SYSTEM MAFIA: AWAL PERJALANAN

SYSTEM MAFIA: AWAL PERJALANAN
BAB 4


__ADS_3

Jin saat ini sedang memikirkan cara untuk mengalahkan Sahin dan satu idea terlintas iaitu mulai memprovokasi Sahin agar dia marah dan menyerang secara membabi buta.


“Oi badak Sumatra! Apa kau bodoh atau gimana memukul orang yang lebih kecil darimu!" Teriak Jin.


Sahin yang mendengar kalimat tersebut mulai marah karena budak culun ini mengejeknya.


“Bangs*t kau!! Aku ku bunuh kau bajinga*n culun!" Teriak Sahin dan mulai menyerang secara membabi buta.


Jin yang melihat kesempatan tersebut mulai menendang kerusi yang berada dihadapannya dan hasilnya kerusi tersebut mengenai kaki Sahin sehingga dia jatuh tersungkur.


Jin yang tidak menyia-nyiakan kesempatan ini mulai mengangkat kerusi di sebelahnya dan menghentam badan Sahin agar dia tidak bangun kembali.


Bughh


Arghh


“Sakit sialan!!!" Teriak Sahin sebelum pingsan akibat Jin terus memukulnya dengan keras di belakang badannya.


[QUEST]✓


MENDAPATKAN 1 KARTU EMAS


Jin melihat kartu tersebut di hadapannya dan mulai menekan [GUNA] tanpa melihat detail kartu tersebut.


[KARTU EMAS]


MENDAPATKAN JURUSAN BOXING :


JAB (F)


(0/100)


Jin mendapatkan pengetahuan tentang Jab dan merasakan dia dapat menggunakan dengan semula jadi.


Kawan kawan Sahin dan sekelas mulai tergamam sementara waktu dan gemetar ketakutan dengan perbuatan Jin yang agak brutal untuk menjatuhkan Sahin.


Kawan kawan menghilangkan pikiran ketakutan tersebut dan mereka tidak menerima dengan perbuatan Jin.


“Bangs*t kau! Kau membuat Sahin hampir mati dengan memukul keras sehingga dia pingsan!"Apa kau mau mati huh!!".


Teriak Zack yang merupakan salah satu bawahan Sahin.


[QUEST ]


KALAHKAN 5 KONCO SAHIN


HADIAH : 2 KARTU PERAK 1 KARTU EMAS

__ADS_1


HUKUMAN : HILANG TEKNIK JAB


Jin menyeringai karena Quest ini baginya terlalu mudah dan membalas


“Memang dari awal aku ingin membunuhnya! Tapi aku menahan diri agar tidak memukul kepalanya karena kalian masih lagi anak SMA!!"


Teriak Jin dan mulai menguatkan kekudanya.


Kelima pria tersebut mulai mengepung Jin setelah mendengar kalimat tersebut. Jin yang mulai tenang dan seorang dari mereka iaitu Zack mendekati Jin dan melancarkan serangannya. Jin mengelak dan mula melakukan Jab dan mengenai dagu pria tersebut.


Zack yang terkena telak mulai merasakan pusing dan terjatuh setelah terkena pukulan Jab dari Jin. Jin sendiri tidak menyangka bahwa pukulan Jab ini sangat berguna dan kuat.


Walaupun fisik Jin tidak sekuat mereka tetapi terkena di bahagian fatal tetap membuat seseorang pusing atau pingsan. Keempat pria tersebut melihat Zack yang jatuh mulai mendekatinya dan bertanya keadaan Zack


“Zack apa kau okay?" Teriak Jay.


Keempat mereka melihat Zack yang tidak berdaya mulai geram dan ingin menghabisi Jin secepat mungkin


.“Jangan kau pikir kau dapat menjatuhkan kami setelah kau berjaya mengalahkan Sahin dan Zack bangs*t !!" Teriak Jay.


Jin mulai tersenyum dan membalas“Ya udah!! Lemah lemah aja kalian para ayam!!"


Jay mulai menyerang dari depan dengan mengangkat kakinya untuk menendang kepalanya Jin. Hal tersebut tidak membuat Jin gemetar.


Jin melakukan Jab pada kaki Jay yang cuba untuk mengenai kepalanya. Jay yang awalnya yakin Jin akan tumbang tidak menyangka bahwa kakinya akan dipukul oleh Jin.


Arghh


Jay yang awalnya percaya diri mulai mengerang kesakitan karena kakinya telah diserang oleh Jin dengan pukulannya. Hal ini membuat kakinya mati rasa dan merasakan retakan di tulangnya dan membuat Jay terhuyung-hayang tetapi Jay cuba untuk menstabilkan kembali dirinya.


