
Jin yang mula gemetar dan cuba untuk bertahan hidup tapi apakan daya tahan tubuhnya lebih lemah dari keenam mereka.
Bugh
Arghhh
Agrhhhhh
Jin yang dipukul terus menerus tidak dapat menahan sakit sehingga dia pingsan dan keenam pria tersebut mula merasakan kepuasan dan berhenti memukulnya.
“Sekarang dia pingsan, cih lemah kali orang ini! Bagaimana kita hendak membereskan hal ini?"
Seorang dari mereka mula menanyakan kepada pria bertato tersebut.
“Kita tinggalkan saja dia disini dan biarkan orang lain yang menolongnya! Setelah itu kita menghajar pula orang yang menolongnya itu agar diberi peringatan agar tidak menggangu kesenangan kita."
Setelah mendengar penjelasan itu, keenam mereka meninggalkan Jin yang terbaring kaku di tepi danau tersebut. Orang yang lalu lalang tidak menolongnya karena mereka tahu peraturan SMA ini iaitu tidak boleh menolong seseorang yang dipukul atau pingsan di dalam sekolah.
Sehingga sore,Jin mula mengedarkan pandangan karena masih lagi pusing akibat pukulan dari keenam pria tersebut. Dia mencoba bangun tetapi kakinya patah akibat badannya yang kurus kering dan mula mengheret dirinya sehingga berhampiran dengan pinggir danau dan ingin meminum air danau karena kehausan.
Setelah mendekati pinggir danau,Jin mula menyentuh air danau tersebut untuk merasakan airnya,tapi takdir berkata lain. Jin tergelincir masuk ke dalam danau tersebut sehingga dirinya mulai tenggelam sehingga dasar.
"Aku sudah berusaha untuk berenang tapi apakan daya kaki ku patah! Mak Ayah,anakmu ini belum sempat untuk membalas semua dendam kalian!".
Jin mula merasakan dirinya semakin tenggelam ke dasar dan penglihatannya mula kabur.
Jin akhirnya tersentuh sesuatu seperti kubus kecil ketika sampai ke dasar dan pingsan. Kubus tersebut mulai aktif dan membawa tubuh Jin ke pinggir danau.
Jin yang awalnya pingsan kini tersedar akibat kelajuan kubus tersebut membawanya sehingga ke pinggir danau.
__ADS_1
“Apakah aku masih hidup! Bukankah tadi aku berada di dasar danau?" Gumam Jin.
Jin mula melihat sekeliling dan membuka telapak tangannya. Jin melihat sebuah kubus bentuk dadu tetapi berwarna emas. Jin yang awalnya putus asa mula merasakan sesuatu sensasi setelah menyentuh kubus tersebut.
Kubus tersebut mulai terbang dan tembus masuk ke dalam dahinya Jin. Jin yang awalnya kaget mula merasakan sakit yang teramat seperti otaknya dipanggang.
[SYSTEM MULAI BERGABUNG]
[5%]
[25%]
[55%]
[85%]
[100%]
[ADAKAH ANDA INGIN MENYEMBUHKAN SEGALA PENYAKIT YANG ADA]
[YES] [NO]
Jin mulai membaca hal tersebut dan mulai mengklik [YES]. Jin mula merasakan seperti angin dingin yang masuk ke dalam tubuhnya dan mula menyembuhkan luka serta meningkatkan sedikit fisiknya.
Jin yang awalnya sakit kini menjadi pria yang agak berisi. Jin mulai bangun dan duduk di bawah pohon karena ingin mengecek System ini.
[SYSTEM ]
QUEST
__ADS_1
STATUS
Jin menatap kebingungan dan mula menekan tombol QUEST dahulu.
[ QUEST]
BELUM MENDAPATKAN SEBARANG QUEST UNTUK SAAT INI.QUEST AKAN DIBERI SECARA ACAK KEPADA PEMILIK.
Jin yang mulai faham dan menekan tombol
STATUS.
[STATUS]
FISIK : 7
KECEPATAN : 6
KEKUATAN : 8
KETAHANAN : 3
KEPANDAIAN : 50
BAKAT : ??
Jin melihat statusnya tersebut kecewa karena dia masih lemah seperti bocah 7 tahun tetapi Jin menatap kebingungan dengan BAKAT yang masih lagi misteri. Setelah melihat status tersebut,dia menutup dan mulai bangun untuk pulang.
Jin berjalan dan terus balik ke kosannya agar beristirahat untuk melanjutkan persekolahan pada hari keesokan harinya.
__ADS_1
“Akan ku balas kembali apa yang kau taburkan kepadaku wahai TEMAN SEKELAS!" Gumam Jin dan terus terlelap karena keletihan akibat hal hal yang mengejutkan.
TO BE CONTINUE