Takdir Cinta Bersamamu.

Takdir Cinta Bersamamu.
aku hamil


__ADS_3

sampai dirumah iya langsung menaiki kamar nya, menyimpan tespack yg ia beli dibalik laci iya menyembunyikan ini pada Oma,juga mama dan papa nya.iha takut papa dan mama nya mengetahui hal ini,walaupun kalau iya hamil iya tidak boleh menyembunyikan hal itu karna setiap bulan pasti akan tumbuh da membesar.


"aku akan mengetes nya besok,"


kemudian iya turun kebawah dan menghampiri Oma nya.


"Oma,kenapa rumah sepi?kemana om Irwan dan Tante Mery?


"mereka sedang pergi ke perusahan nak,"jawab Oma.


"terus papa dan mama kemana dari tadi aku tidak melihat mereka? apa mereka pergi kebun lagi Oma?" tanya nya.


"ya, mereka sedang ke kebun nak,mereka sedang mengurus pengeluaran dan pemasukan semua bibit tanaman dan buah buahan yg akan dijual," jelas Oma


"apakah papa yg akan mengelola kebun tersebut?


kenapa Ina membiarkan papa yg mengelolanya, itukan kebun milik Oma,"


"nak, Oma tuh sudah tua, jadi Oma memutuskan untuk memberikan kebun itu untuk mama dan papa mu,karna mereka adalah anak anak mama jadi berhak atas semua.


"kenapa bukan om Irwan yg mengelolanya kebun Oma?


"karna om Irwan tidak mau,iya juga sibuk dnegan perusahaan nya.iya memberitahukan. pada Oma untuk memberikan lahan tersebut untuk adiknya.


"om Irwan ternayata sangat baik ya Oma,Oma pasti bangga memiliki anak menantu yg baik," kata Tessa.


"khem ya, Oma sangat bersyukur karna memiliki kalian semua," jawab Oma


mereka berbincang sampai waktu sudah menjelang malam,Wendah dan Brama sampai dirumah,begitu pula dnegan Irwan dan istrinya.mereka langaung membersihkan diri kemudian.


Wendah dan Mery sibuk menyiapkan makan malam,setelah semuanya selesai mereka makan bersama.


setelah usai makan,mereka sedikit berbincang sambil meminum kopi.brama yg melihat wajah pucat Tessa pun bertanya.


"nak kenapa dengan wajah mu? knp pucat sekali?apa kamu sakit nak?kata mama kau muntah muntah tadi pagi," tanya Brama pada Tessa.


Tessa yg mendegar pertanyaan papa nya pun mengangkat kepalanya.


"Tessa, nggak sakit ko pa, munkin Tessa hanya kecapean Dan masuk angin doang,"jawab Tessa gugup.


"apa kamu yakin? kau tidak sedang berbohong kan?" jawab Brama dingin


"t-tessa, nggak bohong pa,buat ap Tessa membohongi papa,"jawab Tessa.


"ya udah kalau kamu capek istirahat dulu!" seru Brama.


"iya nak,kamu istirahat dulu,jangan lupa makan obat ya nak!" kata Oma

__ADS_1


"kalau begitu Tessa kekamar dulu ya. sambil membungkuk kan badan dan meninggalnya tempat tersebut.iya masuk kedalam kamar dan langsung merebahkan tubuhnya.sedari kemarin iya merasa tidak tenang karna perkataan mamanya yg mencurigai dirinya hamil.tanpa ia sadari pun tertidur.


tengah malam iya merasakan tubuhnya kedinginan,iya membuka mata dan melihat jam.


"Akh, ternyata masih jam 12.00 malam.aku kira sudah pagi?" katanya sambil menarik selimut, menyelimuti tubuhnya yg kedinginan,kemudian kembali memejamkan kan mata.


bunyi alarm membangunkan Tessa dari tidur nya,kemudian bergegas bangun,mengambil sebuah benda kecil didalam laci kemudian memasuki kamar mandi.iya membuka benda tersebut dan menekan kan sedikit ujung nya kedalam air yg berwarna kuning itu,setelah beberapa menit iya mengangkat dan alangkah terkejutnya ternyata Bendah itu menaikan dua garis yg berwarna merah,itu artinya iya positif hamil.


"tidak,aku tidak munkin hamil kan? tapi kenapa tespack ini menaikan dua garis yg berwarna merah,setau aku kalau 2 garis merah naik berarti aku. positif hamil.


"hiks....hiks...hiks....


"kenapa tuhan menambah beban ini untuk ku,aku belum siap untuk hal ini? bagaimana kalau mama tahu kalau aku sedang hamil? apakah iya akan meninggalkan ku karna hamil setelah bercerai," ucap nya sambil menagis.


"apakah kak reygan akan menerima kehadiran anak ini? kalau iya mengetahuinya.tapi tidak, aku tidak akan memberitahukan dia soal ini,aku harus menyembunyikan kehamilan ini dari reygan,"ucap nya dengan yakin.


iya tidak menyangka malam pertama yg menyedihkan itu ternyata membuah kan hasil.


