
Setelah istirahat selama setengah jam akhirnya mereka telah memulihkan energi qi dan memasuki kondisi yang stabil.
Luo Tian menghampiri Situ Han "Junior apa yang terjadi denganmu? mengapa dikejar oleh para iblis?"
Situ Han yang mendengarkan pertanyaan Luo Tian menghela nafas lalu menjelaskan "Jadi begini senior"
15 Menit kemudian Luo Tian hanya tersenyum masam dan Xia Yue yang ada disampingnya memiliki ekspresi suram.
Menurut penjelasan dari Situ Han, kota kayu benar-benar telah jatuh dan kemungkinan tidak ada lagi manusia yang masih bertahan.
Juga Penatua kelima yang merupakan ayah dari Xia Yue pastinya telah mati, ini membuat Xia Yue shock dan tidak tahu harus berbuat apa.
"Ehemmm.. junior Yue tidak perlu bersedih, belum pasti apakah ayah junior telah jatuh dan yang terpenting sekarang kita harus mengeceknya terlebih dahulu"
Xia Yue mengangguk, ayahnya pasti tidak akan jatuh karena ayahnya memiliki kekuatan yang kuat dan termasuk dalam jajaran yang terkuat di gunung elang.
Tidak mungkin Raja Bela Diri jatuh di kota kecil ini, jika Grandmaster mungkin bisa saja namun ekstensi seperti Raja Bela Diri hampir mustahil.
Tiba-tiba dua murid yang berwajah kusam menghampiri Luo Tian "Senior Tian, kami minta maaf karena tidak dapat mengikuti perjalanan kalian menuju kota kayu"
"Kalian!" Teriak Gu Zie dengan wajah yang penuh amarah namun dihentikan oleh Situ Han.
Situ Han menggelengkan kepalanya, ia tahu bahwa lima murid ini merupakan calon masa depan sekte dan tidak wajib mengikuti mereka.
lima murid telah meninggal disini, entah bagaimana menjelaskannya pada master sekte namun mereka tetap harus berbicara terus terang pada master sekte nanti.
Luo Tian mengangguk "Baiklah jika kalian ingin kembali, tidak apa-apa"
Lima murid saling memandang dan memberikan penghormatan sebelum pergi "Terima kasih senior"
Setelah mereka pergi, empat orang yang masih ingin menjelajahi kota kayu sedang dalam perasaan buruk dan tidak tahu harus berbuat apa.
'Mungkinkah ini kesempatanku? jika demikian bukankah Xia Yue akan semakin bergantung padaku?'
Luo Tian bukanlah orang munafik seperti protagonis yang menyepelekan Xia Yue dan tidak memandangnya sama sekali.
Jika tidak salah ingat harusnya protagonis akan datang ke kota kayu dan menyelamatkan Xia Yue hingga Xia Yue memiliki perasaan pada protagonis.
Tapi sang protagonis benar-benar mengabaikan Xia Yue dan menetapkan dirinya untuk terus berlatih hingga menjadi yang terkuat.
__ADS_1
'Yang terkuat apa? kau membiarkan sahabatmu Dewa Pedang mati ditangan iblis!'
Setelah Luo Tian tenang, ia melihat kearah Xia Yue yang berekspresi suram, ia melihat Luo Tian dan memaksakan tersenyum.
"Apa yang dilihat kakak Tian?" Tanya Xia Yue kemudian berjalan kearahnya.
Luo Tian menggelengkan kepalanya "Tidak ada, hanya saja junior Yue sangat cantik hari ini"
Wajah Xia Yue memerah, untungnya Gu Zie dan Situ Han tidak ada disini karena mereka ingin mengecek kondisi disekitar.
"Kakak Tian berca-" Sebelum Xia Yue menyelesaikan bicaranya, Luo Tian telah mencium bibir merah Xia Yue dan membuatnya terkejut.
Meskipun Xia Yue ingin menolak namun ia tidak bisa, jika ia menolak apakah Luo Tian masih akan membantunya untuk menemukan ayahnya?
Tidak hanya tidak membantu, mungkin saja Luo Tian akan memusuhinya dan menyulitkan dirinya di gunung elang.
