Takdir Cinta Bersamamu.

Takdir Cinta Bersamamu.
menjadi istri pajangan.


__ADS_3

Reygan pun langsung merebahkan tubuhnya di ranjang empuk miliknya,sementara Tessa ia hanya mondar mandir didepan pintu.


Tessa tidak tahu apa yg harus ia lakukan,ia juga bingung, matanya melirik Reygan yg asik dengan ponsel ditangannya sambil berbaring.


Reygan yg melihat Tessa terus saja mondar mandir,ia pun mengangkat bicara.


"apa yg kamu lakukan disitu?" berbicara tanpa menoleh.


"Hem, maaf tuan boleh kah saya tidur di ranjang tuan?"tanya Tessa.


"kamu tidur di sofa itu!" sambil menunjuk sofa di sudut kamar tersebut.


"Hem, baiklah," jawab Tessa


Tessa, yg sedang tidak ingin berdebat dengan lelaki arogan itu pun memilih untuk mengalah,lagi pula ini kamar Reygan.


"hidup ku seakan ingin aku aku akhiri saja?" batin Tessa.


malam pertama yg diinginkan,tidak lah seperti yg iya bayangkan. ia justru seperti Isti pajangan saja.


sedangkan Reygan tampak tersenyum senyum sendiri sambil menatap ponsel miliknya,seperti nya ia sedang mengobrol lewat WhatsApp dengan kekasihnya.


Tessa yg melihat itu hanya tersenyum kecil,


"benar benar gue dijadikan istri pajangan oleh lelaki arogan itu?"batin Tessa.


dan tanpa ia sadari,ia pun tertidur dengan posisi meringkuk.


Reygan yg tidak menyadari bahwa dikamar nya dia tidaklah sendiri.


Reygan pun meletakan ponsel nya,dan ingin melangkahkan kakinya tiba tiba matanya menatap sosok gadis kecil yg berstatus istrinya telah tertidur.


dan tanpa peduli dia pun masuk kekamar mandi dan membersihkan kembali tubuhnya.itu lah mmng kebiasaan Reygan.


pagi yg cerah Tessa pun terbangun,ia tidak menyadari bahwa dikamar itu ada sepasang mata yg telah menatap tajam ke arahnya.


"baru bagun? terdengar suara bariton Reygan yg membuat Tessa tersebut.


"Akh...., Tessa.


"knp tuan bisa ada dikamar saya?"tanya Tessa.


Reygan pun tambah menatap tajam kearahnya,sehingga Tessa yg ditatap pun mengstabilkan kembali otak nya,alangkah terkejut nya ternyata ini bukan kamar miliknya.


"maaf tuan,saya kira ini kamar saya?" jawab Tessa dengan menundukan kepalanya.


Reygan pun melangkah kan kaki nya menuju kebawa,


sementara Tessa ia pun bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


"ma, aku ada urusan sebentar?pagi ini aku tidka ikut sarapan?"tanya nya lagi.


"loh kok pagi pagi gini berangkat nya sih nak?" tanya mama Desi.


"aku ada urusan mendadak ma,"jawabnya lagi.


"baiklah,hati tahi dijalan ya nak?


"iya ma,"


"anak itu benar benar tidak ada sopan santunnya SMA sekali?" kata papa Morgan.


mama Desi yg mendegar itu pun mengangkat bicara.


"papa kan dulu begitu juga,keras kepala dan juga dingin SMA seperti Reygan?" jawab mama Desi.


papa Morgan yg mendegar ocehan istrinya pun hanya tersenyum senyum mendengarnya.


Tessa pun turun kebawa ia melihat kedua mertuanya telah duduk berbincang sambil menunggu dirinya.


"pagi ma,pa?"


"pagi juga sayang," kata mama desi


"nak,sekarang duduk sarapan?" tanya papa morgan.


tessa pun duduk dikursi,keluarga itu pun akhirnya menyantap sarapan pagi mereka.


setelah sarapan Tessa pun minta pamit kepada kedua mertuanya.


"ma,pa?" Tessa mau kerumah mama dulu?" tanya nya.

__ADS_1


"loh kok buru buru sih nak?" tanya mama desi.


"Tessa,mau mampir ke toko buku dulu ma Karana Minggu depan Tessa akan masuk kuliah?" jawab nya.


"kalau begitu jangan lupa kabari mama sama papa kalau Tessa sudah sampai dirumah kamu ya nak?


"iya ma itu pasti?" kata Tessa


Tessa pun berpamitan kepada mama dan papa mertuanya tersebut.


Tessa diantar oleh sopir pribadi papa morgan.dana setelah mampir membeli buku Tessa pun,pergi kerumahnya.karana ia sangat merindukan kedua orang tuanya tersebut.tidak lupa pula ia mengabari kedua mertuanya .


sesampai dirumah orang tuanya Tessa langsung mengetuk pintu rumah tesebut.


tok...tok...tok...,


"loh ma, spa yg ketuk pintu pagi pagi begini?" tanya papa Brama.


" tunggu ya pa,aku liat dulu sebentar?" tanya mama Wendah.


kreak..., pintu pun terbuka.


alangkah terkejutnya ketika ia melihat putri yg sangat ia rindukan ternyata berdiri didepan pintu tersebut.


"eh sayang,kok datang tidak mengabari mama nak?" tanya mama Wendah.


"aku mau kasih suprise untuk mama sama papa,apa mama merindukan ku?" tanya gadis kecil itu sambil tersenyum ke arah mamanya.


mama Wendah yg mendegar pertanyaan putri nya pun langsung memeluk dan menciumi pipi gembul anaknya.


"ayo kita masuk nak!" seru mama Wendah.


di anggukan kepala oleh Tessa.


papa brama yg melihat gadis yg sangat ia rindukan berjalan berdampingan dengan istrinya pun tersenyum.