Tessa nekat membesarkan anaknya tampah bantuan siapa pun,walaupun itu ayah dari anaknya sekaligus.iya memang belum siap akan hal ini tapi iya juga tidak ingin membunuh bayi yg tak bersalah ini.


kemudian iya membersihkan diri dan keluar dari kamar mandi iya mengenakan pakaian longgar supaya mamanya tidak mencurigai perubahan tubuhnya.


ya, karna bentuk tubuh Tessa memang sedikit berubah.dulu ia seorang gadis kecil yg imut tapi sekarang bentuk tubunya berubah,iya nampak tambah cantik dengan tubuh yg berisi


"nak, maafkan mama karana harus melahirkan mu nanti tanpa seorang ayah di sisimu,tapi walaupun kau tidak memiliki ayah tapi mama janji akan menyayangi kamu dan menjagamu.aku akan menjadi seorang ibu sekaligus ayah untuk mu," sambil mengusap mengusap perut ratanya.


kehamilan nya Memeng belum lah terlihat jelas.munkin kehamilannya baru menginjak 2 bulan karna kejadian itu sudah hampir mau 2 bulan.


"ya sudah Karana aku belum siap memberitahukan pada siapa pun,maka aku harus pergi sendiri kerumah sakit nanti.


kemudian iya turun kebawah,melihat Oma yg tengah duduk bersama Tante Mery mereka duduk sambil menunggu anggota keluarga yg lain.


Mery yg melihat Tessa,pun memangilnya.


"kemarilah sayang! sambil merangkul lengan keponakan nya tersebut.


"tumben kau memakai baju yg longgar begini Tessa,kau kenapa seperti orang hamil saja," ejek Tante Mery.


"ih Tante bisa saja deh,mana munkin Tessa hamil,Tessa kan nggak punya suami lagi," jawabnya cemberut.


"kan bisa aja anak jadi sebelum kalian bercerai, ya kan Oma ,"ejek Tante Mery lagi


"iya benar kata Tante Mery,kan bisa saja nak,"sambil menimpali perkataan menantunya.


"ah Oma SMA Tante bisa nya meledek Tessa saja? apa Tante sama Oma tidak bosan?" tanya nya sambil duduk didekat Tante Mery.


Wendah DNA Brama pun menghampiri mereka yg tengah saling bercanda.

__ADS_1


"khemmm.


"apa yg kalian bicarakan, kenapa kelihatanya seru sekali?" Wendah


sementara Brama iya langsung duduk didekat istrinya iya melihat kebahagian kelurganya dan tersenyum.


"nggak ada kok ma,Oma sama Tante tuh bisa nya hanya mengejek Tessa saja,"ucap nya sambil meneguk susu.


"hahahhaha, apa kau mengaduh pada mama mu Tessa," kata Mery sambil tertawa.sambil memeluk Tessa yg dari tadi cemberut karna dirinya.


"maafkan Tante ya syang Tante tuh hanya bercanda,karna aku suka melihat wajah cemberut ini," sambil mencubit pipi tembem Tessa.


"Tante bisa aja de," sambil membalas pelukan Tante Mery.


dan mereka pun sarapan setelah selesai mereka melanjutkan untuk pergi ke kebun bersama.


tapi tidak dengan Tessa,iya meminta izin untuk tidak ikut karna ingin keluar sebentar.


Tessa menaiki motornya,menuju rumah sakit.setelah sampai iya langsung masuk keruangan dokter kandungan,karna sudah mendaftar lewat online.


"assalamualaikum dok!


"waalaikummussalam,silahkan masuk, apa ini dnegan nyonya Tessa?" jawab dokter wanita tersebut.


"ya sya sendiri dok,"


"apa keluhan yg ibu rasakan? apakah muntah,gatal gatal atau kah sakit kepala?" tanya lagi dokter tersebut.


"keluhan aku saja hanya mual mual dok,dan bandanya aku terasa letih ," jawab Tessa.


"iy,itu hal wajar ya Bu sebagai seorang ibu hamil,banyak sekali resikonya.


"kalau begitu silahkan berbaring saya akan memulai memeriksa kesehatan bayi ibu!" seru dokter.


"Tessa,pun naik berbaring,iya sedikit gugup dan juga merasa terharu,karna iya akan melihat sang buah hatinya.


dokter tersebut membuka sedikit baju Tessa,dan menuangkan jelly ke perut Tessa,iya memulai mengerakkan alat yg ada ditangan nya.


terdengar detak jantung bayi dari alat tersebut.


Tessa yg mendegar itu meneteskan air matanya,iya bahagia bercampur sedih.


"Alhamdulillah Bu,anak ibu sangat sehat detak jantung nya juga normal dan perkembangan nya juga sangat baik," kata dokter kemudian iya menyimpan kembali alat tersebut dan membantu Tessa untuk bangun.


Tessa,kembali duduk dihadapan dokter tersebut iya diberikan beberapa vitamin untuk perkembangan anak di dalam perutnya. dikamar nya.


"ini beberapa obat untuk ibu,di antara obat obat ini terdapat vitamin didalam nya jadi jangan lupa rutin untuk meminum nya!

__ADS_1


"dan usia kandungan ibu sekarang menginjak usia 2 bulan lebih.ibu harus rutin setiap bulan memeriksa kan kandungan ibu," jelas dokter tersebut.


"terimah kasih dok,"kemudian iya keluar dari ruagan tersebut.menaiki motor dan melanjutkan perjalanan untuk kembali,ditengah jalan iya melihat penjual bakso dipinggir jalan yg membuat isi perutnya merasa lapar.akhirnya iya memarkirkan motornya dan singgah untuk mengisi perut nya.


__ADS_2