
Menanti kabar dari mu kekasih ku.?
Menanti kabar darimu sungguh membuat hatiku gelisah, perasaan tanpa arah, hal-hal buruk terus membayangi, aku selalu bertanya-tanya apa kau baik-baik saja di sana? Kau sudah makan apa belum?
Hal-hal buruk selalu ku tepis walau perasaanku memang tidak enak, hatiku selalu resah bila tak ada kabar darimu. Namun aku selalu mencoba berbaik sangka agar kau tak kenapa-kenapa di sana bahkan aku selalu mendoakan mu setiap selesai sholat ku.
Sehari tanpa kabarmu serasa setahun, aku selalu menanti walau hanya sapaan selamat pagi itu sudah membuat hatiku lega dan berbunga. Tapi beberapa hari ini kau tak mengabari, kau menghilang bagai di telan bumi.
Menanti tanpa kepastian itu tak enak?
Kasih......?
Aku mungkin saja bisa menahan haus dan lapar. Namun, aku tak mampu tak memikirkan mu aku tak bisa menahannya bahkan tentang masalah rindu ku pun aku tak bisa.
Maaf, aku hati ku tak bisa kompromi
Dan pikiranku pun selalu kacau
mengapa engkau belum ada kabar sampai hari ini.? Kenapa?
Disini rasa lelahku telah menanti
Menanti untuk kau beri kabar lagi
Hingga rasa jus di gelasku terasa kecut
Bercampur dengan rasa resah, salah atau benar.
Kau yang jauh di sana
Ingatlah,… disini ada hati yang kau jaga dan yang kau menyuruhku untuk menjaganya pula, Yang relah kau dan aku beri rindu sebagai penyatu kita, Dan sekarang rindu itu berontak padaku.
Mencari sang pengganti
Berharap temu untuk meluruhkan pilu
Entah sampai kapan kau acuhkan aku terus menerus sampai sekarang?
Dan aku berharap kau cepat menyapaku tanpa pergi lagi.
Rindu ini kian berkecamuk
Makin hari makin sibuk
Memikirkan engkau yang semakin tega
Mengabaikan rasaku hingga tak satu pun kata bersua untuk ku.
Lagi-lagi kamu bungkam tak ada kabar
Dan lagi-lagi tehku telah berubah hambar
Hingga kini tak terteguk hanya terpapar saja di meja. Namun aku tetap bersabar untuk satu hati yang terus berdebar ini untuk mu.
Kasih Aku selalu menanti tanpa kepastian?
Tiapa hari Aku menatap layar ponselku. Namun, namamu tak kunjung muncul dan profilmu tak kunjung terlihat gambar. Aku terus Menunggu kabar yang kau janjikan, selalu saja lama dari perkiraanku dan menyapa pikiran dan perasaanku, bahkan membuatku resah tak bisa tidur dengan lelap dimalam hariku.
Menit-menit kuhabiskan hanya untuk menunggu kabarmu, rasa bosan ku tepis demi sebuah notifikasi darimu.
Kekasih, kita sedang tidak berada dalam kota yang sama. Kita sedang berada dalam jarak yang membuat rindu semakin bergejolak. Dan kini aku terus berdoa pada tuhan agar jarak kita didekatkan secepatnya agar kita bisa bertemu lalu penantianku tak lama lagi terhadap diri mu.
Tapi, bagaimana bisa kamu disana tetap tenang tanpa memikirkan diriku, tanpa mencari ku?
Sedangkan aku disini menunggu kabarmu dengan sangat bimbang.😢
Kesabaranku dalam menunggu kabarmu, kini tengah diuji oleh tuhan dengan keraguan ku atas dirimu. Aku tidak bisa baik-baik saja disini tanpa kepastian seperti ini.
Ketahuilah kasih ku, aku disini akan terus menunggu kabarmu dengan sabar. Akan ku simpan rindu ini dalam dada yang berdebar, sampai semua penantianku kelar terhadap dirimu.
Kabarin aku kasih, walau hanya sekedar pesan singkat. Pesan singkat itu bisa membuat diriku tenang barang kali Kasih.
Kabari aku kasih, agar rindu ini segera menemukan tempat yang pasti. Agara hati ini tidak terus karuan dalam menantimu.
Aku resah dalam menanti tanpa ada kepastian?
__ADS_1
Resah terhempas, terpakar dalam risau. Kabar yang kuharapkan tak pernah jelas. Hatiku selalu cemas dalam menanti mu, bahkan hatiku rasa nya gugup.
Engkau yang ku harapkan, tolong bangkitkan rasa resah dalam hati ini. Pertemuan yang ku inginkan ini hanya masih saja menjadi misteri (hanya mimpi semata)? Bahkan aku relah kerumah mu ingin menemuimu karna janjiku kesana harus ku tepatin tapi sekarang kita tak pernah bertemu.
Tanpa hadirmu, sunyi sepi jalan hidup ini. Rindu menghimpit kalbu hati, ilusi dirimu merangkai bayangan tak pasti dalam bayanganku.
