SYSTEM MAFIA: AWAL PERJALANAN

SYSTEM MAFIA: AWAL PERJALANAN
BAB 19


__ADS_3

Kedua pria yang saat ini melihat lawannya hanya seorang bocah kurus hanya tersenyum.


“Hey Jacob, kau saja kalahkan dia! Aku tidak ingin darah bocah kencur ini mengotori tanganku!" Kata petarung White Sand 5.


“HAHAHA! Kau lihat saja bagaimana aku mengalahkannya dengan 3 gerakan!" Kata Jacob(petarung White Sand 4).


Jin yang mendengar percakapan mereka hanya menyeringai dan menunggu Jacob menyerangnya.


“Sungguh percaya diri!" Batin Jin.


Jacob saat ini menatap Jin dan terus melesat kearah Jin. Jin yang melihat kecepatan Jacob hanya tersenyum karena kecepatannya seperti siput baginya. Jacob dengan percaya diri mengangkat kakinya lalu melancarkan tendangan di area lehernya Jin.


Jin dengan santainya menahan tendangan itu.Jacob yang melihat tendangannya ditahan oleh Jin mengundur 2 langkah dan kembali melancarkan tendangannya untuk mengincar kakinya Jin.


Jin yang melihat tendangan Jacob tidak menahannya malahan Jin memberikan flying elbow di dagunya Jacob.


Bughh


Arghh


Jacob yang baru saja terkena pukulan dari Jin merasakan retakan tulang di dagunya dan coba untuk menstabilkan keseimbangannya karena pusing. Jin tidak membiarkan Jacob beristirahat lalu dengan pantas Jin melakukan serangan straight kick di area dadanya Jacob.


Jacob tidak sempat menangkis tendangan itu, akhirnya terkena serangan itu lalu badannya terpelanting laju kearah pagar Ring. Rekannya yang melihat Jacob terkena serangan itu kaget dan berlari mendekati tubuh tersebut karena ingin melihat keadaannya Jacob.


Rekannya mendekati tubuh Jacob dan mendapati organ dalamnya Jacob hancur semua. Rekannya tentu saja kaget karena tubuh fisik Jacob tentu saja lebih kuat dibandingkan dengan orang biasa.


“Betapa mengerikan kekuatan tendangan yang dilakukan oleh bocah itu" Batin pria tersebut.


Jin saat ini tidak berhenti disitu saja dan dia terus melesat kearah petarung yang masih tersisa dengan kecepatan tinggi karena waktu skill KEENAKAN DIPUKUL hanya tersisa 5 menit. Jin saat ini meningkatkan kecepatan sehingga penonton yang melihat posisi Jin sudah berubah dan berada di belakang pria tersebut.


“Aku tidak ingin membuang masa!" Kata Jin lalu melancarkan Hook di rusuk kiri pria itu.

__ADS_1


Pria yang masih lagi kebingungan melihat Jacob mati tanpa perlawanan kaget mendengar suara Jin yang kini berada di kirinya. Pria itu mengalihkan pandangannya kearah suara Jin dan melihat serangan yang dilakukan oleh Jin sudah dilayangkan dan dia mencoba menangkisnya tetapi kecepatan serangan Jin lebih mengerikan.


Pria itu tidak sempat menangkis pukulan tersebut akhirnya serangan itu mengenai rusuk kirinya.


Prakkk


Arghhh


Pria itu menjerit kesakitan karena tulang rusuk kirinya patah akibat kekuatan dan kecepatan Jin yang saat ini masih di Buff. Dengan tersisa sedikit tenaga dia mengundur dirinya kebelakang dan mencoba menyiapkan kembali kekudanya karena takut serangan selanjutnya.


“Aku terlalu ceroboh karena tidak memikirkan bahwa saat ini aku berada di dalam Ring!" Batin pria itu.


Jin yang melihat pria itu menyiapkan kekudanya terus melesat ingin memukuli pria tersebut karena hampir kehabisan waktu. Jin yang saat ini sudah berada di hadapan pria itu ingin melancarkan Jab kearah wajahnya berhenti seketika karena pria itu secara tiba-tiba jatuh dan terlihat seperti tidak bernyawa.


Pengacara yang melihat hal tersebut terus memasuki Ring dan mendekati tubuh pria tersebut lalu mengecek tubuh pria itu. Setelah beberapa menit, akhirnya pengacara itu mengatakan bahwa pria itu mati karena tulang rusuk kirinya yang patah akibat serangan Jin telah menembus hatinya.


Jin yang mendengar hal tersebut berasa lega karena waktunya sudah habis disaat dia ingin melancarkan Jab nya itu.


•MENDAPATKAN 2 KARTU EMAS


•MENDAPATKAN 1 KARTU PLATINUM


•MENDAPATKAN 2 KARTU DIAMOND


“DENGAN INI KITA SUDAH MELIHAT PEMENANG PERLAWANAN HARI INI! TUAN SEKARANG BISA MENGAMBIL UANG PERTARUNGAN DI MEJA RESEPSIONIS!" Kata pengacara Ring itu setelah mengumumkan kemenangan Jin.


Penonton saat ini merasa frustasi karena mereka kalah dalam pertaruhan . Sahin yang mendengar kemenangan pemimpinnya terus berlari kencang ke meja resepsionis untuk mengambil uang taruhan.


“Saya ingin mengambil hadiah pertandingan dan uang taruhan!" Kata Sahin dengan nada bahagia.


“Tuan sila berikan nomor rekening!" Kata resepsionis itu.

__ADS_1


Sahin dengan bahagianya memberikan nomor rekeningnya. Setelah beberapa menit, Sahin melihat saldonya kini bertambah menjadi 500 juta won.


“Huhuhu keberuntungan ku membawa Ketua ke tempat ini!" Kata Sahin dengan nada bahagia.


Jin yang sudah selesai dari pertarungan itu,mulai keluar dari Ring tersebut dan berjalan menuju kearah Sahin yang saat ini masih dengan dunianya.


“Oi Sahin! Dimana uang kemenangan ku?" Tanya Jin yang saat ini sudah berdiri di hadapan Sahin.


Sahin yang baru saja tersadar dari dunianya membungkukkan diri.


“Semuanya sudah berada di saldo ku Ketua! Kau hanya perlu meminta saja padaku!" Kata Sahin.


“Bagus! Uang kemenangan dan Uang pertaruhan kau simpan saja buat masa sekarang dan jangan coba kau menghabisi uang itu!" Kata Jin.


“Huhuhu kupikirkan Ketua tidak tau bahwa aku menaruh uang atas namanya!" Batin Sahin.


“Baik Ketua! Saya akan menjaga uang ini dengan baik!" Kata Sahin.


“Sudah mari kita kembali! Saat ini aku ingin kembali pulang dan ingin beristirahat di atas kasur!" Kata Jin.


“Baik Ketua!" Kata Sahin


(DISUDUT LAIN)


“Sial sudah kukatakan untuk bertarung bersama melawannya! Bukan untuk mengetes kemampuannya!" Teriak seseorang dengan emosi.


“Kau! Pastikan bila berjumpa dengannya di gym ini kabarin aku!" Sambung pria itu.


“Baik boss!" Kata pengacara Ring.


TO BE CONTINUE....

__ADS_1


__ADS_2