Kakeknya seorang penatua agung yang memiliki kekuatan setara dengan master sekte, Xia Yue tidak mungkin berani untuk melawan.
Setelah beberapa menit akhirnya Luo Tian melepaskan ciumannya, wajah mereka memerah dan terengah-engah.
"Kakak Tian kamu?" Wajah Xia Yue panas dan perasaanya campur aduk.
Xia Yue segera menggelengkan kepalanya, mengapa menolak? tentu saja ia tidak akan menolak dan lebih baik menerimanya.
Menurut Xia Yue, Luo Tian memiliki karakter yang baik dan tentu akan bertanggung jawab atas apa yang ia lakukan.
Luo Tian mengelus rambut Xia Yue dan tersenyum "Bagus jika begitu, aku tidak akan melakukan apapun padamu untuk sekarang tapi setelah menemukan ayahmu itu berbeda"
Xia Yue terkejut dan ia tetap diam tanpa bersuara sedikitpun. Luo Tian yang melihat itu tertawa kecil lalu mencium bibir merah milik Xia Yue lagi.
Setelah 15 menit berlalu akhirnya Gu Zie bersama Situ Han kembali berkumpul dengan Luo Tian.
"Senior sepertinya kita bisa bergerak sekarang" Ucap Gu Zie namun ia melihat Xia Yue yang terlihat lebih pendiam.
'Apakah hanya perasaanku?'
"Bagus, mari kita ke kota kayu dan melihat apakah ada iblis" Segera mereka berempat langsung menuju ke kota kayu.
Hari sudah gelap, aura negatif benar-benar menyelimuti kota kayu dan demon qi tersebar dimana-mana.
__ADS_1
Mereka berhati-hati sejak sampai didepan kota kayu, tembok yang hancur dan tidak ada orang sama sekali.
Luo Tian memimpin dengan cermat, ia melihat situasi sekitar dan merasakan ada sebuah hawa dingin.
"Senior perasaan ini?" Tanya Gu Zie dengan wajah masam.
"Benar, ini adalah aura dari orang yang memiliki kultivasi Grandmaster!"
Mereka bereempat memiliki wajah yang buruk namun sebenarnya Luo Tian tetap tenang dan tidak merasakan ancaman sekali.
Grandmaster? hei bukankah dia memiliki empat ahli Grandmaster dibelakangnya? mengapa harus takut.
Mereka mulai memasuki kota kayu dengan penuh waspada, banyak bangunan yang hancur dan aura gelap yang menyelimuti sekitar.
Ada juga beberapa mayat manusia yang vitalitasnya telah diambil, benar-benar keji dan tidak bermoral.
"Bajingan iblis ini!" Situ Han merasakan hatinya sakit karena melihat banyak mayat yang mengering.
Setelah berjalan cukup lama akhirnya mereka berada di aula tuan kota, aula itu diselimuti oleh energi iblis yang sangat pekat dan terlihat ada beberapa iblis diluar.
"Kakak Tian, ayahku berada disana" Xia Yue menunjuk kearah aula dan Luo Tian mengangguk.
"Apakah kalian siap?" Tanya Luo Tian pada yang lainnya, ini akan menjadi pertempuran secara sepihak.
Namun Luo Tian akan memaksimalkan kekuatannya, ia harus mencoba agar tidak ada korban yang lainnya.
Kekuatan mereka bereempat seharusnya cukup kuat, apalagi Luo Tian memiliki basis kultivasi Master tahap ketujuh.
"Baiklah karena kalian sudah siap, usahakan yang terbaik dan jangan meremehkan para iblis" Luo Tian segera maju terlebih dahulu dan diikuti oleh Xia Yue.
"Pedang Membelah Gunung!" Teriak Luo Tian dan segera para iblis langsung menjadi waspada.
"Manusia ada disini!" Teriak salah satu iblis dan segera banyak iblis keluar dari aula.
Iblis yang setinggi 3 meter melihat Luo Tian, Luo Tian langsung merasa kedinginan "Iblis tingkat Grandmaster!"
Segera para iblis menyerang kearah Luo Tian namun trio lainnya tidak diam saja dan mereka melancarkan serangan mereka.
To Be Continued
__ADS_1