
Setelah 30 menit memilih mobil,Jin memilih Supercar Buggati Veyron dan Son memilih Supercar Buggati Chiron sama seperti Hyung nya.
(BUGGATI VEYRON MILIK JIN)
(BUGGATI CHIRON MILIK SON)
“Sepertinya kalian mempunyai minat yang sama!" Kata Ace.
“Iya dong,aku mau persis seperti Hyung!" Balas Son.
“Huh ikut kalian deh!" Sambung Ace.
Jin tidak memperdulikan ucapan mereka,dia saat ini ingin mengemudi segera Supercar yang dipilihnya.
“Ace bisakah aku mengemudi segera mobil ini!" Teriak Jin.
“Mobil itu milik kau! Terserah mau diapain!" Kata Ace.
“Yesss! Mari Wang ikut aku mencoba mobil ini!" Teriak Jin antusias.
“Yoi mari Ketua!" Teriak Wang bersemangat.
Setelah itu,Jin membawa Wang dan Son membawa Sahin lalu Ace mengemudi seorang.
Mereka mengemudi di jalan raya selama 5 menit dan berhenti di lampu merah.
“Hey kalian, mau mencoba kecepatan mobil ini!" Teriak Jin.
“Heh siapa takut! Mari Hyung!!" Teriak Son kembali.
“Aku gak mau ikutan karena aku cuma memilih mobil bobrok aja!" Kata Ace.
“Anjirr bobrok! Nissan GTR katanya bobrok!" Batin Jin.
“Ya udah gak perlu ikutan! Mari Hyung!" Sambung Son.
VROOM
VROOM
1,2,3 Lampu hijau kelihatan.
“Go!!" Teriak Jin.
Jin terus menekan tombol minyak dan pergi dengan kecepatan 180 km/j. Son yang melihat Hyung nya sudah pergi duluan tentu saja bersemangat.
Son terus mengejar Jin dengan kecepatan yang hampir sama dengan Jin. Mereka berlomba dengan kecepatan tinggi dan tentu saja Ace ditinggalkan.
Jin yang melihat dari cermin sisi Son makin mendekat dengannya,kembali mempercepat mobilnya. Dia dengan semangatnya membelah jalan tanpa memperdulikan mobil orang lain.
(DALAM MOBIL POLISI)
“Huh bosan deh,hari ini kita kena hukuman jaga jalan!" Kata polisi 1.
“Ya,kau benar! Bosan sekali melihat mobil lalu lalang di sini!" Sambung polisi 2.
SWOSHHH
VROOOM
“Ahhh sial!" Teriak polisi 1 kaget.
“Kau lihat tidak kecepatan mobil tadi!" Sambung polisi 1.
“Ya aku lihat! Di mesin tes kecepatan mencatat 195 km/j!" Balas polisi 2 melihat mesin tes kecepatan.
SWOSSHHH
__ADS_1
VROMMM
“Eh sial!" Kembali teriak kaget polisi 1.
“Sial mobil tadi juga mencatat 190 km/j" Teriak polisi 2.
“Bagaimana,mau kita kejar kedua mobil tersebut?" Kata polisi 2.
“Kau gila kah! Mobil ini hanya mobil bobrok dengan kecepatan maksimum 165 km/j dan kau menyuruh kita mengejar mobil itu!" Balas polisi 1.
“Dan aku dapat merasakan kedua mobil tadi tidak mengemudi dengan kecepatan sebenarnya!" Sambung polisi 1.
“Busett! Kecepatan sebentar tadi bukan kecepatan sebenarnya!" Batin polisi 2.
(KEMBALI KE MC)
“Aduh gimana nih tadi kelihatan mobil polisi di tepi jalan!" Kata Jin cemas.
“Kau santai saja ketua! Mereka tidak akan mengejar karena mobil mereka hanya dari kilang!" Kata Wang .
“Bagaiman kau tahu mereka tidak akan mengejar?" Kata Jin.
“Yah karena kecepatan mobil ini mengalahkan kecepatan mobil polisi dan lagipula mereka tidak akan membuang waktu mengejar kita!" Sambung Wang.
Jin hanya mengangguk kepalanya dan menurunkan kecepatan mobilnya dan diikuti oleh Son yang melihat Hyung.
“Mari kita sudahi perlombaan ini karena aku sekarang lapar karena tidak sempat makan di perjumpaan tersebut!" Kata Jin.
“Yah mari ketua! Aku akan menunjukkan hotel yang menyediakan makanan super enak!" Kata Wang.
“Mari kita lihat tempat tersebut!" Kata Jin.
Setelah itu,Son dan Ace hanya mengikuti mobil Jin pergi ke hotel tersebut.
Setelah 20 menit, akhirnya Jin melihat hotel super mewah dan hanya mengalihkan pandangannya ke arah Wang.
“Hotel ini kah?" Kata Jin.
“Yerp!" Kata Wang.
“Yo Hyung mengapa kau datang ke hotel ini?" Tanya Son.
“Aku lapar dan Wang yang mengajak ku untuk kesini!" Kata Jin.
Ace yang baru saja keluar dari mobilnya dan melihat hotel ini mengerutkan keningnya.
“Wang hotel apa ini!" Tanya Ace.
“Ohh hotel ini hanya hotel 9 bintang aja! Kenapa?" Ucap Wang polos.
“Sial hotel 9 bintang!" Batin Jin.
“Sudah jangan membuang masa di sini,mari kita ke masuk kedalam!" Kata Wang.
Setelah sampai di lobi hotel,Wang menuju ke resepsionis dan berhenti di depan cewek cantik.
