
hingga akhirnya reygan terbangun terlebih dahulu,ia melihat gadis kecilnya masih di dalam pelukan nya.
ia menatap mata bengkak Tessa,ia tahu gadis itu semalam menagis karna dirinya.ua menyelipkan anak rambut Tessa yg menghalangi wajah cantik dan imut itu.
"sungguh cantik,sangat sangatlah cantik," batin nya.ia pun mengecup kening Tessa dan langsung memeluk gadis kecil itu kembali kedalam pelukan nya.
hingga sampailah Tessa terbangun, ia merasa sesak pada tubuhnya,ia merasakan tubuhnya di peluk oleh reygan.ia pun mengucek gucek matanya.dan mata itu langsung menatap ke wajah ganteng sang suami.
Tessa, yg merasakan pergerakan Tessa,reygan pun langsung membuka matanya tanpa ia sadari mata mereka bertemu dan saling memandang satu sama lain.
"akh... Tessa pun tersentak kaget ketika matanya dan mata reygan saling beradu pandang.
"knp pagi pagi sudah ribut, haaa....sambil mencubit hidung mancung Tessa.
"akh..., kakak sakit tau,aku cuma kaget doang karna muka kakak sangat dekat dengan Tessa," jawab nya.
reygan yg melihat tingkah konyol tesa pun langsung mengecup bibir itu kembali.
cup...
"akh kakak,apa apaan sih main cium cium segala.
"Kaka harus menjaga jarak dengan ku karna hari ini hari terakhir kita sebagai suami istri, jadi jaga sikap Kakak terhadapku," ucap Tessa.
"loh selagi Surat cerai itu belum ditandatangani itu namanya kita masih bisa saling bercumbu,sambil tersenyum jahil ke arah Tessa.
Tessa yg melihat itu pun langsung merinding,ia langsung bergegas untuk mandi.ia takut reygan lepas kendali dan menyerang dirinya lagi.
sementara reygan ia hanya tersenyum melihat tingkah lucu Tessa.
"tingkah itu akan aku ingat selama nya Tessa," batin reygan.
"reygan benar benar laki laki biadab bisa bisa nya ia ingin menceraikan putriku," teriak papa brama sambil melempar berkas berkas perceraian reygan dan tesaa.
"pa tenang dong pa! mama juga stres ," jawab mama Wendah.
"tapi ini tidak bisa dibiarin ma! aku tidak terimah putriku diperlakukan tidak senonoh dengan laki laki itu," teriak nya sambil marah.
"sabar donk pa,munkin ini takdir putri kita,bukan reygan atau pun Tessa yg bersalah.tapi yg bersalah itu kita sebagai orang tua karna menjodohkan reygan dan tessa," jawab mama Wendah
Wendah cukup gelisah ketika sahabatnya Desi menelfon dan membicarakan hubungan reygan dan putrinya.ia dari semalam tidak bisa tidur karna selalu mengingat putri semata wayangnya nya.
"iya aku tahu itu ma,tapi reygan sebagai laki laki tidak bisa bertanggung jawab dengan putri kita," ucap papa Brama.
"kita yg bersalah,kita yg telah membuat putri kita menderita pa," mama Wendah pun menangis ia langsung terduduk lemas.
"maa,,,istighfar donk ma,kita harus menemui besan kita," jawab nya sambil memangku istrinya untuk duduk.
"kalau begitu ayo kita berangkat sekarang pa?" seru mama Wendah
"ayo kita berangkat,"papa Brama.
mereka pun menaiki mobil pribadi mereka menuju arah Mension utama.merka disambut hangat oleh besannya.
__ADS_1
"mari masuk jeng!" Seru mama Desi.
"iya, jeng makasih,"
mereka pun masuk ke bangunan tersebut mereka mengobrol dengan penuh kekesalan dan juga kekecewaan.
sementara reygan dan Tessa pun sampai.mereka langsung menyusul orang tua mereka.
"mari duduk nak!" panggil mama Desi ke Tessa.
"terimah kasih ma,"
mereka pun berkumpul dan langsung membicarakan inti dari pertemuan tersebut.
"kalau begitu kita mulai pembicaraan nya," kata papa Morgan.
"mulai hari ini Tessa dinyatakan akan dikembalikan pada orang tua nya," kata papa Morgan.
"dan ini berkasnya perlu Kalian tandatangani.sambil melempar surat tersebut di atas meja.
reygan dan Tessa pun saling berpandangan,mereka saling menatap dan saling percaya diri.
"baiklah aku yg akan menandatangani ini terlebih dahulu," jawab Tessa.
reygan memperhatikan Tessa menandatangani berkas itu.
"ini giliran kakak yg tanda tangani!" seru Tessa sambil menyodorkan berkas itu ke depan reygan.
