Takdir Cinta Bersamamu.

Takdir Cinta Bersamamu.
kehilangan.


__ADS_3

mobil pribadi papa Brama pun sampai dipekarangan rumah nya. ia,istri dan juga anaknya menuruni mobil tersebut.mereka masuk dirumah mewah nya.


Tessa,yg pertama kali mengunjungi rumah yg sangat ia rindukan pun langsung menangis terharu.


mama Wendah dan papa Brama terkejut mendapati putrinya yg sedang terisak.


"kamu kenapa nak?" tanya papa Brama.


"nggak kenapa kenapa kok pa," jawab Tessa.


"loh nggak kenapa bagaimana nak, terus kenapa kamu menagis?" tanya papa Brama lagi.


"aku hanya menangis karna terharu aja kok pa,aku terharu karna aku tidak menyangka akhirnya aku menginjak rumah ini setelah 1 tahun.


"ya udah kalau begitu kamu istirahat dulu nak!" seru mama Wendah.


dan dibalas anggukan kepala oleh Tessa.


Tessa pun menaiki tangga menuju kamar nya,ia sangat merindukan tempat tidur nya tersebut.menurutnya tempat itu adalah tempat ternyaman untuk tessa tidur.


sementara reygan,ia dan dan Alex akhirnya sampai di Landen.


reygan memutuskan untuk mengembangkan perusaahan nya terlebih dahulu,ia akan kembali setelah semau urusan bisnis nya selesai.


selain mencari Aqila juga menjalankan bisnis di Landen.


Tessa hanya melamun dikamar nya,ia selalu kepikiran dengan reygan.ia masih berharap semua itu adalah mimpi tapi tidak itu bukan lah mimpi tapi melainkan itu kenyataan nya.


tessa tidak tahu dengan dirinya,disatu sisi ia membenci laki laki itu dan di sisi lain dia juga mencintai reygan.


Tessa yg sudah gagal menjaga hatinya untuk Tidak jatuh cinta pada reygan.tapi apalah daya nya dia hanya manusia biasa, iya bisa jatuh cinta kapan saja.


memang takdir seseorang tidak ada yg tahu!"


hingga berapa jam Tessa hanya melamun,ia enggang keluar kamar untuk menyapa mama dan papanya.


tiba tiba terdengar suara ketukan pintu.


tok...tok...tok...


"tessa, mari makan nak!" panggil mama Wendah dari luar pintu.

__ADS_1


"iya ma, tapi Tessa belum lapar ma!" seru dari dalam kamar.


klek.....


mama Wendah langsung masuk ketika mendegar penolakan anaknya untuk makan malam.


iya menanyakan kepada Tessa,knp tidak mau makan.ia juga sedikit menyemangati anak nya untuk tidak terpuruk dengan perceraian itu.ia sebenarnya tahu bahwa anaknya sudah mencintai reygan. dari tatapan Tessa mama Wendah sudah tahu bahwa Tessa sudah mencintai suaminya.


kemudian mama Wendah pun keluar dari kamar Tessa,ia tidak ingin menganggu anak nya.


ia kembali kebawah untuk makan bersama suaminya.


papa barama yg melinta istrinya turun tapi tidak mendapati putrinya.


ia sebagai orang tua cukup mengerti dengan kondisi anaknya.


ia tahu bahwa Tessa cukup terpuruk dengan perceraian itu.tapi harus bagaimana lagi itu adalah pilihan satu satunya supaya anaknya tidak menderita.


Tessa yg dari tadi hanya melamun, akhirnya pun terlelap juga.mama Wendah membawakan anak nya makan malam tapi dia mendapati Tessa sudah tertidur.ia yg tidak ingin menganggu putrinya pun langsung keluar dari kamar itu.


ia kembali ke dapur dan menyimpan makanan itu.


setelah itu ia pun kembali kekamar nya.


ia melihat jendela kamar nya ternyata terbuka.ia pun menutup jendela tersebut Dan kembali membaringkan tubuhnya.ia menenggelamkan tubuh kecilnya didalam selimut tebal miliknya.


seperti biasa Tessa bangun dan langsung membersihkan diri,bersiap siap untuk berangkat kuliah.ia memakai celana jeans senada dengan baju yg iya kenakan. hari ini Tessa tanpa lah secerah dulu.ia bagaikan seorang gadis lagi,ia memutuskan untuk tidak terpuruk dengan keadaanya, ia ingin hidup seperti dulu lagi tidak ada beban.


mama Wendah yg melihat gadis itu tersenyum pun langsung lega ia tahu bahwa putrinya sekarang sudah baikan.


