Takdir Dan Cinta Sasha

Takdir Dan Cinta Sasha
15. Pindah Ke Rumah Baru


__ADS_3

## Selamat Membaca ##


jangan lupa tinggal kan jejak. pastikan 👍❤ dan tentu nya Komen..


thanks....... 😊


***


selesai semua urusan di KUA mereka membali melanjutkan perjalanan pulang ke panti.


mufti dan sasha juga berencana hari ini mereka akan pamit ke semua pengurus panti. terutama pak muth dan bu aji. untuk pindah ke rumah baru mereka.


semua barang sasha sudah siap, setelah mufti tadi meminta nya bersiap sebelum berangkat ke KUA.


begitu pun mufti. semua barang nya juga sudah siap tadi malam.


tidak bisa tidur, hingga memutuskan untuk menyiapkan semua barang yang akan di bawah pindah ke rumah baru. alhasil tidur nya di jam3 malam.


" kak, kita jadi pindah hari ini ??"


tanya sasha ke mufti


" jadi dek.. kenapa ??"


" bapak sama ibu malam ini berangkat ke makasar. jadi, kita harus pamit sebelum beliau berangkat"


" hah... dari mana kamu tau ??"


" bu aji yang cerita ke sha, saat nunggu kakak akad tadi. kata beliau, mereka akan lama di makasar. sekitar beberapa bulan dan urusan panti di ambil alih tante alma dan om baim "


sasha menceritakan kembali yang di cerita bu aji ke mufti.


" ohh... berarti kita harus langsung pamit dek.. kamu tau gak, jam berapa mereka berangkat??"


" kurang jelas kak. cuman bilang malam ini. jam dan waktu nya sha gak tau"


" kalo gitu. sampai panti kamu keluarkan barang kamu. langsung masukan ke mobil aja. kakak juga gitu. karna biasa nya kakak yang di minta mengantar ibu sama bapak ke bandara. jadi kamu ikut aja sekalian. dari bandara kita langsung pulang ke rumah kita. gak perlu lagi kembali ke panti "


" em.."


mendengar jawaban dari sasha, mufti sontak menolehkan kepala ke arah sasha. penasaran, kenapa jawaban nya cuman 'em' aja..


mufti tersenyum, ternyata sasha tertidur.


'selelah itu kah menunggu tadi sampai bisa ketiduran seperti ini' batin mufti


mufti hanya tidak tahu aja, kalo sasha semalaman tidak bisa tertidur karna gelisah memikirkan hari ini.


mereka di mobil hanya tinggal ber 2. tadi berangkat memang bersama om baim. tapi setelah pulang, om baim ikut mobil tante alma bersama ibu dan bapak.


mereka rencana nya mencari oleh- oleh untuk di bawah ke makasar nanti.


di makasar ibu mempunyai 2 anak laki- laki, menantu dan 5 cucu...


itulah kenapa kalo pulang ke makasar ibu sangat bersemangat.

__ADS_1


di surabaya ini ibu juga mempunyai 2 anak. tante alma dan om ipul.


tante alma istri dari om baim, mereka mempunyai anak 2. kalo om ipul sendiri belum di karuniai anak. om ipul anak bungsu dari ibu. sudah menikah. dan jarang berkunjung ke panti. karna kesibukan kerja. jadi, om ipul hanya bisa mengunjungi panti saat hari libur. selebih nya ibu aji yang akan mendatangi om ipul.


**


panti asuhan **


" dek... sudah sampai. bangun..."


mufti membangunkan sasha.


sasha membuka mata pelan- pelan. menyesuaikan cahaya yang masuk ke mata nya...


" hah... sha tertidur ya kak?? maaf "


'ha..ha..ha..


akhir nya mufti tertawa juga melihat tingkah konyol dari sasha. sejak tadi perasaan nya tegang. semenjak berangkat sampai pada proses ijab. sekarang akhir nya ketawa juga. dasar sasha....


" enak banget ya tidur nya... sampai gak sadar kalo tidur. kamu lama banget tau tidur nya. tuh iler kamu aja sampai ke kursi mobil "


mufti menunjuk sandaran kursih yang di tiduri sasha tadi.


" hah... serius kak. perasaan sha tidur gak ileran deh kak....."jawab sasha dengan melihat muka nya ke kaca spion mobil serta membersihkan sandaran kursi dengan tisu yang di ambil di dalam tas nya..


"hua...ha..ha...ha...


kembali tawa mufti menggelegar.. "kakak hanya bercanda. kok kamu percaya sih ??!. kamu tidur cantik kok, gak ileran "


"ihs kakak... apa sih.. "


"i ya... tapi sha mandi dulu. baru menurunkan barang. bangun tidur gak enak rasa nya kalo gak mandi. gerah.."


" mandi nya setelah menurunkan barang aja. kelamaan. barang kamu harus masuk duluan sebelum barang ibu sama bapak, jadi cepat lah "


" iya...iya... bawel....."


