
“Gila tendangannya itu, kecepatan dan kekuatannya melebihi batas normal!" Batin Jin.
Saat ini Jin sedang berbaring di kasurnya sambil memikirkan perlawanan Wang sebentar tadi.
“Jikalau aku melawannya sebentar tadi, mungkin aku akan mati karena menahan pukulannya tersebut!" Gumam Jin pasrah.
“Yosh! Kau harus semangat Jin Mori, ada tersisa 3 bulan lagi sebelum kau melawannya!" Teriak Jin menyemangati dirinya.
(KEESOKAN HARINYA)
Jin yang saat ini telah sampai di kelasnya duduk sambil memikirkan bagaimana dia harus melawan Wang bila tiba saatnya.
Sahin yang baru saja sampai di kelas melihat pemimpin nya sedang fokus dengan pikirannya menyapanya.
“Selamat pagi Ketua!" Kata Sahin dengan membungkuk diri.
“Yah selamat pagi juga!" Kata Jin yang baru tersadar dari lamunannya.
“Apa yang kau pikirkan Ketua?" Tanya Sahin.
“Entahlah aku pun tak tahu apa yang ku pikirkan!" Sambung Jin.
“Sahin dimana selalunya preman di daerah ini berkumpul?" Tanya Jin.
Sahin yang mendengar ucapan Jin merasa aneh karena semua orang pasti tahu dimana preman selalu membuat perjumpaan.
“Ketua,kau tidak mengetahui dimana preman membuat perjumpaan?" Tanya Sahin memastikan ucapan Jin itu.
__ADS_1
“Jikalau aku tahu, Aku tidak akan menanyakan kepadamu bodoh! Aku baru saja tinggal di daerah ini!" Kata Jin menghela napas berat melihat kebodohan bawahannya.
“Oh betul juga! Saya minta maaf Ketua! Kalau ketua ingin melihat perjumpaan preman di daerah ini,Ketua boleh mengikuti saya malam ini!" Sambung Sahin.
“Dimana kau ingin berjumpa dengan ku?" Kata Jin.
“Saya akan datang ke kosannya Ketua malam ini!" Kata Sahin.
“Bagus aku menunggu mu malam ini!" Sambung Jin.
( SKIP MALAM)
Sahin saat ini sudah berada di hadapan pintu kosan Jin dan mengetuk pintu kosan Jin.
“Ketua,saya sudah berada di hadapan pintu kosan mu!" Teriak Sahin memanggil Jin.
“Kenapa Ketua memakai topeng ini?" Tanya Sahin melihat kelakuan Pemimpinnya.
“Aku hanya memakai topeng yang nantinya kalian harus memakainya juga! Ini merupakan identitas kalian nantinya sebagai Grup Black River Rebels" kata Jin
“Oh maksud Ketua, kami harus memakai Hoodie dan topeng ini bila kita berkelahi?" Sambung Sahin .
“Ya! Kalian akan memakainya apabila memalak,mencuri, merompak atau berkelahi secara grup!" Kata Jin.
“Seperti yang ketua ucapakan!" Teriak Sahin membungkuk.
__ADS_1
“Sudah! Mari tunjukkan kepada ku dimana preman selalu membuat perjumpaan atau nongkrong!" Kata Jin .
Sahin mulai berjalan dan membawa Jin ke motornya. Jin yang saat ini hanya mengikuti Sahin membawanya hanya melihat pemandangan daerah ini.
“Sangat buruk dan kotor di daerah ini! Ramai preman dan orang yang nongkrong di daerah ini!" Batin Jin melihat sekeliling daerah ini.
Setelah 20 menit, akhirnya mereka sampai di tempat gym yang dipenuhi oleh preman di luar maupun dalam. Sebelum mereka memasuki tempat tersebut,Sahin membayar sebanyak 1000 won kepada penjaga gerbang itu.
“Gila preman disini lebih ramai berbanding di lorong gelap waktu itu! Sepertinya ada lebih 3000 orang saat ini!" Batin Jin melihat tempat yang Sahin tunjukkan.
“Ketua ini tempat yang selalunya preman di daerah sini berkumpul! Lagi satu ketua, kawasan ini dilarang berkelahi 1vs 1 dan harus berkelompok jikalau ingin berkelahi" kata Sahin memperingati Jin.
“Kenapa tidak boleh berkelahi 1vs 1disini Sahin?" Tanya Jin.
“ Karena Ketua masih baru disini akan ku cerita kepada mu! Pada 2 tahun lalu, tempat ini dipegang oleh grup Black Snake dan tempat ini ramai orang berkumpul karena gym itu merupakan tempat pertarungan dan pertaruhan! Disebabkan hal itu,ramai preman mula menampakkan diri dan mencoba untuk bertarung disini! Pada saat itu, ada pertarungan yang diwakili oleh grup Black Snake dan grup White Sand! Grup Black Snake yang merupakan tuan rumah mula mempertaruhkan gym dan nyawa karena di tempat ini kematian merupakan hal biasa"
“Pada waktu perlawanan, anggota Black Snake telah membunuh anggota White Sand sehingga ketua mereka mula berdebat sehingga terjadi pertarungan berdarah disini! Kelompok White Sand yang telah merencanakan hal ini demi mendapatkan Gym ini karena pemasukan yang sangat lumayan! Mereka bertarung selama 1 hari sehingga terjadinya pertarungan berdarah dan dikatakan perang ini dinamakan [Perang Darah]! Dan setelah itu, White Sand memenangi peperangan tersebut dan memegang gym ini,peraturan yang mereka tetapkan ialah dilarang melawan 1vs1 di luar gym tetapi boleh berlawan secara berkelompok" kata Sahin menyelesaikan ceritanya.
Jin yang mendengar cerita ini merasakan sesuatu yang aneh baginya.
“Kenapa berkelahi secara berkelompok dibenarkan?" Tanya Jin.
“Saya rasa, berkelompok dibenarkan karena berkelahi disini harus membayar 500 won setiap seorang!" Kata Sahin dengan jawabannya.
“Sepertinya pemikiran mu benar Sahin!" Kata Jin menerima jawaban Sahin.
“Sudah mari kita lihat apa yang ada disini!" Sambung Jin ingin melihat apa yang ada di dalam gym ini.
__ADS_1
TO BE CONTINUE