
Tessa terbangun ketika merasa ada yg menjepit tubuhnya.jarum jam berada di angka 06.00.pertanda ini sudah pagi.
"aduh tubuhku,kau menjepit ku tuan?" tanya nya lagi sambil mendorong tubuh suaminya.
reygan yg merasa terganggu dengan dorongan tangan Tessa,ia pun membuka matanya pelan pelan.
"knp pagi pagi sudah ribut saja?" tanya reygan.
"anda menejepit tubuhku? aku mau Bangun tuan? karna aku mau siap siap untuk kuliah?" ucap Tessa.
reygan pun membuka kembali matanya,ia langsung mengucek gucek mata tersebut.
" sudah jam berapa?" tanya reygan.
"sudah jam 06.00 tuan", ucap Tessa.
reygan pun bangun ia melangkahkan kakinya menuju kamar mandi,sementara Tessa ia mempersiapkan terlebih dahulu peralatan dan buku buku yg akan ia bawah untuk ke kampus.setelah reygan selesai membersihkan tubuh,kini giliran Tessa yg mandi.
setelah kegiatan mereka,mereka pun turun berdampingan sambil mengobrol. bibi inem yg melihat suasana itu pun tersenyum.
" tuan dan nyonya sekarang sudah baikan,batin bibi inem.
"silahkan tuan, nyonya sarapan dulu?" tanya bibi inem.
"terimah ksih," ucap Tessa tersenyum ke arah bibi.
sementara reygan, ia hanya mengangukan kepala saja,tapi bibi tidak mempermasalahkan itu karna ia sudah lama mengenal tuan arogannya itu.bibi tahu walau pun reygan cuek dan menyeramkan begitu tetap saja reygan, tetap menghormati dan menyayangi bibi inem, sama seperti ia hormat kepada kedua orang tuanya.
"kalau begitu kalian sarapan dulu ya! soalnya bibi mau kebelakang dulu?" ucap bibi lagi kepada reygan dan Tessa.
"bibi tidak ikut sarapan?" tanya Tessa.
"tidak usah nyonya, karna bibi belum lapar,nanti bibi makan dibelakang sama pak Budi," ucap bi inem
"baiklah bi,
bibi pun pergi kebelakang,sementara reygan hanya menyantap sarapan paginya tanpa suara sama sekali.tessa yg melihat itu hanya mengamati setiap gerakan reygan.
" tumben pria arogan itu tidak mengomel,batin Tessa
knp dengan dirinya? munkin mood nya lagi berantantakan?" batin Tessa lagi.
sementara reygan,suasana hati nya hari ini kurang bahagia karna kekasihnya sudah menelponnya pagi pagi dan menghancurkan kan moodnya.
sebenar nya ia merasa bahagia kekasihnya menghubungi dirinya cuma ia hanya tidak mau melukai hati Tessa lagi. dia berencana akan bertemu dengan Aqila untuk mengakhiri hubungan nya.kalau Tessa sudah menerima dirinya terlebih dahulu.laki laki emang egois mau nya menang sendiri ya.ðŸ¤ðŸ˜…
sarapan pun usai Tessa dan reygan menaiki mobil,mobil tersebut Tessa yg melihat reygan sama sekali enggang mengajak nya bicara pun memutuskan untuk chta WhatsApp sahabat karibnya. ia adalah Ranti sahabat yg sudah berteman dengan Tessa semenjak mulai masuk kuliah.
^^^Tessa: pagi ran, apa hari ini kamu masuk kuliah?" tanyanya.^^^
Ranti: ya hari ini aku masuk kok!,sekarang aku sudah ada didepan gerbang kampus?"
Tessa: kamu tunggu aku di gerban ya!
Ranti: iya aku tunggu kok",
Tessa: kalau begitu tutup dulu ya chat nya?
Ranti: *iya...
reygan yg melihat Tessa senyum sambil melihat ke layar hpnya pun langsung mengangkat bicara*.
"kamu chat sama spa? apa cowok kamu?" tanya reygan.
" bukan kok tuan,ini teman aku,Ranti namanya.
" oh iya,jawab singkat reygan.
akhirnya Tessa pun sampai kampus juga,ia melihat sahabatnya telah duduk sambil menunggu dirinya.
