
"Uhuk" Penatua pertama terbatuk pelan dan membuat semua orang di aula melihatnya.
"Memang benar kita mengirimkan 20 elite dari sekte kita yang memiliki kekuatan Raja Bela Diri tapi seberapa banyak yang akan kembali?"
Seketika semua orang di aula terdiam, aula itu hening dan tidak ada seseorang pun yang berbicara.
Penatua kedua mengangguk ringan "Menurut intelijen yang telah saya kembangkan, kemungkinan yang kembali tidak lebih dari 2 orang"
Master Sekte langsung terasa ingin pingsan, 18 Alam Raja Bela Diri dari sekte elang gunung mati dan hanya dua yang bertahan hidup.
Kerugian ini kemungkinan membuat sekte gunung elang turun posisi namun 7 sekte besar mengirim elite mereka dan kemungkinan sama-sama mengalami penurunan.
Penatua Agung tersenyum kecut "Tenang saja, walau kita kehilangan 18 Raja Bela Diri tetapi generasi muda di sekte kita memiliki peluang menembus Alam Raja Suci!"
Segera para Penatua mengangguk, Penatua disini hanya 6 saja dan itupun termasuk Penatua yang terpenting.
6 Penatua penting, 12 Penatua umum dan beberapa Penatua tamu.
12 Penatua umum biasanya merupakan Penatua yang mengurus murid, mengajari murid maupun menjaga gudang dan menjaga yang lainnya.
"Tapi saya merasa ada yang aneh dengan invasi iblis kali ini" Penatua pertama berbicara dengan pemikiran yang matang.
Semua Penatua tertarik dengan apa yang dibicarakan oleh Penatua pertama "Aneh seperti bagaimana?"
Penatua pertama berfikir sejenak "Saya merasa bahwa invasi iblis kali ini tidak terlalu besar seperti beberapa tahun lalu dan kemungkinan ada konspirasi dalam invasi kali ini"
"Konspirasi!" Seru Penatua Agung dan wajahnya tiba-tiba berubah pucat.
"Ada apa Penatua Agung?" Tanya Master Sekte dengan wajah penuh pertanyaan.
"Tidak apa-apa" Penatua Agung tersenyum kecut kemudian Penatua pertama melanjutkan beberapa keraguannya.
Hanya Penatua Agung yang tahu apa yang terjadi dan ia tetap diam agar tidak membawa bencana untuk sekte.
'Tanah Dewa Iblis! apakah mereka akan kembali ke dunia ini? jika seperti itu maka hanya bisa melihat dunia ini hancur!'
Melihat bahwa Luo Nian yang merupakan Penatua Agung sangat gelisah, kemungkinan musuh yang dialami kali ini lebih kuat dan sangat mengerikan.
Luo Nian sendiri sudah sangat kuat, diantara Penatua Agung dari 7 sekte besar lainnya, Luo Nian paling kuat dan paling menonjol meskipun kepribadiannya rendah hati.
Musuh seperti apa yang membuat salah satu ekstensi terkuat di benua langit biru sampai ketakutan!
__ADS_1
**
Setelah berpisah dengan yang lainnya, Luo Tian kembali ke gunung tempat tinggalnya dan pergi mandi sebentar.
Ia tidak lupa memakan beberapa cemilan karena kebiasaan untuk makan sesuatu sebelum beraktivitas.
Setelah mandi ia pergi ke kamar dan bersiap untuk menyerap pil yang diberikan oleh Master Sekte.
Pil ini bernama Pil Qi Naga! yang memiliki kelas empat dan seseorang yang menyerapnya dapat menembus kemacetan.
"Aku memiliki Tubuh Abadi Sembilan Jalur, aku tidak tahu seberapa banyak saya mendapatkan manfaat dari pil ini" Gumam Luo Tian yang sudah duduk bersila.
Ia dengan tenang menelan pil itu kedalam mulutnya, tiba-tiba aura hangat bercampur dingin terasa di seluruh tubuh Luo Tian dan arus hangat dengan cepat mengalir.
Wajah Luo Tian memanas namun beberapa menit kemudian menjadi dingin, kejadian ini terus berulang-ulang dan membuat Luo Tian kesakitan.