Kini ku coba tarik nafas dalam keresahan ku ini. Aku berusaha menyemangati jiwa dalam gundah gulana ku. Jujur aku lelah,letih bahkan rasa semua yang belum pernah ada itu datang silih berganti dalam hati, walaupun aku tak jenuh. Kesabaran aku menanti kabar dari mu mengajarkan ku betapa nikmatnya menanti tanpa ada kepastian tetapi hatiku tak merasakan semua itu karna kabar itu yang kuharapkan selama ini.
Menanti tanpa kepastian?
Siangku berharap, ketika logika menghantar rasa. Ketika sayang menghantar rindu, ketika hati selalu berharap. Ada sapa rama dari mu.
Siang ini gerimis dilangit telah nampak dan suara petir terdengar jelas. Mentari enggan bersinar terang, ku menanti mu dalam cerita.
Siang ini membawa resah. Berharap kabar lewat aksara, berharap kata cinta tetap ku nanti darimu.
Sepenggal rindu tercoret pena ku, seuntai berharap mesra kabar darimu datang mengkabari aku.
Siang aku nikmati, bersama siang pun aku katakan bahwa aku tetap menanti mu. Seiring gerimis aku bergumam, kepingan risau gelombang rindu. Setitik harap terus ku nanti, sebab hati terus mendera dalam menanti kabar dari mu.
Menanti tanpa kepastian ?
Dibawah langit mendung siang ini. Dihalaman rumah ku yang penuh dengan kehijauan dedaunan, pepohonan bahkan penuh dengan bunga yang warna warni menghiasi halaman depan rumahku.
Ku nantikan kehadiranmu kali ini dirumah orang tuaku. Bersama keluarga besarmu engkau membawa kabar baik untuk ku.
Bawalah kesetiaan mu kesini. Bawa pula kasihmu, cinta mu yang tulus dari hati mu untuk hati ini. Ku akan sambut janjimu jika pasti, mengenggam jemari mu dengan bersuka hati.
Biarkan saja melati iri. Biarkan juga merpati tertawa, siang ini biarkan milik kita dan hari ini untuk kita berdua.
Menanti tanpa kepastian?
Dulu, ku pernah merasakan sesuatu yang indah
Saat kau ada di samping ku di setiap waktu
Dulu, ku pernah merasakan begitu sempurna
Saat cinta mu menemani langkah ku (tak ada orang yang bisa menggantikan mu).
Sedang apakah kau di sana?
Dan apakah kau tak mendengar ku?
Ku memanggil mu di sela mimpi mu
Lama tak kudengar kabarmu
Lama tak kudengar kisah tentang mu
Di mana ku dapat menemukan mu?
Lama tak kulihat senyummu
Lama tak ku lihat keceriaan mu
Di mana ku dapat menemukan mu? Apakah aku harus jadi angin dulu baru bisa menemukan mu? Apakah harus menjadi hujan?
Kaulah sosok terhebat yang pernah kumiliki.
Hingga saat ini tak ada yang menggantikan mu
Maaf, jika mimpi ku tak seperti ingin mu (inginmu, oh)
Hingga itu membuat kau meninggalkan ku
Dan akhirnya ku kehilangan mu
Sedang apakah kau di sana?
Dan apakah kau tak mendengar ku?
Ku memanggil mu di sela mimpi mu
Bintang, sampaikanlah salam ku
__ADS_1
Katakan padanya, ku merindu nya
Warnailah setiap lelap tidurnya
Bulan, dengarkanlah permintaanku
Buat dia terjaga dalam tidur nya
Hiasilah setiap mimpi indah nya untuk ku.
Di manakah kini kau berada?
S'moga kau dengarkan lagu ini
Ku hanya ingin kau tahu, bahwa diri ku
Ku masih terjebak dalam detik
Detik saat kau meninggalkan ku
Bawa kembali harapan yang t'lah menghilang.
Di saat kini ku mulai nyaman
Dan teganya engkau berubah
Setiap perkataanmu
Ku s'lalu mendengarkan
Setiap hari s'lalu teringat
Kebersamaan antara kau dan aku
Kau s'lalu ada saat kubutuhkan mu
Sekarang tidak lagi
Ku berusaha mengerti akan diri mu
Meski kau sibuk dengan urusan mu
Ku s'lalu sabar menanti akan kabar dari mu
Meski kutahu kau sibuk dengan yang baru
Setiap hari dirimu s'lalu
Terbenang di pikiran ku
Hati ini ingin menangis
Air mata pun ingin jatuh
Kau s'lalu melarang ku
Karna kecemburuan mu
Kau selalu menuduh ku
Meski ku tak berbuat itu
Ku berusaha mengerti akan diri mu
Meski kau sibuk dengan urusan mu
Ku s'lalu sabar menanti akan kabar dari mu
Meski kutahu kau sibuk dengan yang baru
Ku berusaha mengerti akan diri mu
Meski kau sibuk dengan urusan mu
Ku s'lalu sabar menanti akan kabar dari mu.
__ADS_1