" eh..eh... dosa loh ngomong kasar sama suami "


'deg...


suami... kenapa kata itu lagi


" aish... kak, jangan bilang suami dong. geli tau gak...!!? gimana gitu kedengeran nya.. suami...suami.. ih.. merinding sha jadi nya "


" lah... emang iya. trus mo gimana lagi"


" tapi gak usa di perjelas juga kali, anak- anak gak ada yang tau. jadi biar aja mereka gak tau..."


" kok gitu... kamu gak suka kakak yang jadi suami kamu??"


" bukan begitu SUAMIku sayang... aneh aja gitu. sudah ah... sha ambil barang sha dulu. kakak tunggu di sini aja. barang sha cuman satu tas aja. buku- buku sha tinggal di sini aja. siapa tau anak- anak yang lain perlu "


" ok ISTRIku sayang "

__ADS_1


" kakakkkkk....😡😡😡😡😈"


mufti kembali di buat nya tertawa kencang dan menggeleng-gelengkan kan kepala. menurut mufti sasha semakin lucu dan menggemaskan. apalagi sekarang dia punya bahan untuk menjahili sasha kembali.


***


sasha dan mufti sudah mengeluarkan semua barang yang mereka akan bawa ke rumah baru...


sekarang mereka hanya akan menunggu semua berkumpul. setelah nya baru akan pamit untuk pindah.


'tok..tok..tok..


sasha memberanikan diri mengetok kamar bu aji. ingin menanyakan jam keberangkatan beliau juga sekalian untuk menyampaikan niat pamit pindah ke rumah mufti.


" sebentar.." terdengar suara bu aji dari dalam


'cekrekkk


pintu di buka


" kamu sha.. ada apa nak??!"


" di suruh kakak tanya ke ibu, jam berapa berangkat ke bandara. kakak yang akan mengantar ibu"


" oohh... tidak perlu nak. om ipul yang mengantar kami " kata ibu


" oh... berarti kami langsung pamit aja kalo begitu.. bu, begini. saya sama kakak rencana hari ini pindah ke rumah kakak. jadi kami mau pamit sama ibu sama bapak dan semua yang ada di panti. malam ini kami tidur di rumah baru kakak"


"oh begitu.. ya sudah. tunggu di aula depan aja. nanti ibu sama bapak ke sana. kamu panggil tante alma sama tante mia. kita bicara di depan"


" iya bu... permisi, saya pamit "


kata sasha dan meninggalkan kamar ibu. berjalan ke kamar tante mia dan tante alma. sesuai intruksi dari ibu aji.


selesai sasha menghubungi mufti. meminta nya juga ikut berkumpul di aula depan serta menyampaikan bahwa tidak perlu mengantarķan ibu dan bapak ke bandara karna om ipul yang akan mengantar mereka.


" tugas sha sudah selesai. sekarang giliran kakak yang pamit " kata sasha kemudian setelah semua berkumpul di aula depan.


" gampang..."


mufti merangkak maju, sedikit mendekat ke arah bapak. memperpendek jarak antara mufti dan bapak.


" pak, mohon maaf sebelum nya.. dan terimakasih yang sebanyak- banyak nya dari saya dan sasha. sebelum nya kami sudah di rawat dan di didik serta di ijinkan tinggal di sini. sekarang saya sama sasha berniat pamit untuk pindah ke rumah saya "


kata mufti pamit ke bapak dengan sesopan mungkin. maklum, ini adalah kawasan disiplin, apalagi berhadapan dengan pak muth yang sangat berwibawa. semua kata harus teratur dan sopan.


" kalo itu menurut kamu yang terbaik bapak merestui kalian. baik- baik lah. saling menjaga, saling menyayangi dan saling mengerti dan saling melengkapi. ingat lah semua rumah tangga pasti ada saat nya ribut. salah paham atau cemburu. itu biasa dalam rumah tangga. bersabar lah. demi kebaikan lebih baik mengalah. begitu pun kamu sha. kamu harus bisa menghormati suami kamu. perlakukan dia dan hormati dia seperti kamu menghormati bapak. sebagai istri jangan pernah membantah suami. sabar dan penurut. insya Allah semua akan baik "


seperti orang tua yang melepas anak nya untuk membangun rumah tangga nya sendiri. itu pun di lakukan pak muth melepas mufti dan sasha.


bagi pak muth, mufti bukan sekedar anak asuh nya. mufti adalah anak dari sepupu sekaligus sahabat nya. jadi beliau sudah menganggap mufti seperti anak kandung sendiri. apalagi orang tua mufti pernah menyelamat kan nyawa pak muth di masa lalu. itu rahasia antara pak muth dan ayah mufti...


setelah mendapat wejangan dari pak muth, sekarang mereka pamit ke ibu aji dan ke semua pengurus panti. terimakasih kepada mereka semua yang sudah merawat dan mengasuh mereka selama ini.


di antar beberapa pengasuh panti sampai ke mobil. mufti dan sasha meninggal kan panti menuju rumah baru mereka. tempat baru untuk memulai kehidupan baru dengan status baru.

__ADS_1


#.. Terimakasih ..#


Bersambung...


__ADS_2