Namun Luo Tian merasakan energi qi yang amat melimpah terus menerus dipasok dan bahkan tidak lama lagi akan menerobos.
Ledakan!
Ledakan!
Ledakan!
Ledakan!
Namun bayangan itu tidak berlalu lama kemudian menghilang dan tidak lama wajah Luo Tian penuh dengan keringat.
Ia membuka matanya dan merasakan semacam energi yang sangat kuat.
Tubuhnya berbeda dengan sebelumnya, ia juga merasakan perbedaan di bagian matanya dan juga samar-samar merasakan getaran dimatanya.
"Apakah kebangkitan Mata Putih Dewa Pedang akan bangkit?" Gumam Luo Tian lalu memegangi matanya namun masih terlihat normal.
Mata Putih Dewa Pedang seharusnya bangkit saat Dewa Pedang mencapai Ranah Raja Bela Diri dan membangkitkan Roh Bela Diri Pedang Tertinggi!
Seorang ahli yang mencapai Ranah Raja Bela Diri akan membangkitkan Roh Bela Dirinya dan kebanyakan ahli di sekte gunung elang membangkitkan Roh Pedang.
Juga termasuk Luo Tian kemungkinan akan membangkitkan Roh Pedang namun berbeda yaitu Roh Pedang Tertinggi!
"Mungkin perasaanku saja"
__ADS_1
Kemudian Luo Tian mandi dan istirahat dengan tenang. Luo Tian sekarang merasa bahwa pertarungan besok akan dimenangkan dengan tidak banyak usaha.
"Tubuh Abadi Sembilan Jalur memang mengesankan!" Seru Luo Tian sambil bersantai.
Jika seseorang ahli grandmaster meminum pil qi naga kemungkinan hanya naik satu tingkat dan jika beruntung dua tingkat.
Orang yang naik dua tingkat dengan bantuan pil qi naga kemungkinan bisa dihitung dengan jari dan salah satunya Luo Nian!
"Saya telah berada di Alam Grandmaster Tahap Kelima dan tidak butuh lama seharusnya saya akan naik ke Alam Raja Bela Diri" Gumam Luo Tian.
**
Keesokan harinya diarena pertarungan sekte gunung elang telah ramai dan terlihat lebih hidup tertimbang kemarin.
Luo Tian sudah berada ditempatnya dan peserta yang belum kalah maupun telah kalah juga terlihat.
"Kakak Tian seharusnya sudah mencapai Alam Grandmaster kan?" Tanya Xia Yue dengan wajah genit dan senyuman yang manis.
'Gadis ini..'
Luo Tian telah membuat kultivasinya terlihat berada di master tahap akhir dan seseorang yang dapat melihat dirinya berada di alam Grandmaster tahap pertama pasti jenius.
Luo Tian menggelengkan kepalanya dan hampir lupa bahwa didepannya ini merupakan seorang yang hampir menjadi abadi.
"Adik Yue juga seharusnya mengalami terobosan kan?" Tanya Luo Tian sambil mengelus rambut panjang milik Xia Yue.
Xia Yue mengangguk, berkat pil yang diberikan oleh master sekte ia akhirnya naik ke alam master tahap keempat dan bahkan tidak lama lagi akan menuju ke tahap kelima.
"Ekhem.... saudara Luo penuh dengan energi, saya tidak tahu apakah saudara Luo telah menyiapkan hal bagus untuk pertandingan kali ini..."
Luo Tian tertegun "Saudara?"
Tang Bai ini benar-benar kepribadian yang mudah akrab, Luo Tian tidak terganggu dengan kata-kata saudara namun pria muda ini memang seperti yang seharusnya.
"Pasti" Jawab singkat Luo Tian dan kemudian bersiap untuk melihat pertandingan pertama.
Penatua Raja Bela Diri telah berdiri diatas panggung dan bersiap untuk mengumumkan pertandingan kali ini.
"Long Cao vs Han Be!" Teriak Penatua Raja Bela Diri.
Segera dua petarung yang sama-sama kuat turun ke panggung dan terlihat wajah mereka sangat arogan.
__ADS_1
To Be Continued