Sword God System

Sword God System
Kompetisi IV


__ADS_3

"Saya pernah mendengar nama anda, Long menandakan anda dari Klan Long dan termasuk aliansi tiga naga. Cao nama yang anda banggakan itulah yang membuat saya kagum dengan anda"


"Melawan banyak iblis saat masih berada di ranah pejuang hebat dan bahkan pernah membunuh iblis tingkat grandmaster. Sungguh kehormatan bisa bersaing dengan anda"


Han Be tertawa kecil namun terlihat bahwa ia cukup mengagumi Long Cao dan bahkan ada sedikit rasa fanatik.


Long Cao mengangguk "Tidak saya duga bahwa di sekte kecil seperti ini akan muncul seseorang yang kenal dengan tuan muda ini"


Ada sedikit nada ejekan yang membuat murid maupun penatua sekte gunung elang mengerutkan kening dan bahkan ada yang berteriak namun ditahan.


Klan Long terkenal dengan kekuatannya, diantara beberapa klan lainnya, Klan Long yang paling kuat dan mendominasi benua langit biru.


Walaupun Long Cao hanyalah tuan muda kedua akan tetapi ia memiliki status yang tinggi dan juga ayahnya sangat menyayangi anaknya.


Tidak akan membiarkan siapapun menyakiti anak-anaknya walaupun anaknya sangat lemah sekalipun dan tidak berbakat.


Namun jika Klan Long dan Sekte Gunung Elang benar-benar memiliki konflik yang dalam hingga menyebabkan perang.


Kerusakan yang terjadi diantara kedua kekuatan itu akan sangat besar, kemungkinan yang menang adalah Klan Long namun menderita kerugian yang sangat besar.


"Karena anda mengenal tuan muda ini, saya akan sedikit lembut padamu!" Seru Long Cao dengan arogan dan ia menyerang menggunakan tombaknya.


Keterampilan tombaknya sangat hebat dan bahkan diantara pengguna tombak lainnya.


Han Be tidak diam saja, ia mengeluarkan enam cakar ditangannya, ia menyerang dengan gesit dan bahkan beberapa kali menggunakan teknik menghilang.


Walaupun teknik itu tidak berguna karena Long Cao langsung dapat mendeteksinya akan tetapi teknik itu cukup bagus dalam melawan ahli tombak dan bahkan Han Be berhasil melancarkan beberapa serangan.


Mereka terus menerus bertarung dengan ganas, hanya saja Han Be sangat tertekan dan berkali-kali terkena ujung tombak milik Long Cao.


Merasakan bahwa setiap detik ia tertekan, wajahnya berubah dan jejak kemarahan muncul "Teknik Cakar Maut!"


Gelombang kejut tiba-tiba membuat Long Cao waspada, ia mundur beberapa langkah dan berteriak "Teknik Tombak Naga Emas!"


Sinar yang cukup terang membuat banyak orang menutup mata mereka namun semua orang dapat melihat bayangan naga berwarna emas ditombak milik Long Cao.


Han Be merasa bergetar namun dengan cepat tenang dan ia melesat kearah Long Cao dan menyerangnya dengan seluruh kekuatannya.


"Berakhir!!" Teriak Han Be.


Long Cao memandang dengan sinis "Kaulah yang berakhir!!"

__ADS_1


Tombak yang telah berubah menjadi naga emas melancar dengan cepat kearah Han Be dan sementara enam cakar dengan penuh energi gelap siap menerkam sang naga.


Adegan ini membuat detak jantung semua orang yang memiliki kekuatan dibawah ranah grandmaster berdetak dan bahkan nafas mereka tidak stabil.


Seni Bela Diri tingkat misterius memang sering kali membuat banyak orang terkejut dan bahkan ada yang sampai pingsan.


Ledakan!!


Tiba-tiba suara yang bergetar hingga membuat angin yang sangat kencang, untungnya panggung telah diperbarui dan bahkan dilengkapi oleh array pelindung yang membuat panggung itu tidak rusak lagi.


Seseorang harus belajar dari kesalahan, oleh karena itu para Penatua segera bertindak cepat dan melengkapi array jika tidak kejadian yang sama akan terulang.


Apa lagi memasuki babak empat besar yang dimungkinkan para peserta mengeluarkan kekuatan asli mereka dan yang pasti kekuatan mereka masing-masing sangat kuat.


