Sword God System

Sword God System
Ditemukan


__ADS_3

Long Cao telah dibawa menuju keruang medis untuk menyembuhkan lukanya, Long Cao tertawa terus dan tidak menyangka akan dikalahkan.


Kata-kata terakhir sebelum ia pergi adalah "Kau sangat kuat, pertahanan kan kekuatanmu dan jangan sampai kau tergoda oleh iblis"


Meskipun Long Cao cukup sombong sebenarnya dalam karya aslinya ia adalah pemuda penuh heroik dan sangat berjiwa pahlawan seperti kakaknya.


Master Sekte dengan banyak penatua sekarang berada didepan Luo Tian dan mereka sangat senang bahwa Luo Tian menang.


"Selamat karena memenangkan kompetisi kali ini, sebagai master sekte saya yang akan memberikan hadiahnya" Master Sekte menepuk tangannya dan muncul empat orang.


Satu seorang pelayan yang memegang kotak kecil dan tiga wanita cantik yang dapat dengan mudah memikat pria lain dengan penampilannya.


"Didalam kotak ini ada cincin spritual, didalamnya itu semua milikmu dan termasuk ketiga gadis ini" Tawa Master Sekte dan menepuk bahu Luo Tian.


Luo Tian mengangguk lalu dengan hormat membungkuk sedikit "Terima kasih Master Sekte atas anugrah anda"


Master Sekte tertawa keras dan beberapa kali menepuk bahu Luo Tian "Ini bukan apa-apa, terimalah dan nikmati hidup. Juga sekarang Luo Tian menjadi murid no 1 didalam sekte gunung elang!"


Seketika semua orang yang ada langsung heboh, mereka telah mengetahui hal ini namun tidak menyangka bahwa langsung dijadikan oleh master sekte.


Memang Luo Tian adalah nomer satu namun itu diantara generasi muda dan sekarang termasuk generasi senior?


Sangat menggemparkan dan kemungkinan Sekte Gunung Elang akan mengalami perubahan.


"Terima kasih master sekte" Master Sekte mengangguk dan menyuruh seseorang untuk menyiapkan beberapa hal untuk Luo Tian.


Luo Tian tahu tujuan tersembunyi dari Master Sekte, namanya Ba Xian, berumur lima abad lebih dan memiliki kultivasi yang sangat kuat.


Alasan mengapa ia melakukan banyak hal pada Luo Tian dikarenakan istrinya sedang ditahan dan Ba Xian membutuhkan kekuatan yang kuat untuk menyelamatkan istrinya.


Meskipun Luo Tian tahu tujuan itu, sebenarnya Ba Xian cukup tulus dan memberikan banyak hal padanya.


Ketiga gadis yang dimenangkan oleh Luo Tian merasa tersipu namun sebenarnya mereka cukup sedih karena takut diperlakukan buruk oleh Luo Tian.


"Ikutlah dengan Luo Tian,mulai sekarang kalian adalah milik Luo Tian dan tidak diperbolehkan menolak apapun yang diinginkannya. Mengerti?"


"Kami mengerti"

__ADS_1


"Bagus"


Segera Luo Tian membawa ketiga gadis itu menuju ke gunungnya, para penonton juga telah pergi namun Tang Bai dan yang lainnya mengikuti Luo Tian.


"Saudara Luo, seperti yang telah saya janjikan, ini milik anda" Tang Bai memberikan cincin pada Luo Tian.


Luo Tian mengambilnya, ia melihat isinya dan terkejut lalu menatap Tang Bai "Apakah saudara Tang yakin menukar ini dengan gadis itu?"


Tang Bai mengangguk "Yakin saudara Luo!"


"Baiklah" Segera Luo Tian menghampiri gadis berbaju ungu.


Mereka bertiga terkejut karena tiba-tiba Luo Tian menghampiri mereka "Apa ada perlu tuan?"


Luo Tian mengangguk "Kamu yang berbaju ungu mengikuti saudaraku dan yang kedua ikuti saya"


Mereka terkejut dan ingin bertanya namun Luo Tian menatap dingin kearah mereka "Ada apa?"


Mereka gemetar ketakutan kecuali Yu Qing "Tuan, mengapa anda memberikan saudari saya ke orang lain?"