"khm...,aku akan menanganinya nanti dirumah,"jawab reygan dingin.
"maaf pa tapi aku tidak suka di perintah,maka dari itu aku akan membawa terlebih dahulu surat ceria ini,"jawba reygan.
papa Morgan yg melihat reygan enggang menandatangani. sebenar nya ia tahu bahwa reygan sedang gelisah dengan hatinya.ia mulai ragu untuk hal itu.
"knp tidak kau tanda tangani di sini saja reygan,supaya semua nya jelas ?" kata papa Morgan sambil menatap tajam ke arah reygan.
reygan yg melihat tatapan itu kembali menatap lebih tajam lagi ke arah papanya.
"aku sudah bilang,aku akan menandatangani dirumah ku saja," jawabnya sambil membentak.
"reygan jaga sikap mu nak!" seru mama Desi.
"tidak perlu mengajariku ma,karna papa sendiri yg mengajarkan itu,ketika kamu ditindas maka harus pula kamu balas," sambil menatap tajam ke arah mama nya.
"iya aku tahu nak,tapi sopan lah sedikit karna ada mertuamu yg datang kemari!" seru mama Desi iya menenangkan anaknya.
"nak reygan,mama berterimakasih karna kamu telah menjaga Tessa 1 tahun ini," kata mama Wendah.
"walau pun Kalian bercerai janganlah saling membenci,anggap lah perceraian itu adalah pelajaran bagi kita semua," kata mama Wendah dengan air mata yg menetes.
"maa..., maaf kan Tessa karna telah mengecewakan mama dan papa," kata Tessa ia juga memutuskan air matanya.
reygan yg melihat tessa menagis pun tanpa bersalah ia lah penyebab ini semua.
__ADS_1
"Tessa,mau kah kamu memaafkan aku?" tanya reygan.
semua orang pun menganga mendegar reygan yg meminta maaf pada Tessa.
"maksud kakak apa?"
reygan yg melihat tesa gugup,ia pun melangkah mendekati sofa yg diduduki oleh Tessa.
ia langsung memeluk Tessa,ia mencium kening gadis itu.
"Tessa,apakah kamu akan menerima ku kembali?" tanya reygan dengan tatapan senduh.
"aku tidak mengerti dengan ucapan kakak? ya aku akan memaafkan kan kakak,dan menerima semua keputusan kakak," jawab nya.
"bukan begitu maksud ku tessa," ucap reygan lagi.
"terus maksud kakak apa?"
"apakah kamu bersedia menerima ku setelah aku kembali dari luar negri. kata reygan.
"aku akan kesana mengurus bisnis,dan setelah bisnis itu selasaikan aku akan kembali lagi.
"apakah setelah aku kembali kamu akan menerima ku lagi?"
"aku tidak paham maksud kakak,sudahi untuk memberi ku harapan yg palsu kak!" seru Tessa.
reygan yg mendegar jawabnya Tessa pun langsung mengangkat bicara lagi.
"aku tidak bercanda,tunggulah aku Tessa,aku akan kembali lagi setelah ini.dan surat cerai ini aku tidka akan menandatangani nya," kata reygan.
kemudian iya pun berlari dan mengambil surat cerai itu.ia melajukan mobilnya dan ia menelfon Alex untuk segera menunggunya di penerbangan.
sementara papa Morgan,juga mama Desi hanya terkejut dengan pengakuan anaknya.ia tahu bahwa ia sedang ingin menemui Aqila di landen.tapi kenapa ia menaruh harapan untuk Tessa.
Tessa hanya menagis mendegar jawaban reygan
"bagaimana bisa kau menaruh harapan padaku kak,sedangkan kau ingin menemui kekasihmu di sana,apa kah kau sama sekali belum puas mempermainkan perasaan ku kak," batin Tessa.
mama Wendah dan papa Brama pun memeluk anak nya ia juga menagis melihat kondisi putrinya sekarang
mama deai pun menghampiri menantunya tersebut.
"tesa,maafkan mama nak,karna anak mama kamu jadi begini sayang,maafkan mama nak," sambil menagis memeluk Tessa.
"ini tidak ada salahnya dengan mama,ini semua salah Tessa karna Tessa kakak reygan menderita,kak reygan melawan mama Dan juga papa,"jawba tesaa dengan terisak.
"kalua begitu tuan Morgan aku akan membawa kembali putriku," kata papa brama
"iya, maafkan aku sobat karna tidak bisa mendidik putraku dengan benar," kata papa Morgan.
"tidak papa tuan munkin ini pelajaran untuk kita,untuk tidak mempermainkan pernikahan," kata papa Brama.
mereka pun berpamitan sma juga saling memeluk.
__ADS_1
ini terakhir kalinya pertemuan mereka*.