Meraung!!


Suara yang sangat nyaring membuat para penonton merasakan getaran dan bahkan ada yang sesak nafas.


Setelah beberapa saat asap yang sangat tebal menyelimuti arena akhirnya terlihat seorang pemuda dengan wajah arogan dan aura yang mencengkram.


Lang Cao memiliki beberapa goresan ditubuhnya namun tidak terluka sama sekali dan bahkan hanya beberapa bagian jubahnya yang robek.


"Woah!!"


"Seperti yang diharapkan oleh anggota klan Long! sangat kuat!"


Bisikan demi bisikan terdengar di seluruh ruangan dan Long Cao terlihat semakin arogan.


Sampai ia tidak sadar bahwa ada seseorang yang mengawasinya dengan tenang dan bahkan memiliki pemikiran dengannya.


"Long Cao ini sebenarnya memiliki kekuatan nyata seorang Grandmaster tahap ketiga" Gumam Luo Tian dan mencoba berfikir lagi.


Long Xiao seharusnya memiliki kekuatan nyata dari Grandmaster tahap enam maupun tujuh.


Xia Yue yang melihat bahwa ada beberapa perubahan dalam ekspresi Luo Tian segera bertanya "Apa yang dipikirkan kakak tian?"


Luo Tian memandang kearah Xia Yue dan membuat detak jantung Xia Yue semakin cepat "Tidak ada, hanya saja aku memikirkan balasan apa yang ku inginkan saat ini"


Tiba-tiba wajah Xia Yue memerah, sudah beberapa hari Luo Tian tidak membahas hal ini dan sekarang ia membahasnya.


Apakah Xia Yue akan benar-benar menyerah pada Luo Tian? akan tetapi tidak seharusnya ia dengan cepat menyerah dan mencoba beberapa hal.

__ADS_1


Tapi ia tidak keberatan sama sekali melakukannya dengan Luo Tian, apalagi Luo Tian adalah saudara yang baik dan bahkan dimungkinkan menjadi pemimpin generasi muda.


"Ekhemm... kakak tian dapat membicarakannya setelah menyelesaikan pertandingan kali ini" Senyum manis Xia Yue membuat Luo Tian merasa tidak sabar.


'Gadis ini! saya akan mengambilnya, saya juga seorang pria dan pasti memiliki hasrat!'


"Luo Tian vs Gong Li!" Teriak Penatua Raja Bela Diri dan segera Luo Tian langsung muncul dipanggung dengan cepat.


Luo Tian tidak bisa terlalu banyak mengulur waktu, setelah kompetisi ini ia akan menuju lembah dewa darah dan mencoba mendapatkan hal yang baik.


"Gong Li!"


"Luo Tian!"


"Mulai!!" Teriak Penatua Raja Bela Diri.


Gong Li tersenyum "Bisakah saudara Luo memberikan sedikit keringanan pada saudara ini?"


Luo Tian menggelengkan kepalanya "Tidak, saya lebih suka menggunakan seluruh kekuatanku"


Gong Li mengangguk "Saya juga!"


Tiba-tiba ditangan Gong Li muncul aura hitam pekat dan matanya tiba-tiba berubah menjadi warna merah.


"Transformasi Siluman!" Seru Luo Tian dan wajahnya nampak senang.


Teknik ini mampu membuat penggunaannya menambahkan 40% kekuatan aslinya dan bahkan kemungkinan lebih.


Luo Tian terkekeh "Akhirnya saya bisa mencoba kekuatanku, seberapa jauh saya melangkah!"


Luo Tian tidak banyak bicara lalu mengeluarkan pedang miliknya dan langsung melesat kearah Gong Li.


Gong Li telah berhasil bertransformasi menjadi siluman kingkong dan kekuatannya sangat meningkat pesat.


Hanya dengan langkah ringan ia telah sampai didekat Luo Tian namun Luo Tian segera bereaksi dan memberikan beberapa perlawanan.


Keduanya bertarung secara instan karena ini baru permulaan dan tidak mungkin menggunakan seluruh kekuatan mereka.


Pertandingan kali ini telah memasuki empat besar dan tentunya tidak berlebihan jika menyebut ronde kali ini cukup bergengsi.


To Be Continued

__ADS_1


__ADS_2