Luo Tian terkekeh "Seharusnya saudarimu senang karena bertemu dengan kekasihnya kan?"


Ia melihat sekilas bahwa Luo Tian pemuda yang adil juga berfikiran dewasa namun sedikit kejam dan memiliki nafas yang dingin.


"Kakak Tian" Xia Yue datang kearah Luo Tian dan ia melihat dua gadis yang secantik dirinya.


"Tepat sekali adik Yue disini, kunjungi saya di gunung malam ini" Luo Tian tersenyum dan membuat Xia Yue terkejut wajahnya memerah.


"Baik" Segera Xia Yue pergi dengan cepat dan meninggalkan Luo Tian bersama lainnya.


"Kita berangkat" Dengan cepat Luo Tian terbang dengan menggunakan pedang panjangnya dan mereka berdua mengikuti.


Gu Zie dan Situ Han tiba-tiba dipanggil oleh master sekte jadinya ia tidak ikut dengan Luo Tian.


Di sepanjang jalan banyak murid yang menyapa Luo Tian dan gadis-gadis yang terpesona oleh kekuatan Luo Tian.


"Tuannya memiliki banyak penggemar, Yu Qing merasa sangat terhormat berdiri dihadapan tuan" Yu Qing memiliki kepribadian dewasa dan tahu melihat kondisi.

__ADS_1


Ia memiliki perawakan yang cantik, pandai memuji seseorang, bukan penjilat juga seorang yang pemberani namun bukan tidak naif dan tahu kapan harus berhenti.


"Itu hal biasa, kamu akan melihat hal luar biasa nanti" Luo Tian tersenyum dan membuat Yu Qing terkesima sebentar namun kembali ke wajah aslinya yang tenang.


Tidak lama kemudian mereka akhirnya tiba di gunung Luo Tian dan segera mereka masuk karena Luo Tian tidak ingin dilihat oleh seseorang.


Luo Tian menyuruh mereka berdua untuk menunggu diruang tamu dan Luo Tian ingin mandi sebentar.


Setelah mandi cukup lama akhirnya Luo Tian memakai pakaian untuk istirahat dan melihat mereka berdua.


"Kalian sangat cantik, saya tidak tahu apakah kalian memiliki kekasih?" Tanya Luo Tian sambil menyuruh pelayan dirumahnya untuk menyiapkan teh buat kedua tamu.


"Saya tidak punya tuan" Yu Qing menjawab dengan tegas dan ia tidak berbohong sama sekali.


"S-saya punya tuan" Gadis berbaju merah ini sepertinya takut namun ia tetap menjawab dan membuat Luo Tian tenang.


"Xiao Chen kan?" Tiba-tiba gadis berbaju merah itu terkejut, wajahnya pucat dan tidak tahu bagaimana Luo Tian tahu.


"B-bagaimana tuan tahu?" Tanya gadis berbaju merah itu penuh dengan pertanyaan.


Luo Tian tersenyum "Karena ia telah datang kemari"


Tiba-tiba bayangan dibelakang gadis muda itu keluar dan muncul pria dewasa penuh dengan aura peperangan.


Wajahnya nampak terkejut "Bagaimana bisa anda menemukan saya?"


Luo Tian meminum teh dengan tenang "Tidak perlu tahu, harusnya anda tahu bahwa murid seperti saya seharusnya memiliki pelindung yang kuat kan?"


Tiba-tiba wajah Xiao Chen berubah, ia tidak menyangka bahwa pemuda ini sangat mengerikan dan telah mengantisipasi sepenuhnya keadaan ini.


Xiao Chen menghela nafasnya "Saya tidak bisa bersembunyi sama sekali dihadapan ahli yang kuat, sepertinya anda juga telah mengetahui tujuan saya datang kesini kan?"


Luo Tian mengangguk "Saya mengetahui itu, jadi apa yang ingin anda tukarkan?"


Xiao Chen mengeluarkan pedang aneh, pedang itu terlihat cukup usang dan bahkan hampir hancur.


Xiao Chen tersenyum "Jangan melihat tampilannya tapi lihat energi yang terpancar"

__ADS_1


Luo Tian mengangguk energi seperti itu tidak seharusnya ada di pedang usang dan sepertinya ada sedikit formasi di pedang itu.


To Be Continued


__ADS_2