“Apa yang bisa kami bantu Tuan?" Tanya cewek itu.
“Bisakah kau panggil Garry segera?" Kata Wang memerintah.
“Garry mana Tuan! Disini tiada nama Garry kecuali direktur saja!" Kata cewek itu.
“Ya dia yang aku sebutkan! Panggil dia kesini segera untuk menyambut ku!" Kata Wang.
“Siapa dia ini! Memanggil direktur hanya dengan nama depannya saja!" Batin cewek itu.
“Sekejap ya tuan! Siapa nama Tuan?" Tanya cewek itu.
“Katakan Wang Chai disini!" Kata Wang.
Setelah mendengar nama Wang,cewek itu mula menelepon direktur. Setelah beberapa menit, akhirnya ada orang yang menjawab.
__ADS_1
“Ada apa kau menelepon ku disaat aku lagi bersemangat ! Ah ah yeah lagi baby!" Kata Garry sambil terengah-engah.
“Bukan saya ingin menganggu direktur tetapi ada seorang pria ini ingin direktur turun melayani dia segera!" Kata cewek itu.
“Siapa yang berani menyuruh ku untuk melayani dia! Bahkan walikota pun aku tidak memperdulikannya!" Teriak Garry.
“Saya tidak tahu, dia hanya memberitahu bahwa namanya Wang Chai saja!" Kata Cewek itu.
“Hah! Ulang sekali lagi siapa namanya!" Kata Garry.
“Namanya Wang Chai Tuan!" Kata cewek itu.
Garry yang mendengar nama tersebut mula berkeringat dingin dan menolak 2 perempuan yang saat ini masih lagi bermain dengan juniornya.
“Kenapa sayang? Kenapa kau terburu-buru! Kami belum dipuaskan oleh mu lagi!" Kata 1 cewek itu.
“Diam kau! Aku sekarang ada hal yang penting untuk dilakukan!" Teriak Garry.
“Kau katakan kepada Tuan Wang untuk menunggu selama 5 menit saja!" Teriak Garry kepada cewek resepsionis itu.
“Baik tuan direktur!" Kata cewek itu.
“Tuan Wang, direktur mengatakan bahwa kau perlu menunggu selama 5 menit sebelum dia menuju kesini!" Kata cewek itu mengalihkan pandangannya ke arah Wang.
“Cuih kalau bukan disebabkan ketua! Sudah aku hancurkan hotel ini!" Gumam Wang.
Cewek yang berada dihadapan Wang tentu saja mendengar gumaman nya. Cewek itu tergamam sebentar dan mula berkeringat dingin.
“Sial siapa Tuan Wang sebenarnya dan siapa ketua yang disebutkan olehnya!" Batin cewek itu.
“Berapa lama harus aku tunggu Wang?" Kata Jin.
“Hanya sebentar saja Ketua!" Kata Wang.
“Yah jangan terlalu lama Wang,aku sudah lapar!" Sambung Jin.
“Baik Ketua!" Kata Wang.
“Tunggu saja kau Garry! Kau membuat ku malu dihadapan pemimpin ku!" Batin Wang.
Setelah 5 menit,Garry mula menampakkan dirinya dan terus menyapa Wang lalu membungkukkan dirinya.
“Maaf karena telat 5 menit Tuan Wang!" Teriak Garry.
Semua orang yang melihat direktur hotel itu membungkukkan diri tentu saja menarik perhatian mereka.
“Siapa dia sampai membuat direktur hotel menghormati dirinya!" Bisik orang-orang .
Wang tidak memperdulikan ucapan mereka,dia datang di hadapan Garry dan membisikkan sesuatu.
“Kalau kau telat 1 menit saja lagi,aku akan pastikan hotel ini bangkrut dalam masa 40 saat!" Bisik Wang.
Garry yang mendengar ucapan Wang tentu saja ketakutan karena apa yang diucapkan oleh Wang tentu saja akan berlaku.
“Saya tidak berani Tuan!" Kata Garry.
“Sudahlah Wang aku ingin makan segera! Tidak perlu membuang masa ku dengan adegan berbisik ini! Aku sudah lapar!" Kata Jin melihat Wang bisik kepada Garry.
“Maafkan aku Ketua karena membuat mu menunggu lama! Akan ku pastikan makanan akan segera dihidangkan oleh mereka!" Kata Wang membungkukkan dirinya.
Garry yang melihat Wang sampai membungkukkan diri di hadapan seorang yang memakai topeng ini tentu saja kaget.
“Siapa identitas pria ini! Sampai-sampai Tuan Wang pun membungkukkan dirinya!" Batin Garry.
“Cepat siapkan bilik VVIP dan bawakan makanan paling sedap disini dalam porsi besar!" Teriak Wang memerintah Garry.
“Baik Tuan! Mari saya tunjukkan bilik VVIP!" Kata Garry dengan hormat.
Mereka semua yang melihat adegan itu tentu saja kaget karena bilik VVIP hanya boleh digunakan oleh orang yang sangat penting saja. Malahan walikota hanya duduk di bilik VIP saja.
Kelima mereka mula mengikuti Garry ke bilik VVIP dan menghiraukan semua orang.
__ADS_1
TO BE CONTINUE........
MAAF YA KARENA BARU BISA UPDATE. AKU BARU SAJA MENYELESAIKAN UJIAN NASIONAL KU. TERIMA KASIH KEPADA SIAPAPUN YANG MASIH MENUNGGU NOVEL KU INI. JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR YAH. :) :)