung menggerakkan tombaknya secara horizontal dan membuat Tang Bai waspada.
Tang Bai dengan cepat menjaga jarak, ia juga melihat sekitar dan mencoba melihat apakah ada kelemahan.
Mereka berdua beradu serangan demi serangan namun Tang Bai tahu bahwa cukup sulit melawan ahli tombak.
Tang Bai sendiri pengguna pedang dan sangat sulit jika melawan ahli tombak.
Tang Bai mencoba yang terbaik untuk mendekati Long Cao tapi usahanya gagal dan ia harus menerima banyak serangan.
"Menyerahlah! kau tidak cukup kuat mengalahkan ku" Ucap Long Cao sambil mencibir.
Tang Bai terkekeh "Kau tidak bisa mengalahkan ku dengan cepat, aku tidak tahu apakah kau mampu melawan seniorku"
"Luo Tian? heh! dia hanyalah katak didalam sumur dan tidak layak dihadapan tuan muda ini" Remeh Long Cao.
Tang Bai tertawa keras dan tidak tahu harus apa. Berani meremehkan Luo Tian? apakah kamu punya keberanian seperti itu.
Tang Bai yang setiap detik terpojok mau tidak mau akhirnya mengangkat tangannya "Saya menyerah"
"Long Cao menang"
Long Cao terkejut "Pengecut!"
Tang Bai mengangkat bahunya dan segera menuju ke tempat duduk nya.
"Pertarungan yang bagus junior Tang" Luo Tian tertawa ringan.
Tang Bai menggelengkan kepalanya "Klan Long benar-benar sangat sombong! huh! padahal Klan mereka hanya baru beberapa tahun bangkit"
"Sudahlah tidak apa-apa senior" Xia Yue terkekeh karena ekspres Tang Bai yang lucu.
2 Anggota Sekte Gunung Elang telah dikalahkan dan harapan mereka hanya pada Luo Tian saja.
"Xia Yue vs Han Be!"
Xia Yue berteriak "Saya menyerah!"
"Pemenangnya Han Be"
Segera banyak anggota dari sekte gunung elang tertegun dan tidak tahu harus bagaimana.
__ADS_1
To Be Continued