"ternyata yg datang putri papa," jawab papa Brama.


ia langsung berdiri dan menghampiri putri kecilnya itu,iya langsung memeluk anak satu satunya.


" loh nak suami kamu mana? kok nda ikut?" tanya papa Brama.


"oh ya udah kalau begitu sini nak, kita duduk," kata mama Wendah.


apartemen agila.


sementara Reygan pun menuju ke apartemen kekasihnya tersebut,ia sangat merindukan kekasihnya


sudah berapa hari ia tidak menemui kekasihnya tersebut.


tok...tok...tok...,


"tunggu aqila yg tau itu Reygan pun langsung berlari dan membukakan pintu untuk Reygan.


kreak...,


Aqila menyambut Reygan dengan senyuman manis nya.


"eh sayang, ayo masuk!" seru Aqila.


mereka pun masuk kedalam apartemen nya. mereka duduk di sofa sambil saling berpelukan.


"sayang apakah kamu merindukan ku?"tanya Aqila.


"sangat...,sangat merindukan mu sayang",jawab Reygan.


Aqila yg mendegar jawaban Reygan pun tambah mengerat kan pelukannya.


"apakah kamu tahu sayang, aku tidak bisa tidur karna selalu mengingat dirimu?" tanya Reygan.


Reygan pun langsung mencium bibir kekasihnya tersebut ia tidak bisa lagi menahan hasratnya.ia pun menurunkan lengan baju Aqila.


ya Reygan adalah laki laki yg normal.


Aqila yg mendapat serangan langsung dari Reygan pun langsung berusaha untuk melepas kan diri.


"maaf sayang,bukanya aku ta mau melayani tapi aku belum siap?" jawab Aqila.


ia takut dirinya juga lepas kendali.ia juga takut Reygan mengetahui bahwa dirinya tidak lah lagi suci.


maka dari itu ia menuntut terlebih dahulu aga dinikahi oleh Reygan, baru Ita akan menyerahkan tubuhnya pada kekasihnya tersebut

__ADS_1


"tapi sayang aku menginginkannya," jawab reygan.


" Reygan,apakah kamu mencintaiku?" tanya Aqila dengan menatap lekat mata Reygan.


"iya, sayang aku sangat mencintaimu?" jawab Reygan.


"kalau kamu mencintaiku kamu tidak akan menyentuhku sebelum kita menikah?" tanya Aqila.


Reygan yg mendegar itu pun langsung menghentikan aksinya ia memperbaiki lengan baju kekasihnya tersebut.


"maaf kan aku sayang,aku khilaf", jawab Reygan.


"akhirnya selamat," batin Aqila.


mereka pun melepas rindu bersama, seakan dunia hanya milik mereka berdua.


mereka berbincang sambil berpelukan.


hingga hari pun mulai sore, Tessa pun berpamitan kepada orang tuanya untuk pulang kerumah suaminya.


Tessa di jemput oleh sopir pribadi tuan Morgan.


dan akhirnya Tessa pun sampai Mension keluraga mikenciel.ia pun turun dari mobil dan langsung melangkahkan kaki nya menuju kamar nya.


sementara Reygan ia masih enggang untuk berpisah dengan kekasihnya,tapi ia harus pulang karna takut mama nya nanti khawatir denganya.


"sayang aku akan pulang?" tanya Reygan.


"loh, kok pulang nya cepat banget sih sayang?" jawab Aqila.


"aku takut nanti papa, curiga kalau aku datang menemuimu lagi sayang," jawab Reygan.


ia pun mencium kening kekasihnya dan langsung menaiki mobil pribadinya.


sementara Aqila,ia kesal karna tidak bisa lagi berlama lama bersama dengan Reygan.


"maa...,kok reygan belum pulang juga?"tanya papa Morgan.


"mama juga nggak tau pa?" jawab mama Desi.


tiba tiba terdengar suara mobil Reygan yg sedang terparkir di garansi.


"tuh dia baru plng?" tanya papa Morgan.


" silahkan papa,coba tanya dia dari mana?" mama Desi.


sementara Reygan, pun masuk tanpa menghiraukan papa nya yg tengah duduk di ruang tamu.


"kamu dari mana saja Reygan,"tanya papa Morgan dengan dingin.


"bukan urusan papa," jawab Reygan.


"teruslah bersikap seperti itu reygan? sampai papa puas dengan permainan kamu itu!" jawab papa Morgan dengan penekanan.


"kenapa papa, terus saja mengancam reygan, apa karna menantu kesayangan papa itu?"


sambil menunjuk ke arah Tessa yg baru saja menuruni anak tangga.


Tessa yg mendegar pertengkaran itu pun langsung menghentikan langkah nya. ia tidak berani untuk mendekat ke arah Reygan dan mertuanya.


sedangkan mama Desi, yg melihat tessa pun langsung menghampiri menantunya dan langsung memeluk Tessa.


"nggak usah di masukin dalam hati ya nak," mulut Reygan, mmng begitu?" jelas mama Desi ke Tessa.


"Reygan..., panggil papa Morgan


papa benar benar terlanjur kecewa dengan kamu? sambil menunjuk muka Reygan.


semenjak kamu kenal dengan perempuan itu,kamu tetap saja melawan pembicaraan papa," kata papa Morgan dengan wajah menahan amarah.


papa Morgan pun meninggalkan Reygan dan menyusul istri dan juga menantunya.


"nak maaf," kata papa Brama.


karna ke egoisan kami kamu jadi korban dari ke egoisan Reygan.


"nggak kok pa, Tessa sma sekali tidak menyalahkan papa kok?"


kalau begitu kamu kekamar dulu ya nak.


"iya ma," jawab tesaa.

__ADS_1


__ADS_2