"pagi ma," kata Tessa.


"pagi juga sayang," kamu duduklah! sarapan yg banyak ya nak supaya kamu tidak kelaparan,"kata mama Wendah sambil bercanda.


"mah, kok papa nggak ikut sarapan ?"


"papa lagi ada urusan mendadak nak,"


"oh iya kalau begitu mama juga sarapan yuk bareng Tessa," ajak Tessa sambil melebarkan senyumnya.


ini dan anak itu pun sarapan bersama,setelah selesai mama Wendah pun mengantar putrinya sampai didepan pagar,ia menyemangati putrinya.ia ingin putrinya tidak memikirkan reygan lagi.ia melambaikan tangan ke arah putrinya ketika mobil yg Tessa pakai melaju.

__ADS_1


"hati hati ya nak! jangan ngebut ngebut," teriak mama Wendah.


dan dibalas senyuman oleh putrinya.


sampai di depan kampus.tesaaa memarkirkan mobilnya,ia mengambil hp dan menghubungi seseorang di ponselnya.


"halo Ranti? apakah kamu ke kampus hari ini?" tanya nya.


"nggak Tessa, karna hati ini aku agak kurang enak badan," jawab Ranti.


"Hem,,berarti hari ini aku kurang semangat donk,karna kamu nya nda ada," jawab Tessa.


"jangan begitu donk tes,walaupun tanpa aku kami harus tetap semangat,gua belaja ya,besok aku masuk kuliah kok!" seru Ranti.


"lalu begitu sudah dulu ya Ranti,semoga kamu cepat sembuh ya maag Karan tidak sempat datang jenguk kamu," ucap Tessa.


"nggak papa kok tesa,lagian aku tuh nggak apa apa aku cuma capek doang," jawab Ranti.


"kalau begitu sampai jumpa besok ya Ranti.


"Hem Iyya.


Tessa pun langsung masuk,ia tidak memperhatikan jalan sehingga menabrak seorang laki laki.


kemudian Tessa pun terjatuh semua buku buku yg ia bawah terjatuh dari tangan mungilnya.


"maaf kak,aku tidak sengaja menabrak kakak," kata Tessa sambil membungkukkan badannya untuk mengambil buku bukunya.


tapi berbeda dengan laki laki itu,ia tampak diam dam melihat tessa,sepertinya ia cukup mengenal tessa.akhirnya laki laki itu pun mengangkat bicara.


"Tessa, kata laki laki itu.


Tessa yg mendegar laki laki itu tahu namanya pun langsung mendongak dan menatap orang tersebut.alangkah terkejutnya ketika ia melihat bahwa laki laki itu adalah teman masa kecilnya.


"kak Aldo,kata Tessa.


"apa kakak masih mengenali aku?"


"ya aku sangat mengenali dirimu Tessa,sikap ceroboh dan juga tubuh kecil mu itu," kata Aldo denagn senyum mengejek ke arah Tessa.


"ih kakak smaa saja kek dulu ya,sma sama nyebelin," kata Tessa.

__ADS_1


Aldo dan tessa,adalah teman masa kecil dulu mereka bersebelahan rumah, setiap hari Aldo datang memanggil Tessa untuk bermain bersama.hingga tiba waktunya Tessa dan orang tuanya pindah.


Tessa dan Aldo pun menujuh ke kantin. Meraka terlihat sangat akrab satu sama lain.merka memesan minuman dan saling mengobrol sambil bercanda. entah apa yg mereka bicarakan.


__ADS_2