
“Sebelum kau maju, aku ingin bertanya satu hal kepadamu?" Kata San.
Jin mendengar hal tersebut berhenti sejenak.
“Apa yang kau inginkan?" Kata Jin
“Betulkah kau ingin melawanku dan kembar ku sekaligus? Atau kau hanya ingin mempamerkan diri saja!" Kata San.
“Aku tidak mempamerkan diri ku, tetapi aku ingin berusaha untuk melawan siapa saja yang menindas bawahan ku!" Kata Jin tanpa ragu.
“Kau layak dijadikan pemimpin" puji San.
Jin yang mendengar hal tersebut hanya diam dan menatap datar.. “MENGINTIP" Gumam Jin
STATUS SAN
FISIK : 20
KECEPATAN :15
KEKUATAN : 23
KETAHANAN :18
KEPANDAIAN : 9
BAKAT : 7
STATUS SIN
FISIK : 19
KECEPATAN :18
KEKUATAN : 20
KETAHANAN :18
KEPANDAIAN : 7
BAKAT : 10
“Melawan mereka berdua akan merepotkan diriku! GUNA" gumam Jin.
1 KARTU PLATINUM
KEENAKAN DIPUKUL
(Setelah dipukul 6 kali stat akan dinaikkan secara 2 kali ganda)cooldown 1 jam
__ADS_1
2 KARTU EMAS
(KETAHANAN BERTAMBAH 15)
(KEKUATAN BERTAMBAH 14)
Jin yang melihat hadiah Kartu yang didapatkan setelah menang melawan Ace menjadi bahagia karena melihat skill yang didapatkan dari kartu platinum.
“Nampaknya aku akan menang dengan sedikit usaha! STATUS" gumam Jin.
STATUS]
FISIK : 20
KECEPATAN : 25
KEKUATAN : 39
KETAHANAN :39
KEPANDAIAN : 50
BAKAT : ??
MENGINTIP
KEENAKAN DIPUKUL
E:Hook(38/200)
F: Straight kick(79/100)
F: Flying elbow (97/100)
“Cukup basa basi! Mari kita mulai!" Teriak Jin berlari kearah mereka berdua.
Melihat kedatangan Jin, Sin dan San menyiapkan kekudanya. Jin yang melihat mereka berdua membuka kekudanya terus melancarkan straight kick ke arah kepala mereka.
Bughh
San yang menahan kaki Jin dengan memegang kakinya dan Sin langsung menyerang menggunakan kakinya ke area perutnya Jin. Jin melihat hal itu berusaha menahannya menggunakan tangannya.
Bughh
Jin melangkah mundur dan mengatur kembali nafasnya. Sin tidak membiarkan hal tersebut mulai melompat lalu melancarkan tendangan bebas di area kakinya Jin. San yang melihat Sin coba menjatuhkan Jin menolong dengan melancarkan tumbukan di area kepala Jin
Jin saat ini yang melihat pukulan dan tendangan secara bersamaan tersebut tidak menahan dan membiarkan dirinya terkena pukulan tersebut.
Bughh
__ADS_1
Arghhh
Jin saat ini terjatuh lalu wajahnya dihentam oleh San. Sin dan San mundur ke belakang setelah melihat Jin saat ini terbaring di tanah. Bawahan Jin melihat adegan ini ingin menolong Jin tetapi arahan yang diberikan Jin itu tidak boleh dilanggar oleh mereka.
Jin yang terbaring saat ini tidak merasakan kesakitan malahan merasakan ketagihan dipukul. Jin bangkit semula dan melihat Sin dan San yang saat ini jauh darinya. Jin tanpa basa basi terus berlari kembali ke arah mereka berdua seperti meminta dipukul.
Sin yang melihat kedatangan Jin terus mengangkat kaki kanannya menghentam lehernya Jin sehingga Jin terjatuh kembali. San tidak melepaskan kesempatan itu, menginjak wajahnya Jin yang saat ini tidak dilindungi.
Sahin dan Ace yang melihat hal tersebut mulai bangun untuk menolong walaupun Jin mungkin akan memukuli mereka. Jin yang saat ini terus menerus dipukul mulai menahan kakinya San dan melemparkannya di samping.
Jin mulai bangun kembali dengan darah yang mengalir dari hidungnya dan melihat Sahin dan Ace ingin menolongnya.
“Apa kau meremehkan diriku sebagai pemimpin!!" Teriak Jin menatap mereka.
Ace dan Sahin saat ini ingin memasuki bulatan tersebut tergamam sementara dan menatap kembali Jin yang saat ini murka dengan sikap mereka.
“Kami ingin membantu mu saja Ketua!" Ucap Ace.
“Aku tidak memerlukan bantuan kalian untuk membasmi semut seperti mereka! Sebentar tadi aku hanya bermain-main saja sekarang akan ku tunjukan siapa Pemimpin Black River Rebels!" Ucap Jin sambil ketawa dan mengelap darah yang mengalir dari hidungnya.
Ace yang melihat hal itu mundur kembali ke tempatnya.
“Maafkan aku karena bawahan ku tidak mendengarkan arahan! Mari kita lanjutkan round 2!" Ucap Jin sambil tersenyum.
“Jangan sok jagoan Luh!" Teriak Sin berlari ke arah Jin.
Jin melihat hal itu melancarkan Hook ke arah Sin. Sin melihat hal itu mula menahan serangan yang dilakukan oleh Jin.
Sin yang menahan serangan itu diundur 7 langkah ke belakang setelah menahan serangan itu.
“Sh*t! Tanganku mati rasa setelah menahan serangan itu" gumam Sin.
San yang melihat kembarnya yang terkena serangan itu mula menjaga jaraknya dengan Jin.
“Bagaimana pukulan ku? Enak bukan?" Sindir Jin.
Sin yang mendengar hal tersebut mulai marah dan meminta kembarnya untuk serang bersama sama
“San sepertinya kita kena bersama-sama untuk mengalahkannya! Sepertinya sebentar tadi dia hanya bermain-main!" Ucap Sin meminta pertolongan San.
Jin yang melihat kedua kembar itu mulai serius untuk mengalahkannya.Jin mula menyiapkan kekudanya. Sin dan San mula menyerang Jin yang saat ini sudah menunggu serangan dari mereka. Jin yang saat ini di Buff oleh skill KEENAKAN DIPUKUL membuat statusnya meningkat 2 kali ganda.
Sin mulai melancarkan serangannya ke arah kakinya Jin untuk membuatnya kehilangan keseimbangan tapi malang sekali, Jin melihat hal tersebut menarik dahulu kakinya sebelum terkena oleh Sin. San melihat hal itu juga melancarkan serangan tumbukan di area rusuk kiri Jin.
Jin menahan tumbukan itu, lalu mengangkat kaki kanannya dan melakukan straight kick di area perutnya San. San yang saat itu belum melakukan pertahanan terkena telak sehingga dia merasa mual dan pingsan karena sesak nafas.
Sin yang melihat kembarnya jatuh sambil memegang perutnya ingin menolong tetapi dalam sesaat dia terkena Jab dari Jin karena berpaling.
Sin mula merasakan pusing akibat terkena pukulan itu masih ingin menolong kembarnya. Jin melihat adegan itu tidak menghiraukan Sin lalu melancarkan flying elbow di dagunya Sin. Sin yang saat itu terkena elbow dari Jin mulai pingsan dan tak sadarkan diri.
__ADS_1
TO BE CONTINUE.....