" hei Ranti, teriak Tessa
" eh Tessa, sambil melangkah mendekati sahabatnya tersebut.
"loh siapa yg antar tes?" tanya Ranti.
"oh itu bukan spa spa kok Ranti.
tanpa Tessa sadari ternyata reygan sudah berdiri didekatnya,ia mendegar semua pembicaraan Tessa dan Ranti.
" Hem apa yg kamu bilang? bukan spa spa?" tanya reygan.
__ADS_1
Tessa yg terkejut pun langsung menutup kedua mukanya dengan rasa takut.ia takut karna ia tak mengakui kalau reygan adalah suaminya.
tiba tiba reygan mengulurkan tangan untuk menyapa Ranti.
" saya reygan, suami Tessa!" serunya.
Tessa, yg mendegar itu melotot kan matanya,bagai mana bisa laki laki itu mengakui dirinya bahwa ia adalah suami Tessa,bagaimana kalau ada orang yg mendegar selain Ranti.
s- saya Ranti tuan,teman tesaa", ucap Ranti dengan gugup.
ia tidak menyangka kalau sahabatnya sudah menikah tanpa mengundang dirinya.ia tidak terkejut sama sekali mendegar kalau itu suami Tessa,tapi dia hanya sedikit kecewa dengan sahabatnya itu bisa bisa nya Tessa menikah tanpa mengundangnya.
Tessa pun menghampiri Ranti,ia tau pasti Ranti akan kecewa padanya.sementara reygan pun melepaskan tangan nya.begitu pun dengan Ranti.
"tuan pulang ya, karna aku sama Ranti akan masuk kedalam?" ucap Tessa.
"khm baik, jangan lupa aktifkan ponselmu?" tanya nya lagi.
"iya tuan,
Tessa dan Ranti pun masuk ke kampus ia memasuki kelasnya,setelah siseng yg mengajar dirungan nya keluar anak anak pun keluar untuk makan siang.
dikantor reygan.
tok...tok...tok...
masuk kata suara didalam ruangan itu.
Alex pun masuk sambil memegang berkas berkas ditangan nya.
"tuan reygan, yg tampan hari ini banyak sekali perusahaan yg meminta kerja sama dengan perusahaan kita?" ucap alex dengan terkekeh.
"tidak usah bercanda Alex!" seru reygan.
"aku tidak bercanda brooo, lihat saja sendiri.sambil meletakan berkas di atas meja CEO miliknya.
"apa saja keutungan kita dengan kerja sama ini?"
" keuntungannya banyak sekali tuan," jawab alex.
**yg pertama kita memegan kendali atas perusahan mereka.
ketiga perusahaan kita akan berkembang pesat,sehingga terkenal Sampai luar negri. ucap Alex**
reygan yg mendegar itu pun langsung menyetujuinya.
" terimah semua kerja sama itu?" jawab singkat.
" baik tuan,
kemudian Alex pun duduk di sofa di ruangan reygan.ia bersandar sambil mengeluh.
"akh, hari ini banyak sekali pekerjaan sehingga membuat ku sedikit lelah, sambil menggoyangkan lenganya.ya ia mmng sengaja mengeluh di depan reygan Karna ia ingin bos nya memberinya libur.
"tidak usah banyak bicara Alex, kalau kamu mau minta libur silahkan langsung katakan padaku," ucap reygan.
"baiklah,
"besok aku juga mau libur bersama tuan?" ucapnya.
" untuk apa kau libur bersamaku?kalau aku libur siapa yg akan mengerjakan semau berkas ini,jawab reygan.
" kan ada Siska broo,kita bisa menyuruh Siska mengerjakan semuanya?" jawabnya lagi.
"Hem kalau kamu mau libur bersamaku besok sekarang selesaikan semua pekerjaan mu hari ini!" seru reygan.
"baik tuan, sambil berdiri dan mengambil berkas berkas yg ia bawah tadi dan melangkah menujuh ruangan kerjanya.
sementara reygan pun mengambil fonsel nya,ia menelfon sopir pribadi papanya.
**mas tono: halo tuan, adapa tuan menelfon ku?
Reygan: kamu jemput nyonya muda di kampusnya!"
mas tono: baik tuan**.
*reygan pun mematikan ponselnya ia menyuruh mas tono menjemput istrinya karna ia akan menyelesaikan. pekerjaannya terlebih dahulu karna besok ia akan libur.
sementara Tessa ia sudah menunggu mobil reygan dari tadi tapi kok nggak muncul muncul, tiba tiba ia melihat mobil papa Morgan didepan kampusnya*.
" nyonya saya disuruh tuan reygan untuk menjemput nyonya?" ucap sopir itu.
__ADS_1
Tessa, yg mendegar itu pun langsung melangkah kan kaki menaiki mobil itu.mas Tono membukakan pintu nyonya mudanya.setelah Tessa naik mas tono pun menaiki mobil itu pula dan melaju menuju rumah pribadi tuan reygan.
Tessa pun akhirnya sampai Di rumah mewah tersebut,ia berterima kasih kepada mas tono. sementara mas tono pun melajukan kembali mobil nya menujuh Mension utama.
Tessa pun menaiki kamar nya bersama reygan,ia membuka pintu kamar itu,dan langsung membersihkan tubuh, kemudian Menganti pakaian santai miliknya.
"bi inem,panggil Tessa.
" nyoya kok sudah datang? spa yg mengantar nyonya?" tanya bibi inem.
" aku di antar sopir papa Morgan bi," ucapny.
" kalau begitu nyonya makan dulu ! bibi sudah siapakan makanan kesukaan nya nyonya.
" benar kah ni?" tanya nya sambil wajah yg berbinar binar.
sementara bibi menganguka kepalanya tanya mengiyakan pertanyaan nyonya muda nya tersebut.
Tessa pun menyantap makanan enak itu. ia bersama bibi inem makan karna Tessa yg meminta untuk bi inem menemaninya makan.
setelah makan siang usai Tessa pun bersantai sambil menonton televisi.tiba tiba ada yg menekan tombol bel rumah tersebut.
" spa yg datang? apa reygan yg datang?"batinnya.
Tessa pun menghampiri pintu tersebut dan membukanya.alangkah terkejutnya ketika ia melihat wanita cantik dan juga elegan di depan nya. hidung yg mancung,pipi yg tirus dan kulit yg putih bersih.
" Anda mencari siapa ya?" tanya Tessa.
" apa Reygan ada?" tanya balik wanita itu.
"oh tuan reygan sedang kekantor nona?
"kalau nona mau ketemu dengan tuan reygan,nona bisa menyusulnya kekantor?" ucap Tessa
" tidak usah aku boleh menunggu dia disini?" tanya Aqila.
"boleh, silahkan masuk nona!" seru Tessa.
"apa kamu punya nomor telfon nya reygan?" tanya Aqila lagi.
"punya, jawab singkat.
"kau begitu tolong telfon dia untuk kembali?" ucap Aqila.
"baik aku akan menelfon nya, nona tunggu Diani sulu ya!" seru Tessa lagi.
dan dibalas anggukan kepala oleh Aqila.
maaf kan aku reygan,aku terpaksa menyusul mu kesini karna beberapa bulan ini kamu tidak pernah menghubungiku,"aku merindukan mu sayang," batin Aqila.
sementara Tessa ia gelisah antara ingin menelfon reygan dan juga tidak .
"aku harus menelfonya," batin Tessa.
akhirnya tessa pun menekan nama reygan di hpnya.
**Tessa: halo tuan,
reygan: iya tesaa, knp?" tanya orang ditelfon itu.
tessa": ada orang ingin menemui mu tuan?
Reygan: spa ?
Tessa: dia seorang wanita tuan, dan mungkinkah dia kekasih tuan.
reygan: apa! kamu tunggu aku.aku akan segera pulang.
Tessa: Ita tuan**.
reygan pun menjadi sengsara ia tidak menyangka Aqila benar benar datang kerumahnya.
Alex yg melihat bos nya pun menghampiri nya.
"tuan mau kemana?
"aku mau pulang alex, Aqila benar benar datang kerumah.
" apa?" tersentak kaget.
reygan pun bergegas menuju mobilnya dan melajukan menujuh rumahnya.
__ADS_1