Jin yang saat ini lebih cepat darinya dan mula menyerang dagunya dan Jin berjaya mendaratkan Jab di dagunya Jay. Jay mulai merasakan hal yang sama seperti Zack. Dia merasakan seperti pukulan palu menghentam dagunya.


Jay mulai jatuh dan hanya tersisa 3 orang sahaja. Mereka melihat hal tersebut mulai gemetar karena ketua serta orang yang mereka rasa kuat dalam kelompok ini mulai jatuh di hadapan Jin. Mereka awalnya percaya diri kini mulai berniat untuk melarikan diri.


“Kalian tidak boleh melarikan diri atau aku akan mematahkan kaki kalian!"


Teriak Jin seperti mengetahui niat ketiga mereka.


“Kau jangan menakut-nakuti kami brengs*k!" Teriak Koz.


Koz yang awalnya ingin melarikan diri mulai mendapat satu idea dan berbisik kepada temannya


“Kalian apa kata kita serang saja si Bangs*t ini!" Bisik Koz.


“Apa kau gila Koz! Dia dapat menjatuhkan Zack seperti tahu busuk dan kau menyuruh kami menyerangnya!"


Bisik Viktor dan diangguk oleh Vin.

__ADS_1


“Aku dapat merasakan bahwa dia sekarang keletihan akibat melawan Zack dan Jay! Apa kata kita menyerang dia secara bersama sama!" Bisik Koz.


Viktor dan Vin mulai memikirkan hal tersebut dan menyetujuinya.


Koz mula berbalik dan menatap Jin dan berkata


"Hey Bangs*t tadi kau bernasib baik karena mereka ceroboh! Sekarang kami akan membunuhmu secara bersama sama!".


Mereka mulai mendekati Jin dan berada di sisi, belakang dan hadapan Jin.


Jin melihat hal tersebut mulai merasakan terancam karena dia hanya mengetahui Jab sahaja. Setelah mengepung Jin,mereka melancarkan pukulan dan tendangan.


Jin yang berada di tengah-tengah terpaksa menahan setiap pukulan dan tendangan.


Walaupun berjaya menahan, tetap saja dia terkena pukulan dari ketiga mereka. Jin yang awalnya percaya diri mula berkeringat dingin dan memikirkan cara untuk menghadapi masalah ini.


Jin mendapatkan satu cara iaitu mencari satu celah untuk melarikan diri dan masuk ke dalam tandas dikarenakan tandas licin dan sempit. Hal ini sempurna untuknya melakukan Jab.


Setelah terkena banyak pukulan dan tendangan, Jin melihat celah dan mulai keluar dari kepungan tersebut dan melarikan diri ke dalam tandas.


“Brengs*k dia melarikan diri! Kejar dia sampai dapat dan jangan biarkan dia pergi hidup-hidup!". Teriak Koz.


Mereka mula mengejar Jin sehingga masuk ke dalam tandas . Koz mulai menyeringai


“Kau memilih makam yang bagus untuk kau mati Bangs*t !"


Teriak Koz dengan gelak tawa.


“Aku rasa kau lah yang akan mati bedebah sialan!" Jin kembali menyeringai dan memojokkan dirinya agar tidak dikepung. Koz Viktor dan Vin yang awalnya tidak menyadari hal tersebut dan mulai menyerang.


Bugh


Bugh


Arghhh


Jin yang percaya diri melepaskan Jab kepada Koz dan Vin yang menyerangnya duluan. Koz yang terkena Jab dari Jin mula pusing tetapi masih dapat menstabilkan diri tetapi Vin yang terkena sudah pingsan duluan.


Koz dan Viktor melihat kejadian tersebut mulai geram dan menyerang secara membabi buta tetapi apakan daya, lantai tandas licin sehingga mereka yang berlari untuk memukul Jin hampir terjatuh.


Jin tidak menyia-nyiakan kesempatan ini dan mendekatkan diri dan memukul wajah Koz dan Viktor secara serentak dan cepat. Koz yang awalnya sudah pusing langsung pingsan dan Viktor mulai jatuh tetapi masih sadar.


Jin mendekat kepada Viktor dan memukul dengan Jab sehingga wajahnya tidak kelihatan karena darah sudah menutupi seluruh mukanya.


[QUEST]✓


MENDAPATKAN 2 KARTU PERAK 1 KARTU EMAS

__ADS_1


TO BE CONTINUE.


__ADS_2