
Setelah perjalanan yang singkat akhirnya mereka sudah dekat di kota kayu, terlihat awan hitam di atas kota kayu dan cukup pekat.
Rombongan Luo Tian tertegun sejenak karena melihat pemandangan ini, benar-benar sesuatu yang menekan dan banyak asap disekitar kota kayu.
"Kondisi kota ini seharusnya tidak bisa diselamatkan" Luo Tian melihat sekilas namun sudah faham kondisi kota kayu dan hampir mustahil untuk diselamatkan.
Gu Zie bersama Situ Han bahkan hanya terdiam, situasi sekarang benar-benar diluar kemampuan mereka dan rencana untuk menyelamatkan kakek Xia Yue cukup sulit.
Xia Yue tetap tenang "Kita masih bisa menyelamatkan kota ini, menurut ayahku mereka masih bertahan dan menunggu bantuan"
Xia Yue melihatkan batu giok ditangannya, sepertinya alat komunikasi, Luo Tian mengangguk dan melihat dengan cermat.
'Baiklah saatnya membuat umpan'
Luo Tian menoleh kearah Situ Han "Junior bawa lima orang bersamamu dan lihat kondisi disana"
Situ Han mengangguk kemudian membawa lima murid yang menurutnya bagus dalam hal kecepatan.
Setelah mereka pergi untuk mengecek situasinya, rombongan lain turun ke tanah dan istirahat untuk memulihkan energi mereka.
15 Menit kemudian
"Senior!!"
Luo Tian yang berkultivasi membuka matanya, ia segera terbang keatas untuk melihat siapa yang memanggilnya.
"Ada apa senior?" Tanya Gu Zie dan Xia Yue yang merasakan gerakan Luo Tian.
Luo Tian menggelengkan kepalanya "Segera bersiap, junior situ dalam kondisi yang buruk dan dia dikejar oleh para iblis"
"Apa!" Semua orang terkejut dan segera bersiap.
Luo Tian memimpikan murid lainnya dengan cepat menuju ketempat situ han, empat grandmaster berada didalam bayang-bayang dan tidak terlibat karena kondisinya masih aman.
Di kejauhan gerbang terlihat Situ Han yang berlumuran darah, wajahnya pucat dan seluruh badannya penuh dengan darah.
"Sialan! siapa sangka aku akan disergap oleh para iblis!" Situ Han marah dan ingin membantai para iblis namun kekuatannya tidak cukup kuat.
"Kukukuku, siapa sangka akan ada kelompok manusia yang berani bertindak dan masuk jebakan" Tawa liar keluar dari mulut iblis api.
Rupanya yang menaklukkan kota kayu berasal dari pasukan iblis api yang menurut rumor paling kuat diantara ras iblis lainnya dan memiliki kekuatan tempur yang kuat.
Situ Han menggigit bibirnya "Senior pasti telah mendengarkan suaraku dan tidak lama lagi akan datang"
"Oleh karena itu aku harus bertahan sampai senior datang"
__ADS_1
Situ Han telah menggunakan sebagian energi dalamnya untuk memanggil Luo Tian karena merasa tidak mampu melawan sepuluh iblis api.
Rata-rata iblis api memiliki kultivasi yang tinggi, diantaranya ada yang berada tingkat master tahap kedelapan dan sangat kuat.
"Bunuh!" Teriak iblis itu dan segera sekumpulan iblis langsung melesat kearah Situ Han.
Situ Han tetap tenang, ia mengatur nafasnya perlahan-lahan dan dengan cepat langsung terbang untuk lari.
'Seharusnya senior sudah berada dekat sini'
Iblis api yang melihat Situ Han lari langsung marah "Bunuh! jangan biarkan pergi!"
Para iblis menembak dengan cepat kearah Situ Han, Situ Han mencoba yang terbaik untuk menghindari serangan para iblis dan menuju kearah Luo Tian secepatnya.
Ledakan!
Tiba-tiba tembakan yang kuat melesat kearah Situ Han, Situ Han merasa bahwa dirinya telah berakhir dan ia pasrah namun hatinya sangat sedih.
Ledakan!!
Tiba-tiba sebuah ledakan energi yang kuat langsung memblokir serangan iblis itu dan Situ Han tercengang.
Ia melihat kesamping, pemuda itu berjubah putih dengan wajah yang tampan dan rambut diikat layaknya pangeran.
Luo Tian menoleh kearah Situ Han "Apakah kamu baik-baik saja junior?"
Situ Han mengangguk "Aku baik-baik saja senior, terima kasih karena telah menolongku"
"Itu kewajiban" Luo Tian segera menginstruksikan dua murid untuk membantu Situ Han dan lainnya bersiap untuk melawan.
"Beraninya kalian menyerang saudaraku!" Teriak Gu Zie dengan marah, matanya merah dan ingin melahap para iblis.
"Kukuku... kalian para semut selalu saja bertambah, bunuh dia!" Teriak iblis itu dan para iblis menyerang dengan cepat.
"Telapak Angin!" Teriak Luo Tian
Banyak telapak tangan besar langsung membuat para iblis bergetar dan merasakan ancaman yang luar biasa.
Ledakan
Salah satu iblis yang terkena telapak tangan itu langsung memuntahkan banyak darah dan seluruh tulangnya hampir patah.
Iblis yang terlihat seperti pemimpin mengerutkan keningnya "Sepertinya dia adalah pemimpinnya!"
Ia melesat kearah Luo Tian, ia mengepalkan tangannya dan muncul api berwarna kehitaman yang menyerang Luo Tian.
__ADS_1
Luo Tian tetap tenang, ia segera menghindar dengan santai dan dengan cepat langsung menarik pedangnya.
"Putaran Pedang Angin!"
Pemimpin iblis yang telat menyadari serangan dadakan Luo Tian langsung merasakan sebuah ancaman dan ia ingin pergi akan tetapi serangan Luo Tian telah melukai dirinya.
Slash!
Serangan Luo Tian membuat lubang dibagian dada kanan pemimpin iblis itu "Ingin pergi? apakah aku telah mengizinkanmu?"
Luo Tian bergegas menuju ketempat iblis itu dan dengan cepat langsung menyerang secara berutal.
Tebasan demi tebasan ditembakkan hingga membuat pemimpin iblis langsung menjadi potongan daging.
"Tuan!" Teriak para iblis dan segera menyerang Luo Tian dengan marah.
"Jangan biarkan para iblis ini menuju kakak Tian!" Teriak Xia Yue yang segera menyerang kearah para iblis dan akhirnya terjadi pertempuran sengit.
Luo Tian yang melihat itu tetap tenang "Pertama kali bagiku untuk membunuh!"
Tangan Luo Tian bergetar, hatinya penuh dengan tanda tanya namun ia tetap tenang dan melihat pertempuran yang berlangsung.
Luo Tian segera membantu yang lainnya karena merasa mereka tidak mampu untuk melawan para iblis.
Tebasan cepat yang dilakukan Luo Tian membuat semua murid terkejut, jadi ini kekuatan dari murid nomer satu di gunung elang.
Kekuatannya tidak terbayangkan dan mungkin hanya murid nomer dua di gunung elang yang mampu menandinginya.
Setelah beberapa menit akhirnya mereka telah membantai para iblis dan jubah putih mereka memiliki noda berwarna merah.
Xia Yue menghampiri Luo Tian "Kaka Tian apakah kamu baik-baik saja?"
Luo Tian tersenyum "Aku baik-baik saja, junior sendiri bagaimana? dan yang lainnya?"
"Yue baik-baik saja kakak Tian dan yang lainnya juga baik-baik saja berkat bantuan kakak Tian"
Wajah Xia Yue benar-benar sangat imut, Xia Yue lebih muda satu tahun ketimbang Luo Tian.
"Baiklah, mari kita istirahat sebentar untuk memulihkan energi qi kita dan setelah itu kita akan menuju kota kayu"
Xia Yue mengangguk, semua orang segera tenang dan mulai menyembuhkan diri mereka masing-masing.
5 Murid telah mati ditempat ini, jujur saja Xia Yue sedikit bimbang karena tidak tahu harus berkata apa pada Penatua di sekte nanti.
To Be